Tampilkan postingan dengan label meriam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label meriam. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 September 2026

๐‘๐‚๐‡ ๐Ÿ๐Ÿ“๐Ÿ“ (๐‘๐ž๐ฆ๐จ๐ญ๐ž-๐‚๐จ๐ง๐ญ๐ซ๐จ๐ฅ๐ฅ๐ž๐ ๐‡๐จ๐ฐ๐ข๐ญ๐ณ๐ž๐ซ ๐Ÿ๐Ÿ“๐Ÿ“ ๐ฆ๐ฆ)

๐‘๐‚๐‡ ๐Ÿ๐Ÿ“๐Ÿ“ (๐‘๐ž๐ฆ๐จ๐ญ๐ž-๐‚๐จ๐ง๐ญ๐ซ๐จ๐ฅ๐ฅ๐ž๐ ๐‡๐จ๐ฐ๐ข๐ญ๐ณ๐ž๐ซ ๐Ÿ๐Ÿ“๐Ÿ“ ๐ฆ๐ฆ) adalah meriam artileri swagerak atau howitzer roda ban modern buatan KNDS Germany (sebelumnya Krauss-Maffei Wegmann) dari Jerman.๐‘ƒ๐‘’๐‘›๐‘”๐‘’๐‘š๐‘๐‘Ž๐‘›๐‘”๐‘Ž๐‘› ๐‘…๐ถ๐ป 155 (Remote Controlled Howitzer) dimulai oleh perusahaan pertahanan Jerman, Krauss-Maffei Wegmann (kini KNDS Germany), pada rentang tahun 2014 hingga 2024.



Sebelum RCH 155 lahir, pabrikan Jerman tersebut telah mengembangkan sistem turet artileri otomatis mandiri bernama Artillery Gun Module (AGM). Basis senjata AGM ini mengadopsi laras meriam kaliber 155mm L52 milik howitzer roda rantai legendaris Jerman, PzH 2000. Pada tahun 2014, KMW memutuskan untuk mengintegrasikan modul AGM nirkru tersebut ke atas sasis kendaraan tempur roda ban GTK Boxer 8×8. Penggabungan ini bertujuan menciptakan artileri yang memiliki daya hancur dahsyat sekelas PzH 2000, namun memiliki mobilitas strategis dan kecepatan operasional yang jauh lebih tinggi di jalan raya. Purwarupa RCH 155 pertama kali dipamerkan kepada publik dunia dalam ajang pameran pertahanan internasional Eurosatory 2016 di Paris. Setelah bertahun-tahun melalui fase uji coba penembakan dan penyempurnaan sistem komputerisasi, sistem ini secara resmi masuk ke jalur produksi massal sejak tahun 2022.



๐๐ž๐ซ๐ข๐ค๐ฎ๐ญ ๐š๐๐š๐ฅ๐š๐ก ๐›๐ž๐›๐ž๐ซ๐š๐ฉ๐š ๐ฌ๐ฉ๐ž๐ฌ๐ข๐Ÿ๐ข๐ค๐š๐ฌ๐ข ๐๐š๐ง ๐ค๐ž๐ฎ๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ฅ๐š๐ง ๐ฎ๐ญ๐š๐ฆ๐š ๐๐š๐ซ๐ข ๐‘๐‚๐‡ ๐Ÿ๐Ÿ“๐Ÿ“:
Kemampuan Menembak Sambil Bergerak (Shoot on the Move): Ini adalah keunggulan paling revolusioner, di mana meriam ini mampu membidik dan menembakkan peluru secara akurat saat kendaraan sedang berjalan.
Otomatisasi Penuh: Sistem pengisian peluru sudah menggunakan autoloader penuh sehingga meriam di dalam turet dapat dikendalikan dari jarak jauh oleh kru yang duduk di kabin aman.
Awak Minim: Hanya membutuhkan 2 orang kru (komandan dan pengemudi) untuk mengoperasikan seluruh sistem persenjataan ini.
Daya Tembak dan Jangkauan: Menggunakan laras 155 mm L52 dengan jangkauan tembak sekitar 40 km menggunakan amunisi standar, dan bisa mencapai lebih dari 54 km hingga 76 km dengan amunisi canggih berpandu (seperti Excalibur atau Volcano) serta memiliki kecepatan tembak hingga 9 peluru per menit.
Tanpa Kaki Penyangga: Turetnya mampu berputar dan menembak 360 derajat ke segala arah tanpa memerlukan kaki stabilisator tambahan sebelum menembak.



๐Š๐ž๐ฅ๐ž๐ฆ๐š๐ก๐š๐ง ๐๐š๐ง ๐ค๐ž๐ค๐ฎ๐ซ๐š๐ง๐ ๐š๐ง yang menjadi bahan pertimbangan para pakar militer:
Bobot yang Sangat Berat: Modul meriam otomatis (AGM) yang dipasang di atas sasis Boxer membuat bobot total RCH 155 mencapai sekitar 39 ton. Angka ini jauh lebih berat dibandingkan howitzer roda ban kompetitornya seperti CAESAR (Prancis) yang hanya ~18–32 ton.
Keterbatasan Mobilitas Udara: Karena ukurannya yang besar dan bobotnya yang hampir menyentuh 40 ton, RCH 155 tidak bisa diangkut menggunakan pesawat angkut taktis standar NATO seperti C-130 Hercules. Kendaraan ini memerlukan pesawat angkut strategis yang jauh lebih besar seperti Airbus A400M atau Boeing C-17 Globemaster III untuk mobilisasi udara.
Harga yang Sangat Mahal: Mengingat teknologi otomatisasi mutakhir, sistem penstabil tembakan, dan sasis Boxer yang kompleks, biaya per unit RCH 155 jauh lebih mahal dibandingkan artileri swagerak konvensional lainnya.
Ketergantungan Tinggi pada Sistem Elektronik: Seluruh proses pengisian amunisi, pembidikan, hingga penembakan dikendalikan secara digital dan otomatis penuh (remote-controlled). Jika terjadi kegagalan sistem elektronik, kerusakan komputer akibat serangan siber, atau hantaman EMP (Electromagnetic Pulse), sistem meriam ini berisiko mengalami kelumpuhan total karena sulit dioperasikan secara manual oleh kru yang berada di kabin terpisah.
Kapasitas Amunisi Terbatas: Turet otomatis AGM hanya mampu membawa 30 butir peluru siap tembak di dalam magasinnya. Untuk pertempuran intensitas tinggi yang berkepanjangan, RCH 155 akan sangat bergantung pada kendaraan logistik penyuplai amunisi di dekatnya.
Profil Kendaraan yang Tinggi: Desain turet nirkru yang besar membuat tinggi kendaraan ini mencapai hampir 4 meter. Profil yang tinggi ini membuatnya lebih mudah dideteksi oleh radar musuh atau drone pengintai di medan terbuka dibandingkan artileri yang berprofil lebih rendah.



๐๐ž๐ ๐š๐ซ๐š ๐๐ž๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ง๐š ๐๐š๐ง ๐๐ž๐ฆ๐ž๐ฌ๐š๐ง, Hingga saat ini, ratusan unit RCH 155 telah dipesan oleh beberapa negara untuk memodernisasi armada artileri medan mereka:
- Ukraina, Menjadi negara pertama yang mengoperasikan sistem ini. Ukraina memesan total 54 unit yang didanai melalui bantuan militer dari Jerman. Unit pertamanya dikabarkan telah tiba dan mulai diuji coba langsung di medan pertempuran (combat-proven).
- Jerman, Bundeswehr (Angkatan Darat Jerman) melakukan pengujian intensif dan berkomitmen memesan sistem ini bersamaan dengan Inggris sebagai bagian dari penguatan aliansi NATO.
- Ingris, Pada Mei 2026, Pemerintah Inggris menyepakati kontrak senilai hampir £1 miliar untuk membeli 72 unit RCH 155.
- Swiss, Pada Juni 2026, Angkatan Darat Swiss resmi memilih RCH 155 dan memesan 32 unit
- Qatar mengonfirmasi pembelian RCH 155 dari Jerman.
#howitzer #meriam #artillery

Kamis, 03 September 2026

๐๐‚๐‹-๐Ÿ๐Ÿ–๐Ÿ sistem howitzer swagerak Angkatan darat Cina

๐๐‚๐‹-๐Ÿ๐Ÿ–๐Ÿ adalah sistem howitzer swagerak (self-propelled howitzer) berkaliber 155 mm buatan Tiongkok yang dipasang di atas sasis truk 6x6 dan digunakan oleh Pasukan Darat Tentara Pembebasan Rakyat (PLAGF)


๐’๐ฉ๐ž๐ฌ๐ข๐Ÿ๐ข๐ค๐š๐ฌ๐ข ๐”๐ญ๐š๐ฆ๐š
- Jenis Senjata: Howitzer roda 155 mm / laras kaliber 52.
- Jarak Tembak: Hingga 40 km dengan amunisi konvensional dan mencapai 72 km dengan amunisi jarak jauh berpendorong roket.
Mobilitas: Menggunakan sasis truk Taian GM 6x6 dengan bobot sekitar 25 ton, sehingga dapat dimuat ke pesawat angkut militer seperti Shaanxi Y-9.
- Fitur: Dilengkapi sistem pengisian amunisi semi-otomatis dan kendali tembakan digital otomatis untuk mobilitas taktik cepat (shoot-and-scoot).
- Varian Ekspor: Dikenal dengan sebutan SH-15.
Sistem kendali tembakan (Fire Control System/FCS) pada PCL-181 dirancang dengan tingkat otomatisasi tinggi untuk mendukung doktrin militer modern shoot-and-scoot (menembak lalu segera kabur untuk menghindari serangan balasan).



๐“๐ž๐ค๐ง๐จ๐ฅ๐จ๐ ๐ข ๐ฌ๐ข๐ฌ๐ญ๐ž๐ฆ ๐ค๐ž๐ง๐๐š๐ฅ๐ข ๐ฉ๐š๐๐š ๐๐‚๐‹-๐Ÿ๐Ÿ–๐Ÿ :
1. ๐‘บ๐’Š๐’”๐’•๐’†๐’Ž ๐‘ซ๐’Š๐’ˆ๐’Š๐’•๐’‚๐’๐’Š๐’”๐’‚๐’”๐’Š & ๐‘ฒ๐’๐’Ž๐’‘๐’–๐’•๐’‚๐’”๐’Š ๐‘ถ๐’•๐’๐’Ž๐’‚๐’•๐’Š๐’”
Komputer Balistik Digital: Mengalkulasi elemen tembakan (sudut elevasi, arah, jenis propelan) secara instan berdasarkan koordinat target yang diterima.
Integrasi Medan Perang (C4ISR): Sistem ini terhubung langsung dengan jaringan komando taktis. PCL-181 dapat menerima data target secara real-time dari radar pelacak artileri, drone pengintai, atau pengamat depan (forward observers) melalui tautan data (datalink) militer yang aman.


2. ๐‘ต๐’‚๐’—๐’Š๐’ˆ๐’‚๐’”๐’Š ๐’…๐’‚๐’ ๐‘ท๐’†๐’Ž๐’๐’”๐’Š๐’”๐’Š๐’‚๐’ ๐‘ด๐’‚๐’๐’…๐’Š๐’“๐’Š
Sistem Navigasi Inersia (INS) & Satelit: Dilengkapi dengan sensor INS terintegrasi yang dipadukan dengan navigasi satelit (Beidou). Sistem ini membuat kendaraan tahu persis posisi koordinat diri dan arah hadap larasnya secara mandiri tanpa perlu survei manual di lapangan.
Otomatisasi Peletakan Senjata: Laras meriam digerakkan secara hidrolik dan otomatis mengarah ke target (auto-laying) berdasarkan kalkulasi komputer balistik, mempersingkat waktu persiapan tembakan.
3. ๐‘บ๐’†๐’๐’”๐’๐’“ ๐‘ฉ๐’‚๐’๐’Š๐’”๐’•๐’Š๐’Œ & ๐‘ซ๐’†๐’•๐’†๐’Œ๐’”๐’Š ๐‘ฒ๐’†๐’„๐’†๐’‘๐’‚๐’•๐’‚๐’ ๐‘ณ๐’‚๐’“๐’‚๐’”
Radar Kecepatan Moncong (Muzzle Velocity Radar): Terdapat radar kecil di atas pangkal laras yang mendeteksi kecepatan melesatnya setiap peluru yang keluar. Data ini langsung diumpankan kembali ke komputer balistik untuk mengoreksi akurasi tembakan berikutnya secara otomatis jika terjadi deviasi akibat ausnya laras atau faktor eksternal.
Sensor Cuaca Otomatis: Dilengkapi sensor internal untuk mengukur suhu udara, tekanan, dan kecepatan angin lokal yang memengaruhi trajektori peluru.


4. ๐‘ด๐’‚๐’๐’‚๐’‹๐’†๐’Ž๐’†๐’ ๐‘จ๐’Ž๐’–๐’๐’Š๐’”๐’Š ๐’…๐’‚๐’ ๐‘ท๐’†๐’๐’ˆ๐’Š๐’”๐’Š๐’‚๐’ ๐‘บ๐’†๐’Ž๐’Š-๐‘ถ๐’•๐’๐’Ž๐’‚๐’•๐’Š๐’”๐’”
Sistem Pengisian Berbantuan Komputer: Meskipun pengisian amunisi masih memerlukan kru, mekanisme ramming (mendorong peluru ke dalam kamar meriam) bekerja secara semi-otomatis dengan penggerak hidrolik yang terhubung ke sistem kontrol tembakan, memastikan laju tembakan yang konsisten (sekitar 4–6 putaran per menit).
Berkat teknologi kendali ini, seluruh proses mulai dari kendaraan berhenti, menggelar jangkar hidrolik, mengarahkan laras, hingga menembakkan peluru pertama dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 1 menit. Setelah selesai menembak, kendaraan dapat langsung melipat sistem dan pergi dalam waktu kurang dari 30 detik sebelum musuh sempat melacak asal tembakan.
PCL-181 mulai diintegrasikan ke dalam unit-unit artileri aktif PLA sekitar tahun 2018 hingga awal 2019. Debut PCL-181 pertama kali dipamerkan kepada dunia internasional pada 1 Oktober 2019 dalam Parade Militer Hari Nasional Tiongkok ke-70 di Beijing.
Versi ekspornya yang diberi nama SH-15. Pengembangan ke pasar global ini terbilang sangat sukses dengan beberapa negara yang secara resmi membelinya:
- Pakistan: Menjadi pengguna terbesar di luar Tiongkok untuk memodernisasi korps artilerinya.
- Etiopia: Membeli sistem ini untuk memperkuat pertahanan regionalnya.





Jumat, 26 Juni 2026

๐๐ž๐ฅ๐ฎ๐ซ๐ฎ ๐š๐ซ๐ญ๐ข๐ฅ๐ž๐ซ๐ข ๐›๐ž๐ซ๐ฉ๐ž๐ฆ๐š๐ง๐๐ฎ (๐ ๐ฎ๐ข๐๐ž๐ ๐š๐ซ๐ญ๐ข๐ฅ๐ฅ๐ž๐ซ๐ฒ ๐ฌ๐ก๐ž๐ฅ๐ฅ๐ฌ/๐ฆ๐ฎ๐ง๐ข๐ญ๐ข๐จ๐ง๐ฌ) - ๐™ˆ982 ๐™€๐™ญ๐™˜๐™–๐™ก๐™ž๐™—๐™ช๐™ง, 2๐™†25 ๐™†๐™ง๐™–๐™จ๐™ฃ๐™ค๐™ฅ๐™ค๐™ก, ๐™‡๐™š๐™ค๐™ฃ๐™–๐™ง๐™™๐™ค ๐™‘๐™ช๐™ก๐™˜๐™–๐™ฃ๐™ค

 ๐๐ž๐ฅ๐ฎ๐ซ๐ฎ ๐š๐ซ๐ญ๐ข๐ฅ๐ž๐ซ๐ข ๐›๐ž๐ซ๐ฉ๐ž๐ฆ๐š๐ง๐๐ฎ (๐š๐ญ๐š๐ฎ ๐ ๐ฎ๐ข๐๐ž๐ ๐š๐ซ๐ญ๐ข๐ฅ๐ฅ๐ž๐ซ๐ฒ ๐ฌ๐ก๐ž๐ฅ๐ฅ๐ฌ/๐ฆ๐ฎ๐ง๐ข๐ญ๐ข๐จ๐ง๐ฌ) adalah proyektil artileri modern yang dilengkapi dengan sistem pemandu internal untuk mengubah arah terbangnya di udara demi menghantam target dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi. Berbeda dengan peluru artileri konvensional yang mengandalkan kalkulasi sudut tembakan dan rentan meleset akibat faktor angin atau cuaca, munisi pintar ini mampu mengoreksi jalurnya sendiri setelah ditembakkan dari laras meriam.


๐‘ฑ๐’†๐’๐’Š๐’” ๐‘บ๐’Š๐’”๐’•๐’†๐’Ž ๐‘ท๐’†๐’Ž๐’‚๐’๐’…๐’–
Sistem Satelit (GPS/INS): Menggunakan koordinat posisi global untuk mengarahkan proyektil langsung ke target diam yang sudah ditentukan sebelumnya.
Pemandu Laser (Semi-Active Laser): Memerlukan operator di darat atau drone untuk "menyorot" target menggunakan sinar laser. Sensor pada peluru akan mengejar pantulan laser tersebut, sangat efektif untuk target bergerak.
Pemandu Sensor Mandiri (Inframerah/Radar): Dilengkapi pencari (seeker) mandiri untuk mendeteksi tanda panas (inframerah) atau radar dari kendaraan lapis baja musuh secara otomatis.

๐‘ช๐’๐’๐’•๐’๐’‰ ๐‘ท๐’†๐’๐’–๐’“๐’– ๐‘จ๐’“๐’•๐’Š๐’๐’†๐’“๐’Š ๐‘ฉ๐’†๐’“๐’‘๐’†๐’Ž๐’‚๐’๐’…๐’– ๐‘ท๐’๐’‘๐’–๐’๐’†๐’“
Beberapa munisi artileri berpemandu yang paling terkenal dan digunakan dalam pertempuran modern meliputi:

๐™ˆ982 ๐™€๐™ญ๐™˜๐™–๐™ก๐™ž๐™—๐™ช๐™ง

๐™ˆ982 ๐™€๐™ญ๐™˜๐™–๐™ก๐™ž๐™—๐™ช๐™ง (๐˜ผ๐™ข๐™š๐™ง๐™ž๐™ ๐™– ๐™Ž๐™š๐™ง๐™ž๐™ ๐™–๐™ฉ/๐™Ž๐™ฌ๐™š๐™™๐™ž๐™–)
Kaliber: 155mm.
Sistem Pemandu: GPS dan Inertial Guidance.
Kelebihan: Kompatibel dengan sistem howitzer modern seperti M777 dan CAESAR, memiliki akurasi ekstrem dengan radius kesalahan kurang dari 2 meter.

2๐™†25 ๐™†๐™ง๐™–๐™จ๐™ฃ๐™ค๐™ฅ๐™ค๐™ก

2๐™†25 ๐™†๐™ง๐™–๐™จ๐™ฃ๐™ค๐™ฅ๐™ค๐™ก (๐™๐™ช๐™จ๐™ž๐™–)
Kaliber: 152mm atau 155mm.
Sistem Pemandu: Laser semi-otomatis.
Kelebihan: Sangat mematikan terhadap kendaraan bergerak seperti tank karena peluru akan langsung meluncur ke titik sorotan laser pendeteksi target.

๐™‡๐™š๐™ค๐™ฃ๐™–๐™ง๐™™๐™ค ๐™‘๐™ช๐™ก๐™˜๐™–๐™ฃ๐™ค

๐™‡๐™š๐™ค๐™ฃ๐™–๐™ง๐™™๐™ค ๐™‘๐™ช๐™ก๐™˜๐™–๐™ฃ๐™ค (๐™„๐™ฉ๐™–๐™ก๐™ž๐™–)
Kaliber: 127mm (angkatan laut) dan 155mm (artileri darat).
Sistem Pemandu: GPS/INS dikombinasikan dengan pemandu laser opsional.
Kelebihan: Menggunakan desain sub-kaliber bersabot yang membuatnya mampu mencapai jarak tembak yang sangat jauh (hingga lebih dari 70 km).

