๐๐ซ๐จ๐ฌ๐๐ฌ ๐ฉ๐๐ซ๐๐ฆ๐๐ฃ๐๐๐ง ๐๐๐ง ๐ซ๐๐ญ๐ซ๐จ๐๐ข๐ญ ๐ค๐๐ฉ๐๐ฅ ๐ข๐ง๐๐ฎ๐ค ๐๐๐ค๐๐ฌ ๐๐๐ ๐๐ข๐ฎ๐ฌ๐๐ฉ๐ฉ๐ ๐๐๐ซ๐ข๐๐๐ฅ๐๐ข oleh Kementerian Pertahanan RI dan PT PAL Indonesia difokuskan pada tiga aspek utama: perpanjangan usia pakai, adaptasi operasional, dan integrasi doktrin TNI AL. Karena kapal ini sudah berumur di atas 40 tahun, perbaikan menyeluruh sangat diperlukan agar dapat dioperasikan secara optimal hingga tahun 2040.
Berikut adalah poin-poin utama yang akan dikerjakan dalam proses peremajaan tersebut:
๐. ๐๐จ๐๐๐ซ๐ง๐ข๐ฌ๐๐ฌ๐ข ๐๐ข๐ฌ๐ญ๐๐ฆ ๐๐๐ง๐ ๐ ๐๐ซ๐๐ค ๐๐๐ง ๐๐๐ฅ๐ข๐ฌ๐ญ๐ซ๐ข๐ค๐๐ง
Penggantian Generator Utama: Komponen vital seperti diesel generator tua akan diganti baru demi menjamin pasokan daya listrik yang stabil ke seluruh sistem kapal.
Overhaul Sistem Turbin: Pemeliharaan menyeluruh (overhaul) pada 4 unit turbin gas Fiat guna memastikan kapal tetap mampu mencapai kecepatan operasional yang aman di perairan Indonesia.
๐. ๐๐ฏ๐๐ซ๐ก๐๐ฎ๐ฅ ๐๐๐ฆ๐๐ฎ๐ง๐ ๐๐๐ง ๐๐๐ซ๐๐ฆ๐๐ฃ๐๐๐ง ๐๐ง๐ญ๐๐ซ๐ข๐จ๐ซ (๐๐๐๐ฎ๐ซ๐๐ข๐ฌ๐ก๐ฆ๐๐ง๐ญ)
Perbaikan Struktur Lambung: Pengecekan korosi, penguatan pelat baja, serta pengecatan ulang lambung kapal (hull) menggunakan pelapis khusus anti-biota laut.
Standarisasi Keselamatan: Peremajaan sistem pencegah kebakaran, pembaruan fasilitas penyelamatan, serta adaptasi ruang akomodasi awak agar sesuai standar kenyamanan dan keselamatan regulasi TNI AL.
๐. ๐๐ง๐ญ๐๐ ๐ซ๐๐ฌ๐ข ๐๐ข๐ฌ๐ญ๐๐ฆ ๐๐๐ง๐๐ฃ๐๐ฆ๐๐ง ๐๐๐ฆ๐ฉ๐ฎ๐ซ (๐๐๐) & ๐๐๐ง๐ฃ๐๐ญ๐
Instalasi Sistem Komunikasi TNI: Pemasangan perangkat komunikasi taktis terintegrasi agar kapal induk ini bisa terhubung langsung dengan jejaring data Network Centric Warfare milik TNI.
Pemasangan Senjata Baru: Integrasi sistem persenjataan perlindungan jarak dekat (Close-In Weapon System / CIWS) serta peluncur rudal pertahanan udara yang selaras dengan inventaris amunisi komando TNI AL.
Pembaruan Sensor dan Radar: Penggantian atau peningkatan fungsi radar pencari udara/permukaan serta sistem sonar agar mampu mendeteksi ancaman modern.
๐. ๐๐จ๐๐ข๐๐ข๐ค๐๐ฌ๐ข ๐
๐ฎ๐ง๐ ๐ฌ๐ข ๐๐๐ค ๐๐๐ง๐๐ซ๐๐๐ง๐ ๐๐ง (๐
๐ฅ๐ข๐ ๐ก๐ญ ๐๐๐๐ค)
Konversi Menjadi Kapal Induk Helikopter/Drone: Karena Indonesia tidak memiliki jet tempur berkemampuan lepas landas vertikal (STOVL) seperti AV-8B Harrier atau F-35B, fungsi dek akan dimodifikasi khusus untuk mengoperasikan rotorcraft (helikopter AKS/angkut) serta pesawat nirawak taktis (drone bertenaga besar).
Peremajaan Sistem Navigasi Udara: Pemasangan alat pemandu pendaratan helikopter (helicopter landing visual aids) dan sistem pengisian bahan bakar udara di dek.
Biaya retrofit (perbaikan dan modernisasi) kapal induk ringan ITS Giuseppe Garibaldi yang dihibahkan oleh Italia kepada Indonesia diperkirakan berkisar antara Rp7,2 triliun hingga Rp16,8 triliun ($450 juta AS).Kementerian Pertahanan RI awalnya menetapkan pagu perkiraan awal sebesar Rp7,2 triliun hingga Rp7,5 triliun. Namun, dalam pembahasan bersama Komisi I DPR RI, angka tersebut berpotensi membengkak hingga Rp16,8 triliun tergantung pada spesifikasi akhir, penyesuaian teknologi, dan instalasi sistem persenjataan yang diminta oleh TNI AL.
#tnial #angkatanlaut #kapalinduk
.jpg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar