Rabu, 05 Agustus 2026

𝐑𝐚𝐝𝐚𝐫-𝐑𝐚𝐝𝐚𝐫 𝐌𝐢𝐥𝐢𝐭𝐞𝐫 𝐜𝐚𝐧𝐠𝐠𝐢𝐡 𝐬𝐚𝐚𝐭 𝐢𝐧𝐢 ..

Radar militer tercanggih saat ini didominasi oleh teknologi Active Electronically Scanned Array (AESA) berbasis GaN (Gallium Nitride) yang mampu mendeteksi target penampang radar kecil seperti pesawat siluman dan rudal hipersonik. Sistem terdepan saat ini mencakup AN/SPY-6 dan AN/SPY-7 dari Amerika Serikat, YLC-8B dari Tiongkok, serta S-400 Triumf (dengan radar 91N6E) dari Rusia.

𝐀𝐍/𝐒𝐏𝐘-𝟔 (𝐀𝐌𝐃𝐑)


𝐀𝐍/𝐒𝐏𝐘-𝟔 (𝐀𝐌𝐃𝐑) - 𝐀𝐒:
Pembuat: Raytheon (RTX).
Keunggulan: Radar AESA digital berdaya tinggi untuk kapal perang destroyer kelas Arleigh Burke Flight III. Mampu melacak ratusan target udara, balistik, dan permukaan secara simultan dengan sensitivitas puluhan kali lipat lebih tajam dari radar lama.

𝐀𝐍/𝐒𝐏𝐘-𝟕

𝐀𝐍/𝐒𝐏𝐘-𝟕 (𝐀𝐄𝐒𝐀 𝐒-𝐛𝐚𝐧𝐝) - 𝐀𝐒:
Pembuat: Lockheed Martin.
Keunggulan: Berbasis teknologi Gallium Nitride, awalnya diturunkan dari Long Range Discrimination Radar (LRDR) untuk mendeteksi rudal balistik antarbenua dan objek di luar angkasa dengan akurasi ekstrem. Dipakai di sistem Aegis darat maupun kapal frigat beberapa negara sekutu.

𝐘𝐋𝐂-𝟖𝐁 𝟑𝐃

𝐘𝐋𝐂-𝟖𝐁 𝟑𝐃 (𝐔𝐇𝐅 𝐁𝐚𝐧𝐝) - 𝐓𝐢𝐨𝐧𝐠𝐤𝐨𝐤:
Pembuat: Nanjing Research Institute.
Keunggilan: Dirancang khusus sebagai "pemburu pesawat siluman" (seperti F-35 atau B-2). Beroperasi pada gelombang rendah pita UHF untuk mengelabui material penyerap radar modern, dengan jangkauan deteksi hingga 700 km.

𝐀𝐍/𝐓𝐏𝐘-𝟐

𝐀𝐍/𝐓𝐏𝐘-𝟐 - 𝐀𝐒:
Pembuat: Raytheon.
Keunggulan: Radar berbasis darat berperforma tinggi yang diintegrasikan dengan sistem pertahanan rudal balistik Terminal High Altitude Area Defense (THAAD), mampu membedakan hulu ledak asli dan umpan (decoy) di luar atmosfer.


𝟗𝟏𝐍𝟔𝐄 & 𝟗𝟔𝐋𝟔𝐄 (𝐒𝐢𝐬𝐭𝐞𝐦 𝐒-𝟒𝟎𝟎/𝐒-𝟓𝟎𝟎) - 𝐑𝐮𝐬𝐢𝐚:
Pembuat: Almaz-Antey.
Keunggulan: Mengombinasikan radar perolehan target jarak jauh dan pelacakan ketinggian tinggi. Mampu melacak ratusan target dalam radius hingga 600 km dan mengarahkan peluru kendali ke target berkecepatan tinggi secara bersamaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar