๐๐ฒ๐ฉ๐ ๐๐ ๐ญ๐๐ง๐ค (dikenal juga sebagai ZTQ-15 atau dijuluki Black Panther) adalah tank ringan generasi ketiga buatan China yang dikembangkan oleh perusahaan NORINCO. Tank ini dirancang khusus untuk beroperasi di medan yang sulit, seperti kawasan dataran tinggi, pegunungan (seperti Tibet), hutan, dan wilayah perairan di mana tank tempur utama (Main Battle Tank / MBT) yang berat sulit bergerak.
๐๐๐ซ๐๐ค๐ญ๐๐ซ๐ข๐ฌ๐ญ๐ข๐ค ๐๐๐ง ๐๐ฉ๐๐ฌ๐ข๐๐ข๐ค๐๐ฌ๐ข ๐ฎ๐ญ๐๐ฆ๐
Mobilitas dan Bobot Terarah: Memiliki bobot sekitar 33 hingga 36 ton. Bobotnya yang ringan ini memudahkan tank untuk diangkut dengan pesawat kargo militer guna penyebaran cepat (rapid deployment).
Persenjataan Utama: Dilengkapi dengan meriam ulir (rifled gun) kaliber 105 mm yang memiliki sistem pengisian peluru otomatis (autoloader). Meriam ini mampu menembakkan berbagai amunisi anti-tank dan rudal kendali dengan jarak tembak efektif hingga 3–5 km.
Mesin Khusus Dataran Tinggi: Didukung oleh mesin diesel berkekuatan 1.000 tenaga kuda (hp). Mesin ini memiliki sistem turbocharged modular untuk menyiasati tipisnya oksigen di dataran tinggi agar performa mesin tidak menurun.
Sistem Perlindungan: Dilapisi dengan pelindung komposit dan baja modular tambahan, termasuk Explosive Reactive Armor (ERA) serta cage armor untuk menahan serangan roket anti-tank. Tank ini juga dibekali sensor detektor laser untuk sistem pertahanan pasif.
Kru Efisien: Berkat adanya sistem pengisian amunisi otomatis, tank ini hanya membutuhkan 3 orang kru saja (komandan, penembak, dan pengemudi).
๐๐๐ง๐ ๐๐ฆ๐๐๐ง๐ ๐๐ง ๐ญ๐๐ง๐ค ๐๐ฒ๐ฉ๐ ๐๐ (๐๐๐-๐๐)
didorong oleh kebutuhan strategis geografis militer China.
Pada akhir tahun 2000-an hingga awal 2011, Angkatan Darat China (PLA) menyadari bahwa armada tank ringan mereka saat itu, yaitu Type 62, sudah sangat usang (diperkenalkan sejak 1963). Di sisi lain, tank tempur utama (Main Battle Tank) andalan mereka seperti Type 96 dan Type 99 memiliki bobot yang terlalu berat (di atas 42–58 ton). MBT yang berat tidak bisa beroperasi di wilayah perbatasan barat daya China yang berupa pegunungan tinggi dan berbatu (seperti Tibet dan Xinjiang) karena pasokan oksigen yang tipis membuat mesin tank biasa kehilangan tenaga. MBT berat juga sulit melewati wilayah hutan lebat atau rawa-rawa di selatan.
Perusahaan pertahanan negara, NORINCO, mengadakan sayembara internal untuk merancang tank ringan masa depan. Desain pemenang dikembangkan secara khusus untuk militer domestik China menjadi ZTQ-15. Sementara itu, desain yang kalah tidak dibuang, melainkan dimodifikasi menjadi varian komersial untuk pasar ekspor yang diberi nama VT5.
Produksi massal dimulai sekitar tahun 2016. Keberadaannya pertama kali dikonfirmasi oleh Kementerian Pertahanan China pada Desember 2018 dan diperkenalkan secara megah kepada dunia dalam parade militer Hari Nasional ke-70 di Beijing pada 1 Oktober 2019. Tank ini terbukti krusial saat dikerahkan ke perbatasan dataran tinggi Tibet selama ketegangan dengan India pada pertengahan 2020.
๐๐๐ ๐๐ซ๐ ๐๐๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ง๐
Saat ini, operator tank Type 15 terbagi menjadi pengguna versi domestik (ZTQ-15) dan pengguna versi ekspor (VT5):
China (Pengguna Utama)
Dioperasikan secara masif oleh Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Setidaknya ada ratusan unit yang aktif digunakan oleh unit-unit khusus, yaitu: PLA Ground Force (Angkatan Darat): Ditempatkan di Komando Militer Xinjiang dan Tibet untuk menjaga wilayah dataran tinggi. PLA Navy Marine Corps (Korps Marinir): Digunakan untuk operasi pendaratan amfibi berkecepatan tinggi.PLA Air Force Airborne Corps (Pasukan Penerjun Payung): Karena bobotnya ringan, tank ini bisa diterjunkan dari pesawat kargo militer.
Bangladesh
Bangladesh menjadi negara asing pertama sekaligus pelanggan ekspor perdana yang membeli tank ini. Angkatan Darat Bangladesh memesan varian VT5 (sekitar 44 unit) karena karakteristik tank ini dinilai sangat cocok untuk melewati medan berawa, sungai, dan tanah berlumpur khas wilayah Asia Selatan yang sulit dilalui MBT berat.
#tank #ringan #army #angkatanbersenjata #tiongkok

.jpg)