๐‘ฒ๐’†๐’–๐’๐’•๐’–๐’๐’ˆ๐’‚๐’ ๐‘ผ๐’•๐’‚๐’Ž๐’‚ ๐’…๐’‚๐’๐’‚๐’Ž ๐‘ท๐’†๐’“๐’•๐’†๐’Ž๐’‘๐’–๐’“๐’‚๐’
Efisiensi Logistik: Mengurangi jumlah peluru yang harus ditembakkan secara drastis; satu peluru pintar seringkali cukup untuk menggantikan puluhan peluru konvensional.
Mengurangi Kerusakan Kolateral: Akurasi tinggi memastikan target militer hancur tanpa merusak area sipil di sekitarnya secara berlebihan.
Efek Kejutan: Mampu menghancurkan target bernilai tinggi milik musuh (seperti pos komando atau radar) pada tembakan pertama.
#meriam #artillery #howitzer #artilerimedan

Kamis, 18 Juni 2026

๐ƒ๐Ž๐๐€๐‘ ๐Ÿ๐ŸŽ๐ฑ๐Ÿ๐ŸŽ ๐’”๐’Š๐’”๐’•๐’†๐’Ž ๐’‚๐’“๐’•๐’Š๐’๐’†๐’“๐’Š ๐’Ž๐’†๐’…๐’‚๐’ ๐’”๐’˜๐’‚๐’ˆ๐’†๐’“๐’‚๐’Œ MODERN

 ๐ƒ๐Ž๐๐€๐‘ ๐Ÿ๐ŸŽ๐ฑ๐Ÿ๐ŸŽ adalah ๐’”๐’Š๐’”๐’•๐’†๐’Ž ๐’‚๐’“๐’•๐’Š๐’๐’†๐’“๐’Š ๐’Ž๐’†๐’…๐’‚๐’ ๐’”๐’˜๐’‚๐’ˆ๐’†๐’“๐’‚๐’Œ (๐’”๐’†๐’๐’‡-๐’‘๐’“๐’๐’‘๐’†๐’๐’๐’†๐’… ๐’‰๐’๐’˜๐’Š๐’•๐’›๐’†๐’“ ๐’‚๐’•๐’‚๐’– ๐‘บ๐‘ท๐‘ฏ) beroda ban generasi terbaru berkaliber 155 mm. Sistem senjata ini merupakan hasil integrasi antara Artillery Gun Module (AGM) buatan produsen pertahanan Jerman KNDS dengan sasis kendaraan lapis baja Piranha IV 10x10 Heavy Mission Carrier buatan General Dynamics European Land Systems (GDELS).


Karakteristik & Fitur UtamaSistem artileri canggih ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan medan tempur modern dengan mengedepankan beberapa ๐ค๐ž๐ฎ๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ฅ๐š๐ง ๐›๐ž๐ซ๐ข๐ค๐ฎ๐ญ:
๐‘ถ๐’•๐’๐’Ž๐’‚๐’•๐’Š๐’”๐’‚๐’”๐’Š ๐‘ท๐’†๐’๐’–๐’‰: Turet AGM bekerja secara mandiri dan otomatis, mulai dari perhitungan sasaran hingga pengisian amunisi.
๐‘ฒ๐’“๐’– ๐‘ด๐’Š๐’๐’Š๐’Ž๐’‚๐’: Berkat teknologi otomatis, kendaraan tempur ini hanya membutuhkan dua orang kru saja untuk beroperasi.
๐‘ป๐’†๐’Ž๐’ƒ๐’‚๐’Œ๐’‚๐’ ๐‘บ๐’‚๐’Ž๐’ƒ๐’Š๐’ ๐‘ฉ๐’†๐’“๐’ˆ๐’†๐’“๐’‚๐’Œ: DONAR 10x10 merupakan salah satu dari sedikit sistem artileri di dunia yang mampu mengeksekusi misi tembakan saat kendaraan sedang berjalan (firing on the move).
๐‘ญ๐’Š๐’•๐’–๐’“ ๐‘ด๐‘น๐‘บ๐‘ฐ: Memiliki kemampuan Multiple Round Simultaneous Impact (MRSI), yaitu menembakkan beberapa proyektil dengan lintasan berbeda agar jatuh di target secara bersamaan.

๐‘ด๐’†๐’•๐’๐’…๐’† ๐‘บ๐’‰๐’๐’๐’•-๐’‚๐’๐’…-๐‘บ๐’„๐’๐’๐’•: Mampu menggelar tembakan secara presisi, lalu langsung berpindah tempat dalam hitungan detik demi menghindari serangan balasan (counter-battery) musuh.
๐‘ซ๐’‚๐’š๐’‚ ๐‘ฑ๐’‚๐’๐’ˆ๐’Œ๐’‚๐’– ๐‘ณ๐’–๐’‚๐’”: Menggunakan meriam standar NATO L52 kaliber 155 mm yang mampu menjangkau target hingga lebih dari 40 kilometer tergantung jenis amunisi yang digunakan.
๐‘ด๐’๐’ƒ๐’Š๐’๐’Š๐’•๐’‚๐’” ๐‘ป๐’Š๐’๐’ˆ๐’ˆ๐’Š: Penggunaan sasis roda ban 10x10 memberikan stabilitas tinggi di medan berat serta kecepatan redeploi yang jauh lebih cepat dibanding artileri berbasis rantai (tracked).
Pengguna Pertama di DuniaSistem ini resmi menjadi sorotan global setelah Angkatan Darat Swiss mengumumkan pembelian 32 unit DONAR 10x10. Kontrak pengadaan tersebut ditandatangani untuk memodernisasi armada militer Swiss dan menggantikan tank artileri lawas mereka, M109, yang sudah berusia hampir 50 tahun.

๐’๐ž๐ฃ๐š๐ซ๐š๐ก ๐๐ž๐ง๐ ๐ž๐ฆ๐›๐š๐ง๐ ๐š๐ง
2004: Krauss-Maffei Wegmann (kini KNDS) mulai mengembangkan teknologi turet mandiri bernama Artillery Gun Module (AGM).
2008: Prototipe awal sistem DONAR pertama kali diperkenalkan ke publik, namun saat itu masih menggunakan sasis rantai tempur tank ASCOD.
2022: Pemerintah Swiss meluncurkan kompetisi formal untuk mencari pengganti tank artileri M109 mereka. KNDS kemudian bermitra dengan GDELS-Mowag untuk mengawinkan turet AGM dengan sasis roda ban Piranha IV 10x10 Heavy Mission Carrier.
November 2024: Setelah serangkaian uji coba mobilitas dan penembakan, desain integrasi Piranha IV + AGM (DONAR 10x10) resmi dipilih oleh Angkatan Darat Swiss.

๐๐ž๐ง๐š๐ง๐๐š๐ญ๐š๐ง๐ ๐š๐ง๐š๐ง ๐Š๐จ๐ง๐ญ๐ซ๐š๐ค & ๐…๐š๐ฌ๐ž ๐๐ซ๐จ๐๐ฎ๐ค๐ฌ๐ข (๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ” – ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ‘๐Ÿ+)
Juni 2026: Lembaga pengadaan pertahanan Swiss, armasuisse, resmi menandatangani kontrak pembelian penuh senilai jutaan Euro untuk 32 unit sistem DONAR 10x10.
2027: Pabrikan ditargetkan menyelesaikan satu unit prototipe dengan konfigurasi final sesuai spesifikasi militer Swiss.
2028: Prototipe tersebut akan memasuki fase uji kualifikasi penuh dan pelatihan intensif pasukan.
2031: Produksi massal dan pengiriman pertama sistem DONAR 10x10 dijadwalkan resmi dimulai untuk memperkuat lini pertahanan udara-ke-darat Swiss.
#alutsista #artileri #army

Rabu, 10 Juni 2026

๐Œ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ—๐€๐Ÿ’๐๐„ ๐Ÿ๐Ÿ“๐Ÿ“ ๐ฆ๐ฆ ๐’”๐’†๐’๐’‡-๐’‘๐’“๐’๐’‘๐’†๐’๐’๐’†๐’… ๐’‰๐’๐’˜๐’Š๐’•๐’›๐’†๐’“ TNI AD

 ๐Œ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ—๐€๐Ÿ’๐๐„ ๐Ÿ๐Ÿ“๐Ÿ“ ๐ฆ๐ฆ adalah sebuah sistem artileri medan swagerak (๐’”๐’†๐’๐’‡-๐’‘๐’“๐’๐’‘๐’†๐’๐’๐’†๐’… ๐’‰๐’๐’˜๐’Š๐’•๐’›๐’†๐’“) beroda rantai kaliber 155 mm buatan Amerika Serikat yang telah dimodifikasi dan ditingkatkan kemampuannya oleh negara Belgia. Kode "BE" pada nama tersebut merujuk pada standar spesifikasi Angkatan Darat Belgia (Belgium).


๐…๐ข๐ญ๐ฎ๐ซ ๐”๐ญ๐š๐ฆ๐š ๐๐š๐ง ๐๐ž๐ง๐ข๐ง๐ ๐ค๐š๐ญ๐š๐ง ๐“๐ž๐ค๐ง๐ข๐ฌ
M109A4BE merupakan hasil peremajaan (upgrade) dari basis varian terdahulu seperti M109A2/A3
. Dilengkapi penarik mekanis yang meningkatkan kecepatan tembak hingga 3 peluru dalam 20 detik pertama. Perlindungan
NBC: Proteksi kru yang terintegrasi terhadap ancaman Nuklir, Biologi, dan Kimia.
(APU) sebesar 1,2 Kw.


๐’๐ฉ๐ž๐ฌ๐ข๐Ÿ๐ข๐ค๐š๐ฌ๐ข ๐“๐ž๐ค๐ง๐ข๐ฌ Kaliber
Laras: 155 mm / 39 caliber (Laras M185).
18,5 km untuk amunisi konvensional dan bisa mencapai hingga 30 km jika menggunakan amunisi berbantuan roket (Rocket Assisted Projectile / RAP). Mobilitas :
Digerakkan oleh mesin Detroit Diesel Turbo dengan kecepatan jalan raya maksimum mencapai 64 km/jam.
oleh 6 Personel (Komandan, pengemudi, penembak , asisten penembak, dan 2 kru pemuat amunisi).


๐’๐ž๐ฃ๐š๐ซ๐š๐ก ๐๐ž๐ง๐ ๐ž๐ฆ๐›๐š๐ง๐ ๐š๐ง (๐€๐ฌ๐š๐ฅ-๐ฎ๐ฌ๐ฎ๐ฅ ๐’๐ข๐ฅ๐ฌ๐ข๐ฅ๐š๐ก)
Pengembangan alutsista ini melewati tiga fase penting dari Amerika Serikat hingga ke Belgia:
Awal Mula di Amerika Serikat: Basis utama kendaraan ini adalah M109, artileri swagerak beroda rantai yang pertama kali dikembangkan oleh Amerika Serikat
pada awal dekade 1960-an untuk menggantikan varian M44. Program Modernisasi Belgia (2007–2008): Memasuki pertengahan dekade 2000-an, militer Belgia melakukan modernisasi waktu 1984–1985, Pemerintah Belgia membeli sejumlah unit meriam standar M109A2/A3 dari
besar-besaran terhadap armada M109 miliknya. Hasil peremajaan ini melahirkan varian khusus berkode M109A4BE. semi-otomatis guna mempercepat laju tembakan.

๐๐ž๐ง๐ ๐š๐๐š๐š๐ง ๐๐š๐ง ๐๐ž๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ง๐š๐š๐ง ๐จ๐ฅ๐ž๐ก Peluang
ini diambil oleh Indonesia untuk memodernisasi Korps Artileri Medan (Armed).
Pemerintah Indonesia (2016) secara resmi menyepakati pembelian alutsista bekas layak pakai (surplus) milik Angkatan Darat Belgia. Total pengadaan mencakup 36 unit meriam M109A4BE, lengkap dengan beberapa unit kendaraan pos komando (Command Post) serta kendaraan derek pemulihan (Armored Recovery Vehicle / ARV )
.
(Juli 2017): Tiba sebanyak 18 unit meriam.
Gelombang II (Juli 2018): Tiba sebanyak 18
unit meriam tambahan beserta kendaraan pendukungnya. didistribusikan untuk memperkuat satuan pemukul taktis pertahanan, di antaranya ditempatkan di bawah Batalyon Artileri Medan 7/Biring Galih (Yonarmed 7/155 SPH) yang berada di bawah komando Kodam Jaya, serta Batalyon Artileri Medan 10/Bradjamusti (Yonarmed 10/155 SPH) di bawah Divisi Infanteri 1/Kostrad.
#meriam #howitzer #artileri #tni



Senin, 25 Mei 2026

๐‚๐ž๐ง๐ญ๐š๐ฎ๐ซ๐จ ๐ˆ๐ˆ ๐ฌ๐ข ๐ฉ๐ž๐ฆ๐›๐ฎ๐ซ๐ฎ ๐“๐š๐ง๐ค

 Centauro II merupakan kendaraan tempur lapis baja yang diproduksi oleh IDV (Iveco Defence Vehicles) melalui sebuah konsorsium bersama dengan perusahaan pertahanan Leonardo, yang dikenal sebagai Consorzio Iveco - Oto Melara (CIO).


๐‘บ๐’‘๐’†๐’”๐’Š๐’‡๐’Š๐’Œ๐’‚๐’”๐’Š
Peran IDV (Iveco Defence Vehicles) bertanggung jawab penuh atas pengembangan sasis, mesin (powerpack), sistem transmisi, serta lambung kendaraan lapis baja ini.
Kendaraan ini ditenagai oleh mesin buatan IDV yang mampu menghasilkan tenaga lebih dari 720 HP. Dengan kecepatan 105km/jam, dan daya jelajah sampi 800km.
IDV memasok platform penggerak roda 8x8, sedangkan mitra konsorsiumnya (Leonardo/Oto Melara) menyediakan sistem persenjataan dan kubah meriam (turret).
Menggunakan sistem penggerak 8x8 wheel yang memberikan mobilitas tinggi di berbagai medan.
Persenjataan Utama: Dilengkapi dengan meriam kaliber 120 mm / 45 mm generasi ketiga yang memiliki daya hancur setara dengan meriam tank tempur utama (Main Battle Tank).
Fungsi Tempur: Beroperasi sebagai kendaraan pemburu tank (tank destroyer) dan pengintai bersenjata berat.

Pengguna Utama: Kendaraan ini digunakan secara resmi oleh Angkatan Darat Italia dan juga telah terpilih dalam program modernisasi Angkatan Darat Brasil untuk menggantikan armada EE-9 Cascavel mereka.
Centauro II merupakan evolusi modern dari ranpur pengancam tank beroda pertama di dunia. Kendaraan ini memadukan mobilitas tinggi platform roda 8x8 dengan daya gempur meriam kaliber berat setingkat tank tempur utama (Main Battle Tank / MBT).

๐‘บ๐’†๐’‹๐’‚๐’“๐’‚๐’‰ ๐‘ท๐’†๐’“๐’Œ๐’†๐’Ž๐’ƒ๐’‚๐’๐’ˆ๐’‚๐’
Pendahulu ranpur ini, Centauro B1 (Centauro I), dirancang pada akhir tahun 1980-an untuk Angkatan Darat Italia. Tujuannya adalah menciptakan kendaraan yang memiliki mobilitas tinggi untuk mempertahankan wilayah pesisir dan daratan Italia dari potensi serbuan Pakta Warsawa, dengan persenjataan meriam 105 mm.

Kebutuhan Modernisasi (2010): Memasuki era modern, ancaman di medan perang berubah dengan maraknya penggunaan IED (bom rakitan), ranjau darat canggih, dan armor tank modern yang lebih tebal. Pada tahun 2010, Konsorsium Iveco - Oto Melara (CIO) mulai mengembangkan penerusnya.
Peluncuran Perdana (2016): Prototipe Centauro II resmi diperkenalkan kepada publik pada Juni 2016 dalam pameran pertahanan internasional Eurosatory di Paris, Prancis.
Produksi Massal: Pada tahun 2018, Kementerian Pertahanan Italia menandatangani kontrak awal untuk pengadaan unit Centauro II guna menggantikan armada Centauro B1 lama secara bertahap. Hingga saat ini, Angkatan Darat Italia memesan hingga 150 unit. Pada akhir 2022, Brasil juga memilih Centauro II untuk memodernisasi kavaleri mereka.
#tank #destroyer #hunter #army

Rabu, 21 Januari 2026

Tank T-54/55 - baja abadi uni soviet

Tank seri T-54/55 memegang rekor sebagai tank yang paling banyak diproduksi dalam sejarah otomotif militer, dengan estimasi mencapai 96.500 hingga 100.000 unit. Tank ini dirancang sebagai senjata yang sederhana, murah, dan sangat mematikan pada masanya. 
1. Sejarah Singkat
T-54 dikembangkan oleh Uni Soviet segera setelah Perang Dunia II berakhir (prototipe pertama muncul Maret 1945) untuk menggantikan T-34. 
  • T-54 (1947): Varian awal yang memperkenalkan desain turret (kubah) bulat seperti telur.
  • T-55 (1958): Merupakan penyempurnaan dari T-54 dengan tambahan perlindungan nuklir, biologi, dan kimia (NBC) serta mesin yang lebih bertenaga.
  • Warisan: Karena desainnya yang sangat mudah dirawat, tank ini masih aktif digunakan oleh lebih dari 50 negara hingga tahun 2026, termasuk dalam konflik modern di Ukraina sebagai artileri gerak. 

2. Desain dan Filosofi
Filosofi desain T-54/55 adalah minimalisme yang efektif.

  • Profil Sangat Rendah: Dengan tinggi hanya 2,4 meter, tank ini jauh lebih pendek dibanding pesaing Baratnya seperti M48 Patton, sehingga sulit dideteksi dan ditembak di medan perang.
  • Turret Bulat: Desain kubah yang melengkung tajam dirancang untuk memantulkan peluru meriam musuh.
  • Kemudahan Produksi: Dirancang agar bisa diproduksi secara massal oleh pabrik dengan peralatan standar, tanpa memerlukan teknologi yang terlalu rumit.


3. Spesifikasi Teknis (Varian T-55)
Data teknis standar yang menjadikannya legenda di medan tempur: 
Berat : 36 ton
Jumlah Kru : 4 orang
Senjata Utama : Meriam 100mm D-10T rifled gun
Ketebalan armor : Hingga 205 mm (bagian depan turret)
Mesin : V-12 Diesel, 580 tenaga kuda (HP)
Kecapatan Max : ±50 km/jam (jalan raya)
Jangkauan : 500 - 600 km (dengan tangki eksternal)
Senjata sekunder : Senapan mesin 7.62mm (koaksial) & 12.7mm (anti-pesawat)

4. Perbedaan Utama T-54 dan T-55
Meskipun terlihat identik, keduanya memiliki perbedaan fisik kecil:
  • T-54: Memiliki ventilasi berbentuk jamur/kubah di atas kanan menara dan senapan mesin yang dipasang di bagian depan lambung.
  • T-55: Menghilangkan ventilasi jamur tersebut untuk meningkatkan perlindungan NBC dan memiliki mesin yang lebih bertenaga (580 HP vs 520 HP pada T-54). 
Hingga tahun 2026, banyak unit T-55 yang telah menerima modernisasi "deep upgrade" seperti varian M-55S milik Ukraina yang menggunakan meriam NATO 105mm dan sistem kontrol tembakan digital, membuktikan bahwa desain dasar era 1950-an ini masih memiliki kegunaan di medan perang modern. 

Rabu, 10 Desember 2025

Sistem Persenjataan KRI Brawijaya-320

 KRI Brawijaya-320 adalah fregat multifungsi Terbaru TNI AL, dengan persenjataan canggih empat dimensi, meliputi rudal pertahanan udara (SAM) Aster 15/30 melalui VLS, rudal antigalangan (SSM) Teseo Mk-2E, meriam 127mm (Leonardo 127/64 LW), meriam 76mm (Oto Melara 76/62 Sovraponte), meriam ringan 25mm, dan sistem torpedo untuk anti-kapal selam (A244S Mod.3 Eurotorp). Kapal ini juga dilengkapi sistem peperangan elektronika (EW) dan dirancang untuk misi intelijen serta dukungan pasukan khusus.



Detail Persenjataan KRI Brawijaya-320:

๐€๐ง๐ญ๐ข-๐”๐๐š๐ซ๐š (๐’๐€๐Œ):
Sylver Vertical Launching System (VLS) dengan rudal Aster 15 dan 30.


๐€๐ง๐ญ๐ข-๐๐ž๐ซ๐ฆ๐ฎ๐ค๐š๐š๐ง (๐’๐’๐Œ):
Rudal Otomat Teseo Mk-2E.


๐Œ๐ž๐ซ๐ข๐š๐ฆ:
Meriam Utama: Leonardo 127/64 LW (Kaliber 127mm).
Meriam Medium: Oto Melara 76/62 Sovraponte (Kaliber 76mm).
Meriam Ringan: 25mm KBA (dengan sistem kontrol tembak Dardo).






๐€๐ง๐ญ๐ข-๐Š๐š๐ฉ๐š๐ฅ ๐’๐ž๐ฅ๐š๐ฆ (๐€๐’๐–):
Sistem Peluncur Torpedo B515 untuk menembakkan 6 torpedo Eurotorp A244S Mod.3 secara bersamaan.


๐๐ž๐ฉ๐ž๐ซ๐š๐ง๐ ๐š๐ง ๐„๐ฅ๐ž๐ค๐ญ๐ซ๐จ๐ง๐ข๐ค๐š (๐„๐–):
Sistem RECM, RESM, dan CESM.
๐’๐ข๐ฌ๐ญ๐ž๐ฆ ๐‹๐š๐ข๐ง:
Sistem Kendali Tembak Dardo untuk meriam 25mm.
Multifunction Radar Leonardo Kronos.
Tactical Data Link (TDL).