๐๐๐ง๐ ๐ ๐๐ฅ๐๐ฆ๐ง๐ฒ๐ ๐๐๐ ๐๐จ๐ฏ๐๐ง๐ญ๐ซ๐ฒ (๐๐๐๐) pada 25 Mei 1982 merupakan salah satu peristiwa paling dramatis dalam Perang Malvinas. Kapal Destroyer/perusak tipe 42 ini karam hanya dalam waktu sekitar 20 menit setelah diserang oleh pesawat tempur A-4 Skyhawk Argentina.
๐ต๐๐๐๐๐ข๐ก ๐๐๐๐๐โ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐ก๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ฆ๐:
HMS Coventry ditempatkan di utara Falkland Sound bersama fregat HMS Broadsword untuk bertindak sebagai deteksi dini dan umpan guna menarik pesawat Argentina menjauh dari armada utama di Teluk San Carlos.
Pada sore hari tanggal 25 Mei—hari nasional Argentina—dua gelombang pesawat jet A-4 Skyhawk menyerang dari arah daratan.
Karena terbang sangat rendah di atas tanah, radar kapal kesulitan mengunci target dengan rudal Sea Dart-nya.

ilustrasi
Pada gelombang pertama, A-4 Argentina berhasil menjatuhkan B0m, tetapi luput dari sasaran.
Saat gelombang kedua menyerang, HMS Broadsword sebenarnya sempat mengunci target dengan sistem Sea Wolf, namun HMS Coventry yang bermanuver tiba-tiba berada langsung di jalur tembak, sehingga sistem Broadsword kehilangan kunci target.
Tiga b0m seberat 1.000 pon menghantam sisi kiri (port side) kapal. Dua b0m meledak, menghancurkan ruang operasi dan ruang mesin depan, yang menyebabkan banjir besar yang tidak terkendali.
Akibat kerusakan fatal tersebut, kapal segera miring dan terbalik. Sebanyak 19 awak kapal t3was (beberapa sumber menyebut 20-21) dan 30 lainnya luka-luka.
Sekitar 280 awak berhasil diselamatkan oleh HMS Broadsword dan helikopter di tengah kondisi air Atlantik Selatan yang membeku.
Kehilangan HMS Coventry terjadi pada hari yang sama dengan hancurnya kapal angkut Atlantic Conveyor, yang dikenal sebagai "๐ฉ๐๐๐๐ ๐ป๐๐๐๐ ๐๐" bagi Angkatan Laut Kerajaan Inggris.















