Tampilkan postingan dengan label cina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cina. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 September 2026

๐‡๐-๐Ÿ•๐ - Sistem rudal pertahanan udara jarak pendek China

๐‡๐-๐Ÿ•๐ adalah sistem rudal pertahanan udara jarak pendek (SHORAD) buatan China yang dikembangkan oleh China Precision Machinery Import-Export Corporation (CPMIEC). Sistem ini merupakan varian modern tercanggih dari keluarga rudal HongQi 7 (HQ-7) yang berbasis pada teknologi sistem rudal Crotale asal Prancis. Versi ekspor dari sistem rudal HQ-7B ini dikenal luas dengan nama FM-90.

HQ-7B CINA


Berikut adalah beberapa karakteristik utama dari HQ-7B:
๐‘ด๐’๐’ƒ๐’Š๐’๐’Š๐’•๐’‚๐’” ๐‘ป๐’Š๐’๐’ˆ๐’ˆ๐’Š: Berbeda dengan versi orisinalnya yang menggunakan kendaraan 4x4, HQ-7B menggunakan sasis kendaraan lapis baja roda 6x6 buatan lokal untuk meningkatkan mobilitas di medan berat.
๐‘ท๐’†๐’“๐’”๐’†๐’๐’‹๐’‚๐’•๐’‚๐’‚๐’: Mengusung kendaraan jenis TELAR (Transporter Erector Launcher and Radar) yang dilengkapi dengan 4 tabung peluncur rudal siap tembak beserta radar pelacak terintegrasi.
๐‘ฒ๐’†๐’Ž๐’‚๐’Ž๐’‘๐’–๐’‚๐’ ๐‘ช๐’†๐’ˆ๐’‚๐’•: Dirancang khusus untuk menghancurkan target yang terbang rendah dan sangat rendah (ultra-low altitude) seperti pesawat tempur, helikopter, rudal jelajah, dan pesawat tanpa awak (drone).

FM-90 PAKISTAN


๐‘บ๐’Š๐’”๐’•๐’†๐’Ž ๐‘ท๐’†๐’๐’‚๐’„๐’‚๐’Œ๐’‚๐’: Dilengkapi dengan radar pencari Doppler, radar pelacak J-band, serta kamera pelacak inframerah (IR) untuk akurasi tinggi di berbagai kondisi cuaca.
๐‘ฑ๐’‚๐’๐’ˆ๐’Œ๐’‚๐’–๐’‚๐’: Memiliki jangkauan operasional intersepsi target mulai dari jarak 700 meter hingga 15 kilometer dengan ketinggian target antara 15 hingga 6.000 meter.
Sistem ini digunakan secara luas oleh Angkatan Bersenjata China (PLA) sebagai pertahanan titik (point defense) guna melindungi pangkalan militer atau objek vital dari serangan udara jarak dekat.
Sistem rudal HQ-7B mulai dikembangkan pada akhir tahun 1990-an sebagai pemutakhiran besar-besaran dari basis sistem HQ-7 orisinal.
Untuk melihat garis waktu pengembangannya secara utuh, berikut adalah Sejerah pengembangannya :
Tahun 1970-an akhir (Awal Mula): China mengimpor beberapa unit sistem rudal Crotale dari Prancis untuk dievaluasi dan dilakukan rekayasa balik (reverse-engineering).

Misil Crotale Prancis

Tahun 1980-an (HQ-7 Pertama): Hasil kloning pertama berhasil diuji coba pada tahun 1983, dan versi produksi massal pertamanya (HQ-7 / FM-80) resmi beroperasi di akhir tahun 1980-an.
Tahun 1998 (Lahirnya Varian FM-90): China Aerospace Science and Industry Corporation (CASIC) meluncurkan versi ekspor tingkat lanjut yang dinamakan FM-90. Versi ini membawa teknologi baru seperti kamera pelacak inframerah dan rudal yang lebih cepat.
Tahun 2009 (Debut Publik HQ-7B): Setelah melalui proses integrasi ke sasis kendaraan lapis baja roda 6x6 buatan lokal, varian domestik resmi militer China ini diadopsi secara luas oleh Angkatan Darat China (PLA) dan pertama kali diperlihatkan ke publik pada tahun 2009.
Jadi, meskipun akarnya berasal dari teknologi tahun 1980-an, varian spesifik HQ-7B dikembangkan sejak akhir 1990-an hingga siap digunakan secara massal pada tahun 2009.

FM-90 BANGLADESH


Negara pengguna utama sistem rudal FM-90 (versi ekspor dari HQ-7B) tersebar di beberapa kawasan, terutama di Asia Selatan, Asia Tengah, dan Afrika. Pakistan, Bangladesh, Uzbekistan, Turkmenistan, dan Aljazair.