Proyek senapan ๐ฌ๐๐ซ๐๐ฎ ๐๐ ๐๐-๐๐ (๐๐ง๐๐จ๐ง๐๐ฌ๐ข๐๐ง ๐ ๐ฎ๐ญ๐ฎ๐ซ๐ ๐๐ฌ๐ฌ๐๐ฎ๐ฅ๐ญ ๐๐ข๐๐ฅ๐) saat ini masih dalam tahap pengembangan dan pengujian intensif oleh pihak swasta nasional, PT Republik Armamen Industri (anak perusahaan Republikorp), bekerja sama dengan pemerintah.
Berikut poin-poin perkembangannya:
๐ผ๐๐ ๐ญ๐๐๐๐๐ ๐ท๐๐๐๐๐๐๐: Pada Maret 2023, Balitbang Kemhan RI telah melaksanakan uji fungsi terhadap prototipe IFAR-22 di Laboratorium Litbang Angkatan Darat, Batujajar. Pengujian ini mencakup verifikasi mekanisme kerja senjata agar sesuai dengan spesifikasi militer yang ditetapkan.
๐บ๐๐๐๐๐ ๐ท๐๐๐ ๐๐๐๐: Hingga awal 2026, senjata ini masih berstatus sebagai prototipe yang terus disempurnakan. Belum ada pengumuman resmi mengenai adopsi massal oleh TNI sebagai senjata standar, mengingat SS2 buatan PT Pindad masih menjadi alutsista utama saat ini.
๐ฒ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ซ๐๐๐๐๐: IFAR-22 tetap dipromosikan sebagai senapan serbu sistem bullpup pertama buatan swasta nasional dengan fitur ambidextrous (bisa digunakan tangan kanan/kiri) dan sistem gas piston.
๐ป๐๐๐๐๐ ๐บ๐๐๐๐๐๐๐๐: Proyek ini merupakan bagian dari upaya kemandirian industri pertahanan Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada impor alutsista.






.jpg)












.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)

.jpg)

2.jpg)
.jpg)


.jpg)







.jpg)
.jpg)