๐๐๐ ๐๐จ๐จ๐ค๐๐ซ adalah kendaraan tempur lapis baja atau meriam serbu (assault gun) terbaru yang dikembangkan oleh General Dynamics Land Systems (GDLS) untuk Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army). Meski secara visual dan fisik sangat mirip dengan tank ringan (light tank), US Army secara resmi mengategorikannya sebagai kendaraan Mobile Protected Firepower (MPF), bukan sebagai Main Battle Tank (MBT).
๐
๐ฎ๐ง๐ ๐ฌ๐ข ๐๐ญ๐๐ฆ๐
๐ซ๐๐๐๐๐๐๐ ๐ฐ๐๐๐๐๐๐๐๐: Dirancang khusus untuk mendukung Tim Tempur Brigade Infanteri (Infantry Brigade Combat Teams).
Penghancur Hambatan: Bertugas menekan dan menghancurkan benteng pertahanan, bunker, parit, serta sistem persenjataan musuh.
๐ท๐๐๐๐๐๐๐ ๐ป๐๐๐๐๐๐๐: Memberikan perlindungan sekunder bagi pasukan infanteri dari ancaman kendaraan lapis baja ringan musuh.
๐๐ฉ๐๐ฌ๐ข๐๐ข๐ค๐๐ฌ๐ข ๐๐๐ค๐ง๐ข๐ฌ ๐๐ญ๐๐ฆ๐
๐ท๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐: Dilengkapi dengan meriam utama kaliber 105 mm (menggunakan model M35) serta senapan mesin koaksial 7,62 mm.
๐บ๐๐๐๐๐ ๐ฒ๐๐๐
๐๐๐ ๐ป๐๐๐๐๐: Menggunakan sistem canggih yang serupa dengan tank M1A2 Abrams, memberikan akurasi tinggi dan kemampuan pandangan termal malam hari.
๐ฉ๐๐๐๐ & ๐ด๐๐๐๐๐๐๐๐: Memiliki berat sekitar 38 hingga 42 ton. Bobot ini jauh lebih ringan dari Abrams, sehingga dua unit M10 Booker dapat diangkut sekaligus menggunakan satu pesawat kargo C-17 Globemaster III.
๐ฒ๐๐๐๐๐๐๐๐: Mampu melaju hingga kecepatan 60 km/jam dengan jangkauan operasional sekitar 560 km.
๐๐๐ฃ๐๐ซ๐๐ก ๐๐๐ง ๐ฉ๐๐ง๐ ๐๐ฆ๐๐๐ง๐ ๐๐ง.
M10 Booker berakar dari kebutuhan Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) untuk mengisi celah kemampuan tempur infanterinya pasca-Perang Dingin, namun program ini mengalami dinamika besar hingga pembatalannya yang mengejutkan.
Berikut adalah linimasa kronologis pengembangan kendaraan tempur tersebut:
1. ๐ณ๐๐๐๐ ๐ฉ๐๐๐๐๐๐๐ (2013–2015)
Kesenjangan Tembakan: Sejak mempensiunkan tank ringan M551 Sheridan pada tahun 1996, pasukan infanteri ringan dan lintas udara AS tidak lagi memiliki kendaraan lapis baja dengan meriam besar yang lincah.
Strategi Baru: Pada September 2015, US Army merilis dokumen strategi modernisasi kendaraan tempur. Mereka mengidentifikasi bahwa Tim Tempur Brigade Infanteri (Infantry Brigade Combat Teams/IBCT) kekurangan dukungan tembakan langsung yang terlindungi untuk menembus benteng dan bunker musuh.
2. ๐ท๐๐๐๐๐๐ ๐ด๐๐๐๐๐ ๐ท๐๐๐๐๐๐๐๐
๐ญ๐๐๐๐๐๐๐๐ / ๐ด๐ท๐ญ (2016–2017)
Peluncuran Program: Untuk mengatasi masalah tersebut, US Army meluncurkan program kompetisi yang dinamakan Mobile Protected Firepower (MPF).
Spesifikasi Awal: Kriteria utama awalnya mencakup mobilitas udara yang tinggi (bisa diangkut pesawat kargo), memiliki proteksi mumpuni terhadap artileri, dan membawa senjata kaliber besar untuk melubangi pertahanan musuh.
3. ๐ท๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ฒ๐๐๐๐ ๐ซ๐๐ ๐น๐๐๐๐๐๐ (2018–2022)
Kandidat Terpilih: Pada akhir 2018, US Army memilih dua perusahaan pertahanan raksasa untuk membuat prototipe, yaitu BAE Systems dan General Dynamics Land Systems (GDLS).
Uji Coba Lapangan: Mulai tahun 2020, prototipe dari kedua vendor diuji langsung oleh para prajurit untuk dievaluasi kinerjanya.
Pemenang Kontrak: Pada Juni 2022, proposal dari GDLS yang berbasis pada platform kendaraan tempur Griffin II resmi dinyatakan sebagai pemenang kontrak. US Army memesan batch pertama sebanyak 96 unit kendaraan.
4. ๐ท๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ต๐๐๐ ๐
๐๐ ๐ท๐๐๐
๐๐๐๐ ๐จ๐๐๐ (2023–2024)
Pada tanggal 9 Juni 2023, bersamaan dengan hari jadi US Army, kendaraan MPF ini resmi diberi nama M10 Booker.
Asal-usul NamaNama "Booker" diambil sebagai bentuk penghormatan kepada dua prajurit Angkatan Darat AS yang gugur di medan perang:Prajurit Robert D. Booker: Gugur dalam Perang Dunia II (tahun 1943) dan menerima penghargaan Medal of Honor.Sersan Staf Stevon A. Booker: Gugur dalam Perang Irak (tahun 2003) saat operasi Thunder Run di Baghdad dan menerima penghargaan Distinguished Service Cross
Pengiriman Pertama: Unit produksi awal (Low-Rate Initial Production/LRIP) mulai dikirimkan ke militer AS untuk pengujian operasional lanjutan pada Februari 2024.
5. ๐ด๐๐๐๐๐๐ ๐ป๐๐๐๐๐ ๐
๐๐ ๐ท๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ท๐๐๐๐๐๐ (2025)
Kendala Operasional: Selama masa uji coba, muncul beberapa masalah krusial. Hal ini meliputi kebocoran gas beracun dari meriam ke dalam kubah setelah penembakan, serta masalah mesin yang cepat panas dalam kondisi kinerja tinggi.
Melenceng dari Konsep: Kendala terbesar berpusat pada bobot kendaraan. M10 Booker yang awalnya diimpikan sebagai "tank ringan" yang lincah dan bisa diterjunkan dari udara (airdropable), justru membengkak menjadi kendaraan berbobot hampir 42 ton (mendekati tank berat).
Penghentian Resmi: Pada Mei 2025, Menteri Pertahanan AS mengambil langkah tegas dengan membatalkan secara resmi proyek M10 Booker melalui memorandum reformasi pengadaan senjata. Proyek senilai miliaran dolar ini dihentikan karena dianggap tidak efisien, terlalu berat, dan tugasnya terlalu tumpang tindih dengan tank utama Abrams. sekitar 80 unit kendaraan yang terlanjur diproduksi akhirnya direklasifikasi statusnya.
#usarmy #tank #army
.jpg)
.jpg)

.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar