Tampilkan postingan dengan label navi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label navi. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Februari 2026

๐“๐ž๐ง๐ ๐ ๐ž๐ฅ๐š๐ฆ๐ง๐ฒ๐š ๐‡๐Œ๐’ ๐‚๐จ๐ฏ๐ž๐ง๐ญ๐ซ๐ฒ (๐ƒ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ–) dalam Perang Malvinas

๐“๐ž๐ง๐ ๐ ๐ž๐ฅ๐š๐ฆ๐ง๐ฒ๐š ๐‡๐Œ๐’ ๐‚๐จ๐ฏ๐ž๐ง๐ญ๐ซ๐ฒ (๐ƒ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ–) pada 25 Mei 1982 merupakan salah satu peristiwa paling dramatis dalam Perang Malvinas. Kapal Destroyer/perusak tipe 42 ini karam hanya dalam waktu sekitar 20 menit setelah diserang oleh pesawat tempur A-4 Skyhawk Argentina.



๐ต๐‘’๐‘Ÿ๐‘–๐‘˜๐‘ข๐‘ก ๐‘Ž๐‘‘๐‘Ž๐‘™๐‘Žโ„Ž ๐‘˜๐‘Ÿ๐‘œ๐‘›๐‘œ๐‘™๐‘œ๐‘”๐‘– ๐‘‘๐‘Ž๐‘› ๐‘‘๐‘’๐‘ก๐‘Ž๐‘–๐‘™ ๐‘˜๐‘’๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘–๐‘Ž๐‘›๐‘›๐‘ฆ๐‘Ž:

HMS Coventry ditempatkan di utara Falkland Sound bersama fregat HMS Broadsword untuk bertindak sebagai deteksi dini dan umpan guna menarik pesawat Argentina menjauh dari armada utama di Teluk San Carlos.
Pada sore hari tanggal 25 Mei—hari nasional Argentina—dua gelombang pesawat jet A-4 Skyhawk menyerang dari arah daratan.

A-4 Skyhawk Argentina


Karena terbang sangat rendah di atas tanah, radar kapal kesulitan mengunci target dengan rudal Sea Dart-nya.

ilustrasi


Pada gelombang pertama, A-4 Argentina berhasil menjatuhkan B0m, tetapi luput dari sasaran.

Saat gelombang kedua menyerang, HMS Broadsword sebenarnya sempat mengunci target dengan sistem Sea Wolf, namun HMS Coventry yang bermanuver tiba-tiba berada langsung di jalur tembak, sehingga sistem Broadsword kehilangan kunci target.



Tiga b0m seberat 1.000 pon menghantam sisi kiri (port side) kapal. Dua b0m meledak, menghancurkan ruang operasi dan ruang mesin depan, yang menyebabkan banjir besar yang tidak terkendali.

Akibat kerusakan fatal tersebut, kapal segera miring dan terbalik. Sebanyak 19 awak kapal t3was (beberapa sumber menyebut 20-21) dan 30 lainnya luka-luka.



Sekitar 280 awak berhasil diselamatkan oleh HMS Broadsword dan helikopter di tengah kondisi air Atlantik Selatan yang membeku.



Kehilangan HMS Coventry terjadi pada hari yang sama dengan hancurnya kapal angkut Atlantic Conveyor, yang dikenal sebagai "๐‘ฉ๐’๐’‚๐’„๐’Œ ๐‘ป๐’–๐’†๐’”๐’…๐’‚๐’š" bagi Angkatan Laut Kerajaan Inggris.

Rabu, 10 Desember 2025

๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—น ๐—ฌ๐—ผ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ถ๐—ณ๐—ถ๐—ฏ ๐—ง๐—ก๐—œ ๐—”๐—Ÿ

 Kesatuan Intai Amfibi TNI AL, atau yang lebih dikenal dengan nama Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) Marinir, adalah satuan elite Komando Pasukan Marinir (Kormar) TNI Angkatan Laut. Pasukan khusus ini memiliki kemampuan tempur di berbagai medan (darat, laut, dan udara) dengan spesialisasi pada operasi pengintaian.



Semboyan: "๐‘ด๐’‚๐’š๐’‚ ๐‘ต๐’†๐’•๐’“๐’‚ ๐’€๐’‚๐’Ž๐’‚๐’…๐’Š๐’‘๐’‚๐’•๐’Š", ๐’š๐’‚๐’๐’ˆ ๐’ƒ๐’†๐’“๐’‚๐’“๐’•๐’Š "๐‘บ๐’†๐’๐’š๐’‚๐’‘ ๐‘ด๐’†๐’Ž๐’‚๐’•๐’Š๐’Œ๐’‚๐’".
Tugas Pokok: Membina dan menyediakan kekuatan serta kemampuan unsur-unsur intai amfibi untuk melaksanakan tugas-tugas operasi khusus dalam rangka operasi gabungan amfibi. Mereka bertugas menghasilkan informasi intelijen yang akurat, tajam, dan terkini mengenai kondisi medan operasi yang akan menjadi tumpuan pasukan pendarat.


Spesialisasi: Operasi Amphibious Reconnaissance (Intai Amfibi) dan Special Reconnaissance (Intai Khusus).
Kemampuan: Prajurit Yontaifib dilatih untuk memiliki kemampuan infiltrasi yang mengandalkan kerahasiaan dan kecepatan, baik melalui darat, laut (penyelaman tempur), maupun udara (terjun bebas/free fall). Mereka juga memiliki keahlian dalam penjinakan bahan peledak dan kemampuan navigasi darat.


Sejarah Yontaifib berawal dari pembentukan Kesatuan Intai Para Amfibi (KIPAM) pada tahun 1961. Seiring perkembangannya, nama dan organisasinya mengalami beberapa perubahan, hingga pada tanggal 18 November 2003, kedua Yontaifib (saat itu Yontaifibmar 1 dan 2) secara resmi disahkan menjadi salah satu pasukan khusus di jajaran TNI AL, mendampingi Komando Pasukan Katak (Kopaska).


Yontaifib terdiri dari beberapa batalyon yang tersebar di beberapa lokasi strategis di Indonesia, di antaranya:
Yontaifib 1 Marinir: Berkedudukan di Kesatrian Sutedi Senaputra, Karang Pilang, Surabaya, di bawah Pasmar 1.
Yontaifib 2 Marinir: Berkedudukan di Kesatrian Marinir Cilandak, Jakarta, di bawah Pasmar 2.
Yontaifib 3 Marinir: Berkedudukan di Sorong, Papua Barat Daya.


Sistem Persenjataan KRI Brawijaya-320

 KRI Brawijaya-320 adalah fregat multifungsi Terbaru TNI AL, dengan persenjataan canggih empat dimensi, meliputi rudal pertahanan udara (SAM) Aster 15/30 melalui VLS, rudal antigalangan (SSM) Teseo Mk-2E, meriam 127mm (Leonardo 127/64 LW), meriam 76mm (Oto Melara 76/62 Sovraponte), meriam ringan 25mm, dan sistem torpedo untuk anti-kapal selam (A244S Mod.3 Eurotorp). Kapal ini juga dilengkapi sistem peperangan elektronika (EW) dan dirancang untuk misi intelijen serta dukungan pasukan khusus.



Detail Persenjataan KRI Brawijaya-320:

๐€๐ง๐ญ๐ข-๐”๐๐š๐ซ๐š (๐’๐€๐Œ):
Sylver Vertical Launching System (VLS) dengan rudal Aster 15 dan 30.


๐€๐ง๐ญ๐ข-๐๐ž๐ซ๐ฆ๐ฎ๐ค๐š๐š๐ง (๐’๐’๐Œ):
Rudal Otomat Teseo Mk-2E.


๐Œ๐ž๐ซ๐ข๐š๐ฆ:
Meriam Utama: Leonardo 127/64 LW (Kaliber 127mm).
Meriam Medium: Oto Melara 76/62 Sovraponte (Kaliber 76mm).
Meriam Ringan: 25mm KBA (dengan sistem kontrol tembak Dardo).






๐€๐ง๐ญ๐ข-๐Š๐š๐ฉ๐š๐ฅ ๐’๐ž๐ฅ๐š๐ฆ (๐€๐’๐–):
Sistem Peluncur Torpedo B515 untuk menembakkan 6 torpedo Eurotorp A244S Mod.3 secara bersamaan.


๐๐ž๐ฉ๐ž๐ซ๐š๐ง๐ ๐š๐ง ๐„๐ฅ๐ž๐ค๐ญ๐ซ๐จ๐ง๐ข๐ค๐š (๐„๐–):
Sistem RECM, RESM, dan CESM.
๐’๐ข๐ฌ๐ญ๐ž๐ฆ ๐‹๐š๐ข๐ง:
Sistem Kendali Tembak Dardo untuk meriam 25mm.
Multifunction Radar Leonardo Kronos.
Tactical Data Link (TDL).