𝐏𝐞𝐥𝐮𝐫𝐮 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐥𝐞𝐫𝐢 𝐛𝐞𝐫𝐩𝐞𝐦𝐚𝐧𝐝𝐮 (𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐠𝐮𝐢𝐝𝐞𝐝 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐥𝐥𝐞𝐫𝐲 𝐬𝐡𝐞𝐥𝐥𝐬/𝐦𝐮𝐧𝐢𝐭𝐢𝐨𝐧𝐬) adalah proyektil artileri modern yang dilengkapi dengan sistem pemandu internal untuk mengubah arah terbangnya di udara demi menghantam target dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi. Berbeda dengan peluru artileri konvensional yang mengandalkan kalkulasi sudut tembakan dan rentan meleset akibat faktor angin atau cuaca, munisi pintar ini mampu mengoreksi jalurnya sendiri setelah ditembakkan dari laras meriam.
𝑱𝒆𝒏𝒊𝒔 𝑺𝒊𝒔𝒕𝒆𝒎 𝑷𝒆𝒎𝒂𝒏𝒅𝒖
Sistem Satelit (GPS/INS): Menggunakan koordinat posisi global untuk mengarahkan proyektil langsung ke target diam yang sudah ditentukan sebelumnya.
Pemandu Laser (Semi-Active Laser): Memerlukan operator di darat atau drone untuk "menyorot" target menggunakan sinar laser. Sensor pada peluru akan mengejar pantulan laser tersebut, sangat efektif untuk target bergerak.
Pemandu Sensor Mandiri (Inframerah/Radar): Dilengkapi pencari (seeker) mandiri untuk mendeteksi tanda panas (inframerah) atau radar dari kendaraan lapis baja musuh secara otomatis.
𝑪𝒐𝒏𝒕𝒐𝒉 𝑷𝒆𝒍𝒖𝒓𝒖 𝑨𝒓𝒕𝒊𝒍𝒆𝒓𝒊 𝑩𝒆𝒓𝒑𝒆𝒎𝒂𝒏𝒅𝒖 𝑷𝒐𝒑𝒖𝒍𝒆𝒓
Beberapa munisi artileri berpemandu yang paling terkenal dan digunakan dalam pertempuran modern meliputi:
![]() |
| 𝙈982 𝙀𝙭𝙘𝙖𝙡𝙞𝙗𝙪𝙧 |
𝙈982 𝙀𝙭𝙘𝙖𝙡𝙞𝙗𝙪𝙧 (𝘼𝙢𝙚𝙧𝙞𝙠𝙖 𝙎𝙚𝙧𝙞𝙠𝙖𝙩/𝙎𝙬𝙚𝙙𝙞𝙖)
Kaliber: 155mm.
Sistem Pemandu: GPS dan Inertial Guidance.
Kelebihan: Kompatibel dengan sistem howitzer modern seperti M777 dan CAESAR, memiliki akurasi ekstrem dengan radius kesalahan kurang dari 2 meter.
![]() |
| 2𝙆25 𝙆𝙧𝙖𝙨𝙣𝙤𝙥𝙤𝙡 |
2𝙆25 𝙆𝙧𝙖𝙨𝙣𝙤𝙥𝙤𝙡 (𝙍𝙪𝙨𝙞𝙖)
Kaliber: 152mm atau 155mm.
Sistem Pemandu: Laser semi-otomatis.
Kelebihan: Sangat mematikan terhadap kendaraan bergerak seperti tank karena peluru akan langsung meluncur ke titik sorotan laser pendeteksi target.
![]() |
| 𝙇𝙚𝙤𝙣𝙖𝙧𝙙𝙤 𝙑𝙪𝙡𝙘𝙖𝙣𝙤 |
𝙇𝙚𝙤𝙣𝙖𝙧𝙙𝙤 𝙑𝙪𝙡𝙘𝙖𝙣𝙤 (𝙄𝙩𝙖𝙡𝙞𝙖)
Kaliber: 127mm (angkatan laut) dan 155mm (artileri darat).
Sistem Pemandu: GPS/INS dikombinasikan dengan pemandu laser opsional.
Kelebihan: Menggunakan desain sub-kaliber bersabot yang membuatnya mampu mencapai jarak tembak yang sangat jauh (hingga lebih dari 70 km).
𝑲𝒆𝒖𝒏𝒕𝒖𝒏𝒈𝒂𝒏 𝑼𝒕𝒂𝒎𝒂 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎 𝑷𝒆𝒓𝒕𝒆𝒎𝒑𝒖𝒓𝒂𝒏
Efisiensi Logistik: Mengurangi jumlah peluru yang harus ditembakkan secara drastis; satu peluru pintar seringkali cukup untuk menggantikan puluhan peluru konvensional.
Mengurangi Kerusakan Kolateral: Akurasi tinggi memastikan target militer hancur tanpa merusak area sipil di sekitarnya secara berlebihan.
Efek Kejutan: Mampu menghancurkan target bernilai tinggi milik musuh (seperti pos komando atau radar) pada tembakan pertama.
#meriam #artillery #howitzer #artilerimedan
.jpg)
.jpg)


.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)











