Tampilkan postingan dengan label alutsista. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label alutsista. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Juli 2026

๐ค๐ž๐ง๐๐š๐ซ๐š๐š๐ง ๐ญ๐š๐ค๐ญ๐ข๐ฌ (๐ซ๐š๐ง๐ญ๐ข๐ฌ), ๐š๐ซ๐ฆ๐จ๐ซ๐ž๐ ๐ฉ๐ž๐ซ๐ฌ๐จ๐ง๐ง๐ž๐ฅ ๐œ๐š๐ซ๐ซ๐ข๐ž๐ซ (๐€๐๐‚), ๐๐š๐ง ๐ญ๐š๐ง๐ค Produksi Dalam Negeri

 ๐ˆ๐ง๐๐จ๐ง๐ž๐ฌ๐ข๐š ๐ฆ๐ž๐ฆ๐ฉ๐ซ๐จ๐๐ฎ๐ค๐ฌ๐ข ๐›๐ž๐ซ๐›๐š๐ ๐š๐ข ๐ค๐ž๐ง๐๐š๐ซ๐š๐š๐ง ๐ญ๐š๐ค๐ญ๐ข๐ฌ (๐ซ๐š๐ง๐ญ๐ข๐ฌ), ๐š๐ซ๐ฆ๐จ๐ซ๐ž๐ ๐ฉ๐ž๐ซ๐ฌ๐จ๐ง๐ง๐ž๐ฅ ๐œ๐š๐ซ๐ซ๐ข๐ž๐ซ (๐€๐๐‚), ๐๐š๐ง ๐ญ๐š๐ง๐ค melalui industri pertahanan dalam negeri, terutama oleh PT Pindad. Industri ini terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta pasar ekspor.

Berikut adalah daftar lengkap kendaraan taktis, APC, dan tank yang diproduksi di Indonesia beserta produsennya:

๐“๐š๐ง๐ค
๐‘ด๐’†๐’…๐’Š๐’–๐’Ž ๐‘ป๐’‚๐’๐’Œ ๐‘ฏ๐’‚๐’“๐’Š๐’Ž๐’‚๐’–: Diproduksi oleh PT Pindad bekerja sama dengan perusahaan Turki, FNSS. Tank ini dilengkapi kanon 105mm dan dirancang khusus untuk medan tropis.
Medium Tank Harimau


๐€๐ซ๐ฆ๐จ๐ซ๐ž๐ ๐๐ž๐ซ๐ฌ๐จ๐ง๐ง๐ž๐ฅ ๐‚๐š๐ซ๐ซ๐ข๐ž๐ซ (๐€๐๐‚)
๐‘จ๐’๐’๐’‚ 6๐’™6: Diproduksi oleh PT Pindad. Kendaraan lapis baja roda ban ini memiliki berbagai varian seperti angkut personel, ambulans, komando, dan logistik.
Anoa 6x6


๐‘ฉ๐’‚๐’…๐’‚๐’Œ 6๐’™6: Diproduksi oleh PT Pindad. Kendaraan ini merupakan varian tembus/pendukung tembakan yang dilengkapi dengan turret kanon Cockerill 90mm.
Badak 6x6


๐‘บ๐’‚๐’๐’„๐’‚ 4๐’™4: Diproduksi oleh PT Pindad berkolaborasi dengan Thales Australia. Ranpur ini merupakan kendaraan tahan ranjau (MRAP) berbasis platform Bushmaster.
Sanca 4x4



๐Š๐ž๐ง๐๐š๐ซ๐š๐š๐ง ๐“๐š๐ค๐ญ๐ข๐ฌ (๐‘๐š๐ง๐ญ๐ข๐ฌ)
๐‘ด๐’‚๐’–๐’๐’ˆ 4๐’™4: Diproduksi oleh PT Pindad. Rantis ringan ini dirancang untuk pertempuran jarak dekat dan mobilisasi cepat di medan sulit.
Maung 4x4


๐‘ฒ๐’๐’Ž๐’๐’…๐’ 4๐’™4: Diproduksi oleh PT Pindad. Rantis intai ini memiliki bodi baja tahan peluru dan varian peluncur rudal (Mistral).
Komode 4x4 - Mistral


๐‘ฐ๐‘ณ๐‘ฝ (๐‘ฐ๐’๐’…๐’๐’๐’†๐’”๐’Š๐’‚๐’ ๐‘ณ๐’Š๐’ˆ๐’‰๐’• ๐‘บ๐’•๐’“๐’Š๐’Œ๐’† ๐‘ฝ๐’†๐’‰๐’Š๐’„๐’๐’†): Diproduksi oleh PT Jala Berikat Nusantara Perkasa. Rantis serbu ringan ini digunakan oleh pasukan khusus untuk operasi cepat.
ILV


๐‘ท6 ๐‘จ๐‘ป๐‘จ๐‘ฝ: Diproduksi oleh PT Sentra Surya Ekajaya (SSE Defence). Kendaraan serang ringan (all-terrain assault vehicle) yang banyak digunakan oleh Kopassus dan Paskhas.
P6 ATAV


๐‘ท2 ๐‘ท๐’‚๐’Œ๐’„๐’Š: Diproduksi oleh PT Sentra Surya Ekajaya (SSE Defence). Rantis lapis baja ringan yang dirancang untuk kebutuhan taktis kepolisian dan militer.
P2 Pakci



#alutsista #tank #apc #rantis

Sabtu, 20 Juni 2026

๐’๐ข๐ฌ๐ญ๐ž๐ฆ ๐‘๐ฎ๐๐š๐ฅ ๐‚๐ก๐ž๐จ๐ง๐ ๐ฎ๐ง๐  ๐ˆ๐ˆ (๐Œ๐’๐€๐Œ-๐ˆ๐ˆ)

 ๐’๐ข๐ฌ๐ญ๐ž๐ฆ ๐‘๐ฎ๐๐š๐ฅ ๐‚๐ก๐ž๐จ๐ง๐ ๐ฎ๐ง๐  ๐ˆ๐ˆ (๐Œ๐’๐€๐Œ-๐ˆ๐ˆ) adalah sistem pertahanan udara permukaan-ke-udara (surface-to-air missile) jarak menengah semi-mobile yang dikembangkan oleh Korea Selatan. Sistem ini dirancang oleh Agency for Defense Development (ADD) dan diproduksi oleh perusahaan pertahanan LIG Nex1. Senjata canggih ini berfungsi untuk mencegat target udara seperti pesawat jet, helikopter, hingga peluru kendali balistik musuh.


๐Š๐จ๐ฆ๐ฉ๐จ๐ง๐ž๐ง ๐”๐ญ๐š๐ฆ๐š ๐๐š๐ง ๐“๐ž๐ค๐ง๐ข๐ฌ
Setiap satu baterai sistem Cheongung II merupakan kesatuan unit tempur terintegrasi:
Kendaraan Peluncur: Menggunakan platform truk militer KIA 8×8 KM1500 yang membawa wadah rudal vertikal.
Radar Multifungsi: Dilengkapi teknologi radar pencari aktif (active homing radar) untuk mendeteksi sekaligus melacak banyak target sekaligus.
Pusat Kendali Tembakan: Unit komando bergerak untuk memantau situasi pertahanan dan mengeksekusi peluncuran.
Kendaraan Logistik: Terdiri dari truk pengangkut muatan (transloader) dan unit pembangkit listrik mandiri.

๐…๐ข๐ญ๐ฎ๐ซ ๐”๐ญ๐š๐ฆ๐š
Teknologi Canggih: Mengadopsi basis teknologi sistem pertahanan udara terkenal Rusia seperti S-350E dan S-400 hasil kerja sama dengan Almaz-Antey
Kemampuan Intersepsi: Mampu menghancurkan ancaman udara dengan metode hantam-untuk-bunuh (hit-to-kill) yang sangat akurat.
Mobilitas Tinggi: Seluruh komponen dipasang pada kendaraan roda ban berat sehingga mudah dipindahkan ke berbagai medan pertempuran.
Sistem ini telah terbukti efektif secara nyata di medan tempur dan menarik minat banyak negara:
Uni Emirat Arab & Arab Saudi: Telah sukses menggunakan sistem ini untuk mencegat ancaman serangan udara regional.
๐‘ฐ๐’๐’…๐’๐’๐’†๐’”๐’Š๐’‚: Berdasarkan laporan intelijen pertahanan Jane's, Kementerian Pertahanan Indonesia telah menerbitkan Letter of Intent (LOI) untuk menjajaki akuisisi sistem pertahanan ini demi memodernisasi alutsista nasional.


๐๐ž๐ง๐ ๐ž๐ฆ๐›๐š๐ง๐ ๐š๐ง ๐’๐ข๐ฌ๐ญ๐ž๐ฆ ๐‘๐ฎ๐๐š๐ฅ ๐‚๐ก๐ž๐จ๐ง๐ ๐ฎ๐ง๐  ๐ˆ๐ˆ (๐Œ๐’๐€๐Œ-๐ˆ๐ˆ)
1. Kolaborasi Awal dengan Rusia (Era Cheongung I)
Pengembangan fondasi sistem ini dimulai melalui kemitraan strategis antara Agency for Defense Development (ADD) Korea Selatan dengan manufaktur pertahanan legendaris Rusia, Almaz-Antey dan Fakel. Korea Selatan mengadopsi basis teknologi rudal 9M96 yang digunakan pada sistem pertahanan S-350E dan S-400 Rusia. Melalui kerja sama ini, Korea Selatan berhasil melokalisasi perangkat lunak (software) serta teknologi radar multifungsi. Hasil fase awal ini melahirkan Cheongung I (KM-SAM Block I) yang resmi bertugas pada tahun 2015/2016, namun kemampuannya saat itu masih terbatas untuk merontokkan pesawat tempur konvensional musuh pada ketinggian sekitar 20–40 km.
2. Lompatan Teknologi ke Cheongung II (Mulai 2012)
Proyek Cheongung II (KM-SAM Block II) diinisiasi sejak tahun 2012 untuk meningkatkan fungsinya dari sekadar anti-pesawat menjadi penangkis rudal balistik taktis.
Pada tahun 2016, prototipe rudal ini meraih angka kesuksesan intersept sebesar 100% dalam belasan kali uji tembak di pusat pengetesan Anheung.
Pada Juni 2017, militer Korea Selatan menyatakan sistem ini siap diproduksi massal. Angkatan Darat Korea Selatan menerima baterai operasional pertamanya pada akhir tahun 2020.
3. Fase Modernisasi Dua Tahap & Integrasi KAMD (2024–2027)
Defense Acquisition Program Administration (DAPA) membagi peta jalan (roadmap) modernisasi Cheongung II ke dalam dua bagian besar:
Fase Pertama (Selesai 2024): Merampungkan pengembangan inti unit peluncur mandiri dan produksi sistem interseptor utama.
Fase Kedua (Mulai Juli 2025 - Target 2027): Pemerintah Korea Selatan menggelontorkan anggaran senilai KRW 644 miliar untuk melakukan pemutakhiran massal (upgrade) armada Cheongung I lama langsung ke standar Cheongung II. Pembaruan difokuskan pada peningkatan stasiun kontrol pertempuran dan penyematan Radar AESA multifungsi canggih guna memperluas jangkauan deteksi terbang rendah sekaligus melacak target simultan secara presisi.
Sistem KAMD: Cheongung II diintegrasikan sebagai benteng lapisan bawah (low-altitude) dari ekosistem pertahanan udara berlapis nasional bernama Korea Air and Missile Defense (KAMD) bersama rudal L-SAM.
4. Pembuktian Medan Tempur Nyata (Maret 2026)
Pengembangan sistem ini mencapai validasi tertinggi ketika baterai Cheongung II milik Uni Emirat Arab (UEA) menghadapi pertempuran riil untuk pertama kalinya terhadap serangan rudal balistik dan pesawat tanpa awak (drone). Sistem ini mencatatkan tingkat keberhasilan intersepsi operasional sebesar 96%, menjadikannya berstatus combat-proven dan mendongkrak popularitasnya di pasar ekspor global.
#rudal #alutsista

Kamis, 18 Juni 2026

๐ƒ๐Ž๐๐€๐‘ ๐Ÿ๐ŸŽ๐ฑ๐Ÿ๐ŸŽ ๐’”๐’Š๐’”๐’•๐’†๐’Ž ๐’‚๐’“๐’•๐’Š๐’๐’†๐’“๐’Š ๐’Ž๐’†๐’…๐’‚๐’ ๐’”๐’˜๐’‚๐’ˆ๐’†๐’“๐’‚๐’Œ MODERN

 ๐ƒ๐Ž๐๐€๐‘ ๐Ÿ๐ŸŽ๐ฑ๐Ÿ๐ŸŽ adalah ๐’”๐’Š๐’”๐’•๐’†๐’Ž ๐’‚๐’“๐’•๐’Š๐’๐’†๐’“๐’Š ๐’Ž๐’†๐’…๐’‚๐’ ๐’”๐’˜๐’‚๐’ˆ๐’†๐’“๐’‚๐’Œ (๐’”๐’†๐’๐’‡-๐’‘๐’“๐’๐’‘๐’†๐’๐’๐’†๐’… ๐’‰๐’๐’˜๐’Š๐’•๐’›๐’†๐’“ ๐’‚๐’•๐’‚๐’– ๐‘บ๐‘ท๐‘ฏ) beroda ban generasi terbaru berkaliber 155 mm. Sistem senjata ini merupakan hasil integrasi antara Artillery Gun Module (AGM) buatan produsen pertahanan Jerman KNDS dengan sasis kendaraan lapis baja Piranha IV 10x10 Heavy Mission Carrier buatan General Dynamics European Land Systems (GDELS).


Karakteristik & Fitur UtamaSistem artileri canggih ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan medan tempur modern dengan mengedepankan beberapa ๐ค๐ž๐ฎ๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ฅ๐š๐ง ๐›๐ž๐ซ๐ข๐ค๐ฎ๐ญ:
๐‘ถ๐’•๐’๐’Ž๐’‚๐’•๐’Š๐’”๐’‚๐’”๐’Š ๐‘ท๐’†๐’๐’–๐’‰: Turet AGM bekerja secara mandiri dan otomatis, mulai dari perhitungan sasaran hingga pengisian amunisi.
๐‘ฒ๐’“๐’– ๐‘ด๐’Š๐’๐’Š๐’Ž๐’‚๐’: Berkat teknologi otomatis, kendaraan tempur ini hanya membutuhkan dua orang kru saja untuk beroperasi.
๐‘ป๐’†๐’Ž๐’ƒ๐’‚๐’Œ๐’‚๐’ ๐‘บ๐’‚๐’Ž๐’ƒ๐’Š๐’ ๐‘ฉ๐’†๐’“๐’ˆ๐’†๐’“๐’‚๐’Œ: DONAR 10x10 merupakan salah satu dari sedikit sistem artileri di dunia yang mampu mengeksekusi misi tembakan saat kendaraan sedang berjalan (firing on the move).
๐‘ญ๐’Š๐’•๐’–๐’“ ๐‘ด๐‘น๐‘บ๐‘ฐ: Memiliki kemampuan Multiple Round Simultaneous Impact (MRSI), yaitu menembakkan beberapa proyektil dengan lintasan berbeda agar jatuh di target secara bersamaan.

๐‘ด๐’†๐’•๐’๐’…๐’† ๐‘บ๐’‰๐’๐’๐’•-๐’‚๐’๐’…-๐‘บ๐’„๐’๐’๐’•: Mampu menggelar tembakan secara presisi, lalu langsung berpindah tempat dalam hitungan detik demi menghindari serangan balasan (counter-battery) musuh.
๐‘ซ๐’‚๐’š๐’‚ ๐‘ฑ๐’‚๐’๐’ˆ๐’Œ๐’‚๐’– ๐‘ณ๐’–๐’‚๐’”: Menggunakan meriam standar NATO L52 kaliber 155 mm yang mampu menjangkau target hingga lebih dari 40 kilometer tergantung jenis amunisi yang digunakan.
๐‘ด๐’๐’ƒ๐’Š๐’๐’Š๐’•๐’‚๐’” ๐‘ป๐’Š๐’๐’ˆ๐’ˆ๐’Š: Penggunaan sasis roda ban 10x10 memberikan stabilitas tinggi di medan berat serta kecepatan redeploi yang jauh lebih cepat dibanding artileri berbasis rantai (tracked).
Pengguna Pertama di DuniaSistem ini resmi menjadi sorotan global setelah Angkatan Darat Swiss mengumumkan pembelian 32 unit DONAR 10x10. Kontrak pengadaan tersebut ditandatangani untuk memodernisasi armada militer Swiss dan menggantikan tank artileri lawas mereka, M109, yang sudah berusia hampir 50 tahun.

๐’๐ž๐ฃ๐š๐ซ๐š๐ก ๐๐ž๐ง๐ ๐ž๐ฆ๐›๐š๐ง๐ ๐š๐ง
2004: Krauss-Maffei Wegmann (kini KNDS) mulai mengembangkan teknologi turet mandiri bernama Artillery Gun Module (AGM).
2008: Prototipe awal sistem DONAR pertama kali diperkenalkan ke publik, namun saat itu masih menggunakan sasis rantai tempur tank ASCOD.
2022: Pemerintah Swiss meluncurkan kompetisi formal untuk mencari pengganti tank artileri M109 mereka. KNDS kemudian bermitra dengan GDELS-Mowag untuk mengawinkan turet AGM dengan sasis roda ban Piranha IV 10x10 Heavy Mission Carrier.
November 2024: Setelah serangkaian uji coba mobilitas dan penembakan, desain integrasi Piranha IV + AGM (DONAR 10x10) resmi dipilih oleh Angkatan Darat Swiss.

๐๐ž๐ง๐š๐ง๐๐š๐ญ๐š๐ง๐ ๐š๐ง๐š๐ง ๐Š๐จ๐ง๐ญ๐ซ๐š๐ค & ๐…๐š๐ฌ๐ž ๐๐ซ๐จ๐๐ฎ๐ค๐ฌ๐ข (๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ” – ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ‘๐Ÿ+)
Juni 2026: Lembaga pengadaan pertahanan Swiss, armasuisse, resmi menandatangani kontrak pembelian penuh senilai jutaan Euro untuk 32 unit sistem DONAR 10x10.
2027: Pabrikan ditargetkan menyelesaikan satu unit prototipe dengan konfigurasi final sesuai spesifikasi militer Swiss.
2028: Prototipe tersebut akan memasuki fase uji kualifikasi penuh dan pelatihan intensif pasukan.
2031: Produksi massal dan pengiriman pertama sistem DONAR 10x10 dijadwalkan resmi dimulai untuk memperkuat lini pertahanan udara-ke-darat Swiss.
#alutsista #artileri #army

Rabu, 10 Juni 2026

๐Œ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ—๐€๐Ÿ’๐๐„ ๐Ÿ๐Ÿ“๐Ÿ“ ๐ฆ๐ฆ ๐’”๐’†๐’๐’‡-๐’‘๐’“๐’๐’‘๐’†๐’๐’๐’†๐’… ๐’‰๐’๐’˜๐’Š๐’•๐’›๐’†๐’“ TNI AD

 ๐Œ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ—๐€๐Ÿ’๐๐„ ๐Ÿ๐Ÿ“๐Ÿ“ ๐ฆ๐ฆ adalah sebuah sistem artileri medan swagerak (๐’”๐’†๐’๐’‡-๐’‘๐’“๐’๐’‘๐’†๐’๐’๐’†๐’… ๐’‰๐’๐’˜๐’Š๐’•๐’›๐’†๐’“) beroda rantai kaliber 155 mm buatan Amerika Serikat yang telah dimodifikasi dan ditingkatkan kemampuannya oleh negara Belgia. Kode "BE" pada nama tersebut merujuk pada standar spesifikasi Angkatan Darat Belgia (Belgium).


๐…๐ข๐ญ๐ฎ๐ซ ๐”๐ญ๐š๐ฆ๐š ๐๐š๐ง ๐๐ž๐ง๐ข๐ง๐ ๐ค๐š๐ญ๐š๐ง ๐“๐ž๐ค๐ง๐ข๐ฌ
M109A4BE merupakan hasil peremajaan (upgrade) dari basis varian terdahulu seperti M109A2/A3
. Dilengkapi penarik mekanis yang meningkatkan kecepatan tembak hingga 3 peluru dalam 20 detik pertama. Perlindungan
NBC: Proteksi kru yang terintegrasi terhadap ancaman Nuklir, Biologi, dan Kimia.
(APU) sebesar 1,2 Kw.


๐’๐ฉ๐ž๐ฌ๐ข๐Ÿ๐ข๐ค๐š๐ฌ๐ข ๐“๐ž๐ค๐ง๐ข๐ฌ Kaliber
Laras: 155 mm / 39 caliber (Laras M185).
18,5 km untuk amunisi konvensional dan bisa mencapai hingga 30 km jika menggunakan amunisi berbantuan roket (Rocket Assisted Projectile / RAP). Mobilitas :
Digerakkan oleh mesin Detroit Diesel Turbo dengan kecepatan jalan raya maksimum mencapai 64 km/jam.
oleh 6 Personel (Komandan, pengemudi, penembak , asisten penembak, dan 2 kru pemuat amunisi).


๐’๐ž๐ฃ๐š๐ซ๐š๐ก ๐๐ž๐ง๐ ๐ž๐ฆ๐›๐š๐ง๐ ๐š๐ง (๐€๐ฌ๐š๐ฅ-๐ฎ๐ฌ๐ฎ๐ฅ ๐’๐ข๐ฅ๐ฌ๐ข๐ฅ๐š๐ก)
Pengembangan alutsista ini melewati tiga fase penting dari Amerika Serikat hingga ke Belgia:
Awal Mula di Amerika Serikat: Basis utama kendaraan ini adalah M109, artileri swagerak beroda rantai yang pertama kali dikembangkan oleh Amerika Serikat
pada awal dekade 1960-an untuk menggantikan varian M44. Program Modernisasi Belgia (2007–2008): Memasuki pertengahan dekade 2000-an, militer Belgia melakukan modernisasi waktu 1984–1985, Pemerintah Belgia membeli sejumlah unit meriam standar M109A2/A3 dari
besar-besaran terhadap armada M109 miliknya. Hasil peremajaan ini melahirkan varian khusus berkode M109A4BE. semi-otomatis guna mempercepat laju tembakan.

๐๐ž๐ง๐ ๐š๐๐š๐š๐ง ๐๐š๐ง ๐๐ž๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ง๐š๐š๐ง ๐จ๐ฅ๐ž๐ก Peluang
ini diambil oleh Indonesia untuk memodernisasi Korps Artileri Medan (Armed).
Pemerintah Indonesia (2016) secara resmi menyepakati pembelian alutsista bekas layak pakai (surplus) milik Angkatan Darat Belgia. Total pengadaan mencakup 36 unit meriam M109A4BE, lengkap dengan beberapa unit kendaraan pos komando (Command Post) serta kendaraan derek pemulihan (Armored Recovery Vehicle / ARV )
.
(Juli 2017): Tiba sebanyak 18 unit meriam.
Gelombang II (Juli 2018): Tiba sebanyak 18
unit meriam tambahan beserta kendaraan pendukungnya. didistribusikan untuk memperkuat satuan pemukul taktis pertahanan, di antaranya ditempatkan di bawah Batalyon Artileri Medan 7/Biring Galih (Yonarmed 7/155 SPH) yang berada di bawah komando Kodam Jaya, serta Batalyon Artileri Medan 10/Bradjamusti (Yonarmed 10/155 SPH) di bawah Divisi Infanteri 1/Kostrad.
#meriam #howitzer #artileri #tni



Selasa, 26 Mei 2026

๐’๐ก๐ž๐ง๐ฒ๐š๐ง๐  ๐‰-๐Ÿ‘๐Ÿ“ Dan Sejarah Pengembangaannya

๐’๐ก๐ž๐ง๐ฒ๐š๐ง๐  ๐‰-๐Ÿ‘๐Ÿ“ adalah jet tempur siluman multiperan generasi kelima buatan Tiongkok yang diproduksi oleh Shenyang Aircraft Corporation (SAC). Pesawat bermesin ganda ini dirancang untuk menjalankan misi superioritas udara, serangan permukaan, serta operasi peperangan siber modern. Kehadiran J-35 menjadikan Tiongkok sebagai negara kedua di dunia setelah Amerika Serikat yang mengoperasikan dua jenis jet tempur siluman sekaligus (bersama Chengdu J-20).




Sejarah pengembangan Shenyang J-35 bermula dari proyek mandiri bernama S๐ก๐ž๐ง๐ฒ๐š๐ง๐  ๐…๐‚-๐Ÿ‘๐Ÿ "๐†๐ฒ๐ซ๐Ÿ๐š๐ฅ๐œ๐จ๐ง" yang pertama kali mengudara pada tahun 2012. Berbeda dengan mayoritas alutsista Tiongkok yang didanai penuh oleh militer sejak awal, pesawat ini awalnya merupakan proyek investasi swasta dari Shenyang Aircraft Corporation (SAC). Langkah tersebut diambil setelah SAC kalah dari Chengdu Aircraft Industry Group dalam tender proyek J-XX (yang kemudian melahirkan jet tempur J-20).
Berikut fase pengembangannya :
1. Era Prototipe Awal FC-31 (2012–2016)
Prototipe pertama (No. 31001) sukses melakukan penerbangan perdana pada 31 Oktober 2012. Pada fase ini, media asing sering menyebutnya sebagai ๐‘ฑ-31.
FC-31

Karena belum diadopsi resmi oleh militer Tiongkok, proyek FC-31 awalnya ditargetkan sebagai jet tempur siluman ekonomis untuk pasar ekspor, menyasar negara-negara yang tidak memiliki akses membeli F-35 dari Amerika Serikat.
Pembaruan Desain (2016) - Prototipe versi kedua yang lebih aerodinamis diuji terbang pada Desember 2016, menampilkan perbaikan pada sektor sayap, sistem radar, dan pengurangan jejak radar (radar cross section).
2. Adopsi Angkatan Laut dan Transformasi Menjadi J-35 (2020–2021)
Angkatan Laut Tiongkok (PLAN) melihat potensi besar pada platform FC-31 untuk dijadikan jet tempur siluman berbasis kapal induk. Proyek ini pun resmi mendapatkan suntikan dana negara dan berubah kode nama menjadi J-35.
J-35 NAVAL

Pada 29 Oktober 2021, varian khusus laut (navalized variant) berhasil melakukan penerbangan perdananya. Versi ini membawa perubahan besar, seperti struktur roda pendaratan yang diperkuat untuk pendaratan ekstrem di dek kapal, kait penahan (arresting hook), serta sayap lipat agar hemat ruang di hanggar kapal induk.
3. Ekspansi Varian Darat dan Produksi Massal (2023–2025)
Setelah sukses dioptimalkan untuk Angkatan laut, militer Tiongkok memutuskan membuat varian berbasis darat untuk Angkatan Udara (PLAAF). Varian tanpa komponen maritim berat ini terbang pertama kali pada September 2023.
Pada November 2024, varian Angkatan Udara resmi diperkenalkan ke publik dengan nama J-35A di Zhuhai Airshow. Memasuki pertengahan 2025, lini perakitan SAC menunjukkan bahwa pesawat ini telah masuk tahap produksi massal. Pada September 2025, J-35 resmi melakukan debut parade militer bersanding dengan J-20.


4. Operasionalisasi Penuh dan Julukan Resmi (2025–2026)
J-35 mencatatkan sejarah baru sebagai jet tempur siluman pertama di dunia yang dioperasikan menggunakan sistem ketapel peluncur elektromagnetik (CATOBAR) di kapal induk Fujian.


Julukan "Blue Shark" (2026): Pada April 2026, Shenyang Aircraft Corporation secara resmi mengonfirmasi julukan operasional untuk varian kapal induk ini, yaitu "Blue Shark" (่“้ฒจ - Lan Sha), menandakan kesiapan penuh jet ini dalam memperkuat armada laut jauh Tiongkok.

Selasa, 12 Mei 2026

ALUTSISTA - ๐๐š๐ญ๐š๐ฅ๐ฒ๐จ๐ง ๐™๐ž๐ง๐ข ๐“๐ž๐ฆ๐ฉ๐ฎ๐ซ (๐˜๐จ๐ง๐ณ๐ข๐ฉ๐ฎ๐ซ) ๐“๐๐ˆ ๐€๐ƒ

๐๐š๐ญ๐š๐ฅ๐ฒ๐จ๐ง ๐™๐ž๐ง๐ข ๐“๐ž๐ฆ๐ฉ๐ฎ๐ซ (๐˜๐จ๐ง๐ณ๐ข๐ฉ๐ฎ๐ซ) ๐“๐๐ˆ ๐€๐ƒ memiliki berbagai Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) yang dirancang khusus untuk mendukung rekayasa teknik militer di medan tempur, seperti pembangunan jembatan, penjinakan bahan peledak, hingga pembersihan rintangan jalan.
Daftar alutsista utama yang dimiliki oleh Batalyon Zeni Tempur TNI AD :
๐Š๐ž๐ง๐๐š๐ซ๐š๐š๐ง ๐๐š๐ง ๐๐ž๐ซ๐š๐ฅ๐š๐ญ๐š๐ง ๐๐ž๐ง๐ฒ๐ž๐›๐ž๐ซ๐š๐ง๐ ๐š๐ง
M3 Amphibious Rig (Ponton): Kendaraan amfibi modern yang dapat berfungsi sebagai jembatan ponton atau kapal feri untuk menyeberangkan tank berat sekelas MBT Leopard.


Medium Girder Bridge (MGB): Sistem jembatan taktis yang dapat dirakit dengan cepat untuk mengatasi rintangan sungai atau celah di medan perang.



๐Š๐ž๐ง๐๐š๐ซ๐š๐š๐ง ๐Š๐ก๐ฎ๐ฌ๐ฎ๐ฌ ๐“๐ž๐ค๐ง๐ข๐ค (๐๐ข๐จ๐ง๐ข๐ซ)
Pionierpanzer 2Ri Dachs: Kendaraan zeni tempur berbasis sasis tank Leopard yang dilengkapi dengan backhoe dan alat pengeruk (dozer) untuk membersihkan hambatan atau membuat perlindungan.


Treva-15: Kendaraan pemulihan berat (Heavy Duty Recovery Vehicle) yang digunakan untuk menarik atau mengevakuasi alutsista lain yang rusak di medan sulit.

Excavator & Backhoe Loader: Alat berat standar zeni yang dimodifikasi untuk kebutuhan militer guna konstruksi lapangan dan pembersihan material.
๐๐ž๐ซ๐š๐ฅ๐š๐ญ๐š๐ง ๐๐ž๐ง๐ฃ๐ข๐ง๐š๐ค๐š๐ง ๐๐š๐ก๐š๐ง ๐๐ž๐ฅ๐ž๐๐š๐ค (๐‰๐ข๐ก๐š๐ง๐๐š๐ค)
Unit Mobil Jihandak: Kendaraan operasional yang membawa perlengkapan khusus untuk mendeteksi dan menjinakkan bom atau ranjau.
Robot Jihandak (EOD Robot): Perangkat kendali jarak jauh yang digunakan untuk mendekati objek mencurigakan tanpa membahayakan nyawa prajurit.

๐๐ž๐ซ๐š๐ฅ๐š๐ญ๐š๐ง ๐๐ž๐ง๐๐ฎ๐ค๐ฎ๐ง๐  ๐‹๐š๐ข๐ง๐ง๐ฒ๐š
Unit Mobil Reverse Osmosis (RO): Fasilitas pengolah air bergerak yang mampu mengubah air kotor menjadi air layak minum untuk kebutuhan pasukan di garis depan.
Truck Dapur Lapangan :
Truk Pengangkut (Tatra 8x8): Kendaraan logistik berat yang digunakan untuk mengangkut material jembatan atau peralatan zeni lainnya di berbagai medan.

Selasa, 24 Februari 2026

Alutsista TNI AL pada awal ORDE Baru

 ๐๐š๐๐š ๐š๐ฐ๐š๐ฅ ๐Ž๐‘๐ƒ๐„ ๐๐š๐ซ๐ฎ, periode akhir 1960-an hingga akhir 1970-an, ๐“๐๐ˆ ๐€๐‹ melakukan pergeseran besar dengan mempensiunkan kapal-kapal besar buatan Uni Soviet (seperti Penjelajah KRI Irian) yang sulit dirawat karena hambatan suku cadang. Fokus pengadaan beralih ke kapal-kapal Barat yang lebih efisien dan modern.

Berikut adalah alutsista utama yang dibeli untuk TNI AL pada periode tersebut:
1. ๐‘ฒ๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘ญ๐’“๐’†๐’ˆ๐’‚๐’• & ๐‘ฒ๐’๐’“๐’—๐’†๐’• (Satuan Kapal Eskorta)
๐น๐‘Ÿ๐‘’๐‘”๐‘Ž๐‘ก ๐พ๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘  ๐ถ๐‘™๐‘Ž๐‘ข๐‘‘ ๐ฝ๐‘œ๐‘›๐‘’๐‘  (๐พ๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘  ๐‘†๐‘Ž๐‘š๐‘Ž๐‘‘๐‘–๐‘˜๐‘ข๐‘›): Dibeli bekas dari Amerika Serikat pada tahun 1973-1974. Kapal-kapal ini menjadi tulang punggung baru setelah era Soviet berakhir. Contohnya: KRI Samadikun (341), KRI Martadinata (342), KRI Monginsidi (343), dan KRI Ngurah Rai (344).
KRI Martadinata 342

KRI Samadikun 341
๐น๐‘Ÿ๐‘’๐‘”๐‘Ž๐‘ก ๐พ๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘  ๐‘‡๐‘Ÿ๐‘–๐‘๐‘Ž๐‘™: Dibeli dari Inggris pada akhir 1970-an (efektif masuk awal 80-an) untuk meningkatkan kemampuan tempur laut.
Tribal Class KRI Hasanudin 333


2. ๐‘ฒ๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘บ๐’†๐’๐’‚๐’Ž

๐พ๐‘Ž๐‘๐‘Ž๐‘™ ๐‘†๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘š ๐พ๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘  ๐‘‡๐‘ฆ๐‘๐‘’ 209 (๐พ๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘  ๐ถ๐‘Ž๐‘˜๐‘Ÿ๐‘Ž): Kontrak pembelian dilakukan pada tahun 1977 dengan Jerman Barat untuk dua unit, yaitu KRI Cakra (401) dan KRI Nanggala (402). Ini adalah langkah modernisasi radikal untuk menggantikan armada kapal selam kelas Whiskey buatan Soviet yang sudah tua.
KRI Nanggala 402


3. ๐‘ฒ๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘ช๐’†๐’‘๐’‚๐’• ๐‘น๐’–๐’…๐’‚๐’ (๐‘ฒ๐‘ช๐‘น) & ๐‘ฒ๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘ท๐’‚๐’•๐’“๐’๐’๐’Š

๐พ๐ถ๐‘… ๐พ๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘  ๐‘ƒ๐‘†๐‘€๐‘€ ๐‘€๐‘˜5 (๐พ๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘  ๐‘€๐‘Ž๐‘›๐‘‘๐‘Ž๐‘ข): Dibeli dari Korea Selatan (lisensi Tacoma, AS) pada akhir 1970-an. Kapal ini dilengkapi dengan rudal Exocet MM38 buatan Prancis, yang menandai dimulainya era rudal modern di TNI AL.
KRI Mandau 621


๐พ๐‘Ž๐‘๐‘Ž๐‘™ ๐‘ƒ๐‘Ž๐‘ก๐‘Ÿ๐‘œ๐‘™๐‘– ๐พ๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘  ๐ด๐‘ก๐‘ก๐‘Ž๐‘๐‘˜: Merupakan hibah dari Australia pada tahun 1973-1974 untuk memperkuat pengawasan wilayah perairan dan pantai.
Attack Class KRI Siada 862


4. ๐‘ฒ๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘จ๐’Ž๐’‡๐’Š๐’ƒ๐’Š & ๐‘ณ๐’๐’ˆ๐’Š๐’”๐’•๐’Š๐’Œ (๐‘บ๐’‚๐’•๐’–๐’‚๐’ ๐‘ฒ๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘จ๐’Ž๐’‡๐’Š๐’ƒ๐’Š)

๐ฟ๐‘†๐‘‡ (๐ฟ๐‘Ž๐‘›๐‘‘๐‘–๐‘›๐‘” ๐‘†โ„Ž๐‘–๐‘ ๐‘‡๐‘Ž๐‘›๐‘˜) ๐พ๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘  ๐‘‡๐‘’๐‘™๐‘ข๐‘˜ ๐‘†๐‘’๐‘š๐‘Ž๐‘›๐‘”๐‘˜๐‘Ž: Indonesia mulai memesan kapal angkut tank baru dari Korea Selatan pada akhir 1970-an untuk memperkuat mobilitas Marinir dan pasukan darat.
KRI Teluk Semangka 512


5. ๐‘ท๐’†๐’”๐’‚๐’˜๐’‚๐’• ๐‘ผ๐’…๐’‚๐’“๐’‚ ๐‘จ๐’๐’ˆ๐’Œ๐’‚๐’•๐’‚๐’ ๐‘ณ๐’‚๐’–๐’• (๐‘ท๐’†๐’๐’†๐’“๐’ƒ๐’‚๐’)

๐‘ƒ๐‘’๐‘ ๐‘Ž๐‘ค๐‘Ž๐‘ก ๐‘๐‘œ๐‘š๐‘Ž๐‘‘ ๐‘22/๐‘24: Dibeli dari Australia mulai tahun 1975 untuk tugas pengintaian maritim dan patroli wilayah.
Nomad N22


๐ป๐‘’๐‘™๐‘–๐‘˜๐‘œ๐‘๐‘ก๐‘’๐‘Ÿ ๐‘Š๐‘’๐‘ ๐‘ก๐‘™๐‘Ž๐‘›๐‘‘ ๐‘Š๐‘Ž๐‘ ๐‘: Didatangkan dari Inggris untuk melengkapi fregat-fregat baru (seperti kelas Tribal) guna keperluan anti-kapal selam (AKS).
Westland Wasp Helicopter



6. ๐‘ฒ๐’†๐’๐’…๐’‚๐’“๐’‚๐’‚๐’ ๐‘ป๐’†๐’Ž๐’‘๐’–๐’“ ๐‘ด๐’‚๐’“๐’Š๐’๐’Š๐’“

AMX-10 pac 90 : Kendaraan pendarat amfibi dari Prancis yang mulai memperkuat Korps Marinir pada awal 1980-an.



AMX-10 PAC 90

Jumat, 30 Januari 2026

๐‚๐Ÿ’๐ˆ๐’๐‘ - Pengatur jalannya pertempuran

 ๐‚๐Ÿ’๐ˆ๐’๐‘ adalah singkatan dari Command, Control, Communications, Computers, Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance (Komando, Kendali, Komunikasi, Komputer, Intelijen, Pengawasan, dan Pengintaian). Ini adalah sistem terintegrasi yang berfungsi sebagai saraf pusat operasi militer modern untuk mengumpulkan data, memproses informasi, dan mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan presisi di medan tempur.

C4ISR Grumman


๐‘ฉ๐’†๐’“๐’Š๐’Œ๐’–๐’• ๐’‚๐’…๐’‚๐’๐’‚๐’‰ ๐’“๐’Š๐’๐’„๐’Š๐’‚๐’ ๐’Œ๐’๐’Ž๐’‘๐’๐’๐’†๐’ ๐‘ช4๐‘ฐ๐‘บ๐‘น:
Command & Control (C2): Komando dan Kendali, merujuk pada hierarki dan prosedur untuk mengarahkan operasi.
Communications (C): Komunikasi, sistem pertukaran data dan informasi antar unit.
Computers (C): Komputer, infrastruktur pemrosesan data, perangkat keras, dan lunak.
Intelligence (I): Intelijen, hasil analisis informasi mengenai musuh dan lingkungan.
Surveillance (S): Pengawasan, pemantauan sistematis medan perang.
Reconnaissance (R): Pengintaian, pencarian informasi spesifik di lapangan.
C4ISR Lockheed

๐‘ญ๐’–๐’๐’ˆ๐’”๐’Š ๐‘ผ๐’•๐’‚๐’Ž๐’‚ ๐‘ช4๐‘ฐ๐‘บ๐‘น:

Meningkatkan Kesadaran Situasional: Memberikan gambaran real-time tentang medan pertempuran.
Mempercepat Pengambilan Keputusan: Mengubah data mentah menjadi keputusan taktis dengan cepat.
Interoperabilitas: Memungkinkan koordinasi mulus antar unit, matra, maupun sekutu.
๐‘ซ๐’Š ๐‘ฐ๐’๐’…๐’๐’๐’†๐’”๐’Š๐’‚, ๐‘ท๐‘ป ๐‘ณ๐’†๐’ ๐‘ฐ๐’๐’…๐’–๐’”๐’•๐’“๐’Š (๐‘ท๐’†๐’“๐’”๐’†๐’“๐’) ๐’‚๐’Œ๐’•๐’Š๐’‡ ๐’Ž๐’†๐’๐’ˆ๐’†๐’Ž๐’ƒ๐’‚๐’๐’ˆ๐’Œ๐’‚๐’ ๐’•๐’†๐’Œ๐’๐’๐’๐’๐’ˆ๐’Š ๐’Š๐’๐’Š ๐’–๐’๐’•๐’–๐’Œ ๐’‚๐’๐’–๐’•๐’”๐’Š๐’”๐’•๐’‚ ๐‘ป๐‘ต๐‘ฐ.
PT. LEN INDUSTRI

Sistem ini juga semakin banyak diadopsi dalam sektor sipil seperti manajemen lalu lintas kereta api dan bandara.

Menuju kemandirian ๐ˆ๐ง๐๐ฎ๐ฌ๐ญ๐ซ๐ข ๐š๐ฅ๐ฎ๐ญ๐ฌ๐ข๐ฌ๐ญ๐š (๐€๐ฅ๐š๐ญ ๐”๐ญ๐š๐ฆ๐š ๐’๐ข๐ฌ๐ญ๐ž๐ฆ ๐’๐ž๐ง๐ฃ๐š๐ญ๐š) ๐ˆ๐ง๐๐จ๐ง๐ž๐ฌ๐ข๐š

 ๐ˆ๐ง๐๐ฎ๐ฌ๐ญ๐ซ๐ข ๐š๐ฅ๐ฎ๐ญ๐ฌ๐ข๐ฌ๐ญ๐š (๐€๐ฅ๐š๐ญ ๐”๐ญ๐š๐ฆ๐š ๐’๐ข๐ฌ๐ญ๐ž๐ฆ ๐’๐ž๐ง๐ฃ๐š๐ญ๐š) ๐๐ข ๐ˆ๐ง๐๐จ๐ง๐ž๐ฌ๐ข๐š dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tergabung dalam holding Defend ID serta didukung oleh berbagai Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) yang terintegrasi di bawah koordinasi Kementerian Pertahanan.


1. ๐‘ฉ๐’‚๐’…๐’‚๐’ ๐‘ผ๐’”๐’‚๐’‰๐’‚ ๐‘ด๐’Š๐’๐’Š๐’Œ ๐‘ต๐’†๐’ˆ๐’‚๐’“๐’‚ (๐‘ฏ๐’๐’๐’…๐’Š๐’๐’ˆ ๐‘ซ๐’†๐’‡๐’†๐’๐’… ๐‘ฐ๐‘ซ)
Holding ini dipimpin oleh PT Len Industri sebagai induk perusahaan untuk mengonsolidasikan kekuatan pertahanan nasional.
๐‘ƒ๐‘‡ ๐ฟ๐‘’๐‘› ๐ผ๐‘›๐‘‘๐‘ข๐‘ ๐‘ก๐‘Ÿ๐‘– (๐‘ƒ๐‘’๐‘Ÿ๐‘ ๐‘’๐‘Ÿ๐‘œ): Fokus pada elektronika pertahanan, sistem komunikasi, sistem komando dan kendali (C4ISR), serta sensor radar.

๐‘ƒ๐‘‡ ๐‘ƒ๐‘–๐‘›๐‘‘๐‘Ž๐‘‘ (๐‘ƒ๐‘’๐‘Ÿ๐‘ ๐‘’๐‘Ÿ๐‘œ): Spesialis platform matra darat, memproduksi senjata (seperti seri SS2), amunisi, serta kendaraan tempur seperti Tank Harimau, Anoa, dan kendaraan taktis Maung.

๐‘ƒ๐‘‡ ๐ท๐‘–๐‘Ÿ๐‘”๐‘Ž๐‘›๐‘ก๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘Ž ๐ผ๐‘›๐‘‘๐‘œ๐‘›๐‘’๐‘ ๐‘–๐‘Ž (๐‘ƒ๐‘‡๐ท๐ผ): Fokus pada matra udara, memproduksi pesawat angkut (CN-235, NC-212i), helikopter, serta terlibat dalam pengembangan jet tempur KFX/IFX bersama Korea Selatan.

๐‘ƒ๐‘‡ ๐‘ƒ๐ด๐ฟ ๐ผ๐‘›๐‘‘๐‘œ๐‘›๐‘’๐‘ ๐‘–๐‘Ž (๐‘ƒ๐‘’๐‘Ÿ๐‘ ๐‘’๐‘Ÿ๐‘œ): Mengelola matra laut, memproduksi kapal perang seperti Kapal Cepat Rudal (KCR), kapal perusak kawal rudal (PKR/Frigate), kapal LPD, dan kapal selam.

๐‘ƒ๐‘‡ ๐ท๐‘Žโ„Ž๐‘Ž๐‘›๐‘Ž (๐‘ƒ๐‘’๐‘Ÿ๐‘ ๐‘’๐‘Ÿ๐‘œ): Fokus pada bahan energi tinggi (energetic materials), memproduksi bahan peledak untuk peluru, roket, serta rudal untuk seluruh matra.

2. ๐‘ฐ๐’๐’…๐’–๐’”๐’•๐’“๐’Š ๐‘ท๐’†๐’“๐’•๐’‚๐’‰๐’‚๐’๐’‚๐’ ๐‘บ๐’˜๐’‚๐’”๐’•๐’‚ (๐‘ฉ๐‘ผ๐‘ด๐‘บ)

Terdapat lebih dari 100 perusahaan swasta yang mendukung ekosistem alutsista nasional, beberapa di antaranya yang terkemuka adalah:
๐‘ƒ๐‘‡ ๐ฟ๐‘ข๐‘›๐‘‘๐‘–๐‘› ๐ผ๐‘›๐‘‘๐‘ข๐‘ ๐‘ก๐‘Ÿ๐‘ฆ ๐ผ๐‘›๐‘ฃ๐‘’๐‘ ๐‘ก (๐‘๐‘œ๐‘Ÿ๐‘กโ„Ž ๐‘†๐‘’๐‘Ž ๐ต๐‘œ๐‘Ž๐‘ก๐‘ ): Memproduksi kapal cepat dan kapal tempur berteknologi stealth (seperti KRI Klewang).

๐‘ƒ๐‘‡ ๐‘†๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘– ๐ต๐‘Žโ„Ž๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘–: Memproduksi bom pesawat tempur dan munisi kaliber besar lainnya.

๐‘ƒ๐‘‡ ๐ผ๐‘›๐‘“๐‘œ๐‘”๐‘™๐‘œ๐‘๐‘Ž๐‘™ ๐‘‡๐‘’๐‘˜๐‘›๐‘œ๐‘™๐‘œ๐‘”๐‘– ๐‘†๐‘’๐‘š๐‘’๐‘ ๐‘ก๐‘Ž: Fokus pada avionik pesawat tempur dan sistem manajemen video militer.

๐‘ƒ๐‘‡ ๐ป๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘–๐‘“๐‘“ ๐ท๐‘Ž๐‘ฆ๐‘Ž ๐‘‡๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘”๐‘Ž๐‘™ ๐ธ๐‘›๐‘”๐‘–๐‘›๐‘’๐‘’๐‘Ÿ๐‘–๐‘›๐‘”: Pengembangan sistem komunikasi data taktis militer (BMS).
๐‘ƒ๐‘‡ ๐พ๐‘œ๐‘š๐‘œ๐‘‘๐‘œ ๐ด๐‘Ÿ๐‘š๐‘Ž๐‘š๐‘’๐‘›๐‘ก: Memproduksi senjata api dan munisi khusus.

3. ๐‘ฒ๐’๐’Ž๐’‘๐’๐’๐’†๐’ ๐‘ท๐’†๐’๐’…๐’–๐’Œ๐’–๐’๐’ˆ ๐‘บ๐’•๐’“๐’‚๐’•๐’†๐’ˆ๐’Š๐’”

Pemerintah juga melibatkan industri bahan baku untuk mendukung kemandirian material:
๐‘ƒ๐‘‡ ๐พ๐‘Ÿ๐‘Ž๐‘˜๐‘Ž๐‘ก๐‘Ž๐‘ข ๐‘†๐‘ก๐‘’๐‘’๐‘™ (๐‘ƒ๐‘’๐‘Ÿ๐‘ ๐‘’๐‘Ÿ๐‘œ) ๐‘‡๐‘๐‘˜: Penyuplai baja khusus untuk lapisan baja (armor) kendaraan tempur dan kapal perang.