Tampilkan postingan dengan label angkatan laut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label angkatan laut. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Juni 2026

๐Š๐š๐ฉ๐š๐ฅ ๐ฌ๐ž๐ฅ๐š๐ฆ ๐ค๐ž๐ฅ๐š๐ฌ ๐’๐œ๐จ๐ซ๐ฉ๐ž̀๐ง๐ž - ๐๐ซ๐จ๐ฒ๐ž๐ค ๐ˆ๐ง๐๐จ๐ง๐ž๐ฌ๐ข๐š (๐’๐œ๐จ๐ซ๐ฉ๐ž̀๐ง๐ž ๐„๐ฏ๐จ๐ฅ๐ฏ๐ž๐)

 ๐Š๐š๐ฉ๐š๐ฅ ๐ฌ๐ž๐ฅ๐š๐ฆ ๐ค๐ž๐ฅ๐š๐ฌ ๐’๐œ๐จ๐ซ๐ฉ๐ž̀๐ง๐ž adalah kelas kapal selam serang bertenaga diesel-elektrik (diesel-electric attack submarine) modern yang dikembangkan bersama oleh Naval Group Prancis (sebelumnya DCNS) dan perusahaan galangan kapal Navantia Spanyol.Kapal selam siluman ini dirancang multi-peran untuk menjalankan berbagai misi, mulai dari peperangan anti-kapal permukaan, peperangan anti-kapal selam, operasi khusus, hingga pengumpulan intelijen.


๐๐ซ๐จ๐ฒ๐ž๐ค ๐ˆ๐ง๐๐จ๐ง๐ž๐ฌ๐ข๐š (๐’๐œ๐จ๐ซ๐ฉ๐ž̀๐ง๐ž ๐„๐ฏ๐จ๐ฅ๐ฏ๐ž๐)
Indonesia melalui Kementerian Pertahanan telah resmi mengaktifkan kontrak pengadaan dua unit kapal selam varian terbaru, yaitu Scorpรจne Evolved. Melalui sistem transfer of technology (ToT), kapal selam ini ๐‘‘๐‘–๐‘๐‘Ž๐‘›๐‘”๐‘ข๐‘› ๐‘ ๐‘’๐‘๐‘’๐‘›๐‘ขโ„Ž๐‘›๐‘ฆ๐‘Ž ๐‘‘๐‘– ๐‘‘๐‘Ž๐‘™๐‘Ž๐‘š ๐‘›๐‘’๐‘”๐‘’๐‘Ÿ๐‘– ๐‘œ๐‘™๐‘’โ„Ž ๐‘ƒ๐‘‡ ๐‘ƒ๐ด๐ฟ ๐ผ๐‘›๐‘‘๐‘œ๐‘›๐‘’๐‘ ๐‘–๐‘Ž di Surabaya yang bekerja sama dengan Naval Group.
Proyek ini telah memasuki fase awal kualifikasi pemotongan baja (steel cutting) dan ditargetkan memulai konstruksi fisik penuh pada pertengahan tahun ini.
๐’๐ฉ๐ž๐ฌ๐ข๐Ÿ๐ข๐ค๐š๐ฌ๐ข ๐”๐ญ๐š๐ฆ๐š & ๐Š๐ž๐ฎ๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ฅ๐š๐ง ๐’๐œ๐จ๐ซ๐ฉ๐ž̀๐ง๐ž ๐„๐ฏ๐จ๐ฅ๐ฏ๐ž๐
Dimensi & Bobot: Memiliki panjang sekitar 71 hingga 72 meter dengan bobot berkisar antara 1.600 hingga 2.000 ton.
Teknologi Baterai: Varian Scorpรจne Evolved Indonesia menggunakan teknologi Baterai Litium-Ion (LiB) mutakhir. Teknologi ini memberikan efisiensi daya tinggi dan memungkinkan operasional bawah air hingga 80 hari.



Kemampuan Selam & Kecepatan: Mampu menyelam hingga kedalaman lebih dari 300–350 meter dengan kecepatan maksimal mencapai lebih dari 20 knot saat menyelam.
Persenjataan: Dilengkapi dengan 6 tabung peluncur yang dapat membawa hingga 18 senjata berat, termasuk kombinasi torpedo, rudal anti-kapal, dan ranjau laut.
Sistem Manajemen Tempur: Mengintegrasikan sistem taktis otomatis SUBTICS yang memadukan data komando, kontrol senjata, dan sensor akustik, sehingga kapal hanya membutuhkan sekitar 31 hingga 32 awak kapal.

๐๐ž๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ง๐š ๐†๐ฅ๐จ๐›๐š๐ฅ
Selain Indonesia yang sedang memproses pembangunannya, kapal selam kelas Scorpรจne telah sukses beroperasi dan dibangun oleh beberapa negara maritim lain:
India: Membangun 6 unit kapal selam di bawah Proyek P-75 (unit terakhir, INS Vaghsheer, diserahkan pada awal tahun 2025).
Brasil: Mengoperasikan Scorpรจne kelas Riachuelo yang berukuran lebih besar.
Malaysia: Mengoperasikan 2 unit kapal selam kelas Scorpรจne yang diterima tahun 2009 dan 2010.
Cile: Menjadi negara pertama yang memesan dan mengoperasikan kelas ini.
#kapalselam #navy #angkatanlaut #tnial

Selasa, 26 Mei 2026

๐’๐ก๐ž๐ง๐ฒ๐š๐ง๐  ๐‰-๐Ÿ‘๐Ÿ“ Dan Sejarah Pengembangaannya

๐’๐ก๐ž๐ง๐ฒ๐š๐ง๐  ๐‰-๐Ÿ‘๐Ÿ“ adalah jet tempur siluman multiperan generasi kelima buatan Tiongkok yang diproduksi oleh Shenyang Aircraft Corporation (SAC). Pesawat bermesin ganda ini dirancang untuk menjalankan misi superioritas udara, serangan permukaan, serta operasi peperangan siber modern. Kehadiran J-35 menjadikan Tiongkok sebagai negara kedua di dunia setelah Amerika Serikat yang mengoperasikan dua jenis jet tempur siluman sekaligus (bersama Chengdu J-20).




Sejarah pengembangan Shenyang J-35 bermula dari proyek mandiri bernama S๐ก๐ž๐ง๐ฒ๐š๐ง๐  ๐…๐‚-๐Ÿ‘๐Ÿ "๐†๐ฒ๐ซ๐Ÿ๐š๐ฅ๐œ๐จ๐ง" yang pertama kali mengudara pada tahun 2012. Berbeda dengan mayoritas alutsista Tiongkok yang didanai penuh oleh militer sejak awal, pesawat ini awalnya merupakan proyek investasi swasta dari Shenyang Aircraft Corporation (SAC). Langkah tersebut diambil setelah SAC kalah dari Chengdu Aircraft Industry Group dalam tender proyek J-XX (yang kemudian melahirkan jet tempur J-20).
Berikut fase pengembangannya :
1. Era Prototipe Awal FC-31 (2012–2016)
Prototipe pertama (No. 31001) sukses melakukan penerbangan perdana pada 31 Oktober 2012. Pada fase ini, media asing sering menyebutnya sebagai ๐‘ฑ-31.
FC-31

Karena belum diadopsi resmi oleh militer Tiongkok, proyek FC-31 awalnya ditargetkan sebagai jet tempur siluman ekonomis untuk pasar ekspor, menyasar negara-negara yang tidak memiliki akses membeli F-35 dari Amerika Serikat.
Pembaruan Desain (2016) - Prototipe versi kedua yang lebih aerodinamis diuji terbang pada Desember 2016, menampilkan perbaikan pada sektor sayap, sistem radar, dan pengurangan jejak radar (radar cross section).
2. Adopsi Angkatan Laut dan Transformasi Menjadi J-35 (2020–2021)
Angkatan Laut Tiongkok (PLAN) melihat potensi besar pada platform FC-31 untuk dijadikan jet tempur siluman berbasis kapal induk. Proyek ini pun resmi mendapatkan suntikan dana negara dan berubah kode nama menjadi J-35.
J-35 NAVAL

Pada 29 Oktober 2021, varian khusus laut (navalized variant) berhasil melakukan penerbangan perdananya. Versi ini membawa perubahan besar, seperti struktur roda pendaratan yang diperkuat untuk pendaratan ekstrem di dek kapal, kait penahan (arresting hook), serta sayap lipat agar hemat ruang di hanggar kapal induk.
3. Ekspansi Varian Darat dan Produksi Massal (2023–2025)
Setelah sukses dioptimalkan untuk Angkatan laut, militer Tiongkok memutuskan membuat varian berbasis darat untuk Angkatan Udara (PLAAF). Varian tanpa komponen maritim berat ini terbang pertama kali pada September 2023.
Pada November 2024, varian Angkatan Udara resmi diperkenalkan ke publik dengan nama J-35A di Zhuhai Airshow. Memasuki pertengahan 2025, lini perakitan SAC menunjukkan bahwa pesawat ini telah masuk tahap produksi massal. Pada September 2025, J-35 resmi melakukan debut parade militer bersanding dengan J-20.


4. Operasionalisasi Penuh dan Julukan Resmi (2025–2026)
J-35 mencatatkan sejarah baru sebagai jet tempur siluman pertama di dunia yang dioperasikan menggunakan sistem ketapel peluncur elektromagnetik (CATOBAR) di kapal induk Fujian.


Julukan "Blue Shark" (2026): Pada April 2026, Shenyang Aircraft Corporation secara resmi mengonfirmasi julukan operasional untuk varian kapal induk ini, yaitu "Blue Shark" (่“้ฒจ - Lan Sha), menandakan kesiapan penuh jet ini dalam memperkuat armada laut jauh Tiongkok.

Jumat, 22 Mei 2026

๐”๐’๐’ ๐‚๐š๐ซ๐ฅ ๐•๐ข๐ง๐ฌ๐จ๐ง (๐‚๐•๐-๐Ÿ•๐ŸŽ)

๐”๐’๐’ ๐‚๐š๐ซ๐ฅ ๐•๐ข๐ง๐ฌ๐จ๐ง (๐‚๐•๐-๐Ÿ•๐ŸŽ) adalah kapal induk bertenaga nuklir kelas Nimitz ketiga milik Angkatan Laut Amerika Serikat. Dinamai untuk menghormati senator Carl Vinson—dijuluki "Bapak Angkatan Laut Dua Samudra"—kapal sepanjang 333 meter ini berfungsi sebagai kota terapung yang mampu membawa hingga 5.400 personel dan puluhan pesawat tempur.




๐’๐ฉ๐ž๐ฌ๐ข๐Ÿ๐ข๐ค๐š๐ฌ๐ข ๐”๐ญ๐š๐ฆ๐š ๐”๐’๐’ ๐‚๐š๐ซ๐ฅ ๐•๐ข๐ง๐ฌ๐จ๐ง
๐‘ซ๐’Š๐’Ž๐’†๐’๐’”๐’Š: Panjang keseluruhan mencapai 332,8 meter, dengan lebar dek penerbangan 76,8 meter dan draf 11,3 meter.
๐‘ท๐’“๐’๐’‘๐’–๐’๐’”๐’Š: Ditenagai oleh dua reaktor nuklir Westinghouse A4W yang menggerakkan empat poros baling-baling. Reaktor ini memungkinkan kapal beroperasi tanpa batas jarak selama bertahun-tahun tanpa mengisi bahan bakar.
๐‘ฒ๐’†๐’„๐’†๐’‘๐’‚๐’•๐’‚๐’: Mampu melaju dengan kecepatan maksimal melebihi 30 knot (sekitar 56 km/jam).
๐‘ฒ๐’‚๐’‘๐’‚๐’”๐’Š๐’•๐’‚๐’” : Menampung sekitar 5.000 hingga 5.400 personel, termasuk awak kapal dan personel sayap udara (air wing).
Mampu membawa dan mengoperasikan hingga 90 pesawat dan helikopter, termasuk jet tempur canggih seperti F/A-18E/F Super Hornet, F-35C Lightning II, pesawat pengintai E-2D Advanced Hawkeye, dan helikopter MH-60R/S.
๐‘บ๐’Š๐’”๐’•๐’†๐’Ž ๐‘ท๐’†๐’“๐’”๐’†๐’๐’‹๐’‚๐’•๐’‚๐’‚๐’: Dilengkapi rudal darat-ke-udara RIM-116 Rolling Airframe Missile (RAM), rudal Sea Sparrow (NSSM), dan sistem pertahanan jarak dekat Phalanx CIWS untuk menghalau ancaman rudal atau pesawat musuh.



๐’๐ž๐ฃ๐š๐ซ๐š๐ก ๐’๐ข๐ง๐ ๐ค๐š๐ญ
๐‘จ๐’”๐’‚๐’-๐‘ผ๐’”๐’–๐’ ๐‘ต๐’‚๐’Ž๐’‚: Dinamai untuk menghormati Carl Vinson, tokoh yang dijuluki sebagai "Bapak Angkatan Laut Dua Samudra". Ia menjadi orang pertama dalam sejarah modern AS yang namanya disematkan pada kapal induk saat dirinya masih hidup.
๐‘ท๐’†๐’๐’–๐’๐’„๐’–๐’“๐’‚๐’ ๐’…๐’‚๐’ ๐‘ป๐’–๐’ˆ๐’‚๐’” ๐‘ท๐’†๐’“๐’•๐’‚๐’Ž๐’‚: Mulai dibangun oleh Newport News Shipbuilding pada tahun 1975, diluncurkan pada tahun 1980, dan resmi masuk kedinasan aktif Angkatan Laut AS pada tahun 1982. Pelayaran perdana (maiden deployment) dilakukan pada tahun 1983.
๐‘ด๐’๐’…๐’†๐’“๐’๐’Š๐’”๐’‚๐’”๐’Š: Antara tahun 2005 hingga 2009, kapal ini menjalani proses Refueling and Complex Overhaul (RCOH). Proses ini meliputi pengisian ulang bahan bakar nuklir serta peningkatan sistem radar dan persenjataan agar masa pakai kapal bisa mencapai 50 tahun.
๐‘ถ๐’‘๐’†๐’“๐’‚๐’”๐’Š ๐‘ท๐’†๐’๐’•๐’Š๐’๐’ˆ:Terlibat aktif dalam berbagai operasi militer besar seperti Operation Desert Strike, Operation Southern Watch, Operation Enduring Freedom, dan Operation Iraqi Freedom.
Pada tahun 2011, USS Carl Vinson menjadi lokasi pelaksanaan upacara pemakaman laut bagi pimpinan Al-Qaeda, Osama bin Laden, sebelum jasadnya dilarung ke Laut Arab.


Menjadi simbol diplomasi militer, termasuk melakukan kunjungan bersejarah ke Vietnam pada tahun 2018 (kunjungan kapal induk AS pertama sejak berakhirnya Perang Vietnam).
Dek kapal induk ini pernah digunakan sebagai lokasi syuting film ikonik penerbangan militer, "๐‘‡๐‘œ๐‘ ๐บ๐‘ข๐‘›" (1986) yang dibintangi oleh Tom Cruise.
Hingga saat ini, USS Carl Vinson tetap aktif beroperasi di bawah komando Armada Pasifik AS untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Indo-Pasifik dan global.

Kamis, 14 Mei 2026

CMS (Combat Management Systerm) Mandhala Mk2

CMS (Combat Management Systerm) Mandhala Mk2 adalah sistem manajemen pertempuran  maritim mutakhir buatan dalam negeri, PT Len Industri (Persero), yang berfungsi sebagai pusat kendali atau "otak" bagi kapal perang TNI Angkatan Laut. Sistem cerdas ini mengintegrasikan seluruh instrumen penting kapal untuk menyajikan informasi taktis secara real-time guna mempercepat pengambilan keputusan di medan operasi tempur.


Arsitektur Middleware Standar Internasional: Menggunakan teknologi middleware berbasis standar OMG-DDS (Object Management Group - Data Distribution Service). Protokol ini menjamin mekanisme komunikasi data yang kritis (mission-critical) secara real-time dan berkecepatan tinggi.

Software-Based Radar Scan Conversion: Fitur ini memberikan fleksibilitas tinggi dalam integrasi radar. Sistem mampu menghubungkan dan memproses data baik dari radar lama (legacy radar) maupun sistem radar modern.



Algoritma Radar Tracking Mutakhir: Dilengkapi dengan algoritma pelacakan target yang jauh lebih presisi dibandingkan generasi pertama. Fitur ini mengoptimalkan proses identifikasi, klasifikasi, serta penjejakan potensi ancaman secara simultan.Kompatibilitas Peta Elektronik Global: Mampu menampilkan peta navigasi elektronik taktis yang memenuhi standar hidrografi internasional IHO S-57 dan IHO S-63.



Protokol Komunikasi Multiguna: Mendukung interkoneksi perangkat kapal laut standar seperti Serial Interface (RS-232, RS-422, RS-485), NMEA, Synchro/Resolver Interface, hingga TCP/IP. Sistem ini juga adaptif terhadap protokol khusus (proprietary) dari produsen senjata global.


Kompatibilitas Multi-Platform: Memiliki desain arsitektur modular yang modular sehingga dapat diimplementasikan ke berbagai jenis dan kelas kapal perang TNI AL.

Rabu, 29 April 2026

๐๐ž๐ซ๐›๐ž๐๐š๐š๐ง ๐ฎ๐ญ๐š๐ฆ๐š ๐š๐ง๐ญ๐š๐ซ๐š ๐ƒ๐ž๐ง๐ฃ๐š๐ค๐š, ๐Š๐จ๐ฉ๐š๐ฌ๐ค๐š, ๐๐š๐ง ๐˜๐จ๐ง๐ญ๐š๐ข๐Ÿ๐ข๐› - TNI-AL

 ๐๐ž๐ซ๐›๐ž๐๐š๐š๐ง ๐ฎ๐ญ๐š๐ฆ๐š ๐š๐ง๐ญ๐š๐ซ๐š ๐ƒ๐ž๐ง๐ฃ๐š๐ค๐š, ๐Š๐จ๐ฉ๐š๐ฌ๐ค๐š, ๐๐š๐ง ๐˜๐จ๐ง๐ญ๐š๐ข๐Ÿ๐ข๐› terletak pada fokus operasional, struktur organisasi, dan cara perekrutannya. Meskipun ketiganya merupakan pasukan elit TNI Angkatan Laut, masing-masing memiliki peran spesifik dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.

1. ๐‘ซ๐’†๐’๐’‹๐’‚๐’Œ๐’‚ (๐‘ซ๐’†๐’•๐’‚๐’”๐’†๐’Ž๐’†๐’ ๐‘ฑ๐’‚๐’๐’‚๐’Ž๐’‚๐’๐’ˆ๐’Œ๐’‚๐’“๐’‚)
Denjaka adalah satuan anti-teror tertinggi di jajaran TNI AL yang bersifat gabungan dan rahasia.
๐น๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘ ๐‘– ๐‘ˆ๐‘ก๐‘Ž๐‘š๐‘Ž: Penanggulangan terorisme, sabotase, dan pembajakan di laut (aspek maritim) serta operasi klandestin.
๐พ๐‘’๐‘Ž๐‘›๐‘”๐‘”๐‘œ๐‘ก๐‘Ž๐‘Ž๐‘›: Merupakan pasukan elit dari pasukan elit. Personelnya direkrut dari prajurit terbaik Kopaska dan Yontaifib yang telah memiliki kualifikasi tinggi.
๐ผ๐‘›๐‘‘๐‘ข๐‘˜ ๐‘‚๐‘Ÿ๐‘”๐‘Ž๐‘›๐‘–๐‘ ๐‘Ž๐‘ ๐‘– : Korps Marinir (Dankormar)
๐ต๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘’๐‘ก: Berwarna ungu (sama dengan Korps Marinir).
DENJAKA

2. ๐‘ฒ๐’๐’‘๐’‚๐’”๐’Œ๐’‚ (๐‘ฒ๐’๐’Ž๐’‚๐’๐’…๐’ ๐‘ท๐’‚๐’”๐’–๐’Œ๐’‚๐’ ๐‘ฒ๐’‚๐’•๐’‚๐’Œ)
Kopaska adalah satuan spesialis peperangan laut khusus (seperti US Navy SEALs) yang dibentuk sejak 1962.
๐น๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘ ๐‘– ๐‘ˆ๐‘ก๐‘Ž๐‘š๐‘Ž: Demolisi/peledakan bawah air, sabotase pangkalan musuh, pengintaian pantai sebelum pendaratan amfibi, dan pengawalan VIP/Presiden.
๐พ๐‘’๐‘Ž๐‘›๐‘”๐‘”๐‘œ๐‘ก๐‘Ž๐‘Ž๐‘› : Anggota TNI AL (minimal 2 th dinas)
๐ผ๐‘›๐‘‘๐‘ข๐‘˜ ๐‘‚๐‘Ÿ๐‘”๐‘Ž๐‘›๐‘–๐‘ ๐‘Ž๐‘ ๐‘– : Berada langsung di bawah komando Armada (Koarmada I, II, dan III).
๐ต๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘’๐‘ก: Berwarna merah dengan lambang katak memegang trisula.
KOPASKA


3. ๐’€๐’๐’๐’•๐’‚๐’Š๐’‡๐’Š๐’ƒ (๐‘ฉ๐’‚๐’•๐’‚๐’๐’š๐’๐’ ๐‘ฐ๐’๐’•๐’‚๐’Š ๐‘จ๐’Ž๐’‡๐’Š๐’ƒ๐’Š)
Yontaifib adalah satuan khusus di bawah Korps Marinir yang berfokus pada intelijen tempur dan pengintaian pendaratan.
๐น๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘ ๐‘– ๐‘ˆ๐‘ก๐‘Ž๐‘š๐‘Ž: Pengintaian amfibi, pengintaian khusus (tri media: darat, laut, udara), dan penyusupan ke wilayah musuh sebelum pasukan induk menyerbu.
TAIFIB

๐พ๐‘’๐‘Ž๐‘›๐‘”๐‘”๐‘œ๐‘ก๐‘Ž๐‘Ž๐‘› : Anggota Korps Marinir (minimal 2 th dinas), Memiliki kemampuan "Tri Media" (andal di air, udara, dan darat) dan menjadi sumber utama rekrutmen personel Denjaka.
๐‘–๐‘›๐‘‘๐‘ข๐‘˜ ๐‘œ๐‘Ÿ๐‘”๐‘Ž๐‘›๐‘–๐‘ ๐‘Ž๐‘ ๐‘– :Korps Marinir (Pasmar)
๐ต๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘’๐‘ก: Berwarna ungu khas Marinir, namun dibedakan dengan penggunaan Brevet Tri Media.

Selasa, 28 April 2026

๐Š๐š๐ฉ๐š๐ฅ ๐’๐ž๐ฅ๐š๐ฆ ๐Ž๐ญ๐จ๐ง๐จ๐ฆ (๐Š๐’๐Ž๐“) - TNI AL

๐“๐๐ˆ ๐€๐ง๐ ๐ค๐š๐ญ๐š๐ง ๐‹๐š๐ฎ๐ญ ๐ค๐ข๐ง๐ข ๐ฆ๐ฎ๐ฅ๐š๐ข ๐ฆ๐ž๐ง๐ ๐จ๐ฉ๐ž๐ซ๐š๐ฌ๐ข๐ค๐š๐ง ๐Š๐š๐ฉ๐š๐ฅ ๐’๐ž๐ฅ๐š๐ฆ ๐Ž๐ญ๐จ๐ง๐จ๐ฆ (๐Š๐’๐Ž๐“) atau Autonomous Submarine sebagai bagian dari modernisasi pertahanan bawah laut. Indonesia tercatat sebagai negara keempat di dunia yang mampu memproduksi teknologi ini secara mandiri setelah Amerika Serikat, Rusia, dan Cina.

1. ๐‘ด๐’๐’…๐’†๐’ ๐‘ผ๐’•๐’‚๐’Ž๐’‚: ๐‘ฒ๐‘บ๐‘ถ๐‘ป-008
Prototipe ini dikembangkan sepenuhnya oleh PT PAL Indonesia dan pertama kali diperkenalkan secara luas pada peringatan HUT ke-80 TNI, 5 Oktober 2025.
Produksi: Dirancang dan dibangun 100% oleh insinyur dalam negeri sejak tahap desain hingga perangkat lunaknya.
Mulai Beroperasi: Telah menjalani serangkaian uji coba teknis, termasuk keberhasilan uji tembak torpedo di perairan Surabaya pada akhir 2025.
Target Produksi Massal: Kementerian Pertahanan menargetkan kepemilikan 30 unit KSOT pada tahun 2026 untuk memperkuat titik-titik strategis (choke points) di perairan Indonesia.




2. ๐‘ฒ๐’†๐’–๐’๐’ˆ๐’ˆ๐’–๐’๐’‚๐’ & ๐‘ป๐’†๐’Œ๐’๐’๐’๐’๐’ˆ๐’Š
KSOT dirancang sebagai "pengganda kekuatan" (force multiplier) yang dapat bekerja secara mandiri atau mendampingi kapal selam berawak.
Kecerdasan Buatan (AI): Didukung teknologi AI untuk beroperasi mandiri, mengambil keputusan di bawah laut tanpa sinyal komunikasi, dan melakukan misi pengintaian (surveillance).



Persenjataan: Dilengkapi dengan sistem peluncuran torpedo ringan Piranha (kaliber 324 mm) atau varian rudal torpedo lainnya untuk misi ofensif.
Kendali Jarak Jauh: Dapat dikendalikan dari jarak jauh hingga lebih dari 320 km melalui Pusat Komando Kapal Selam Otonom (Autonomous Submarine Command Center).




3. ๐‘บ๐’‘๐’†๐’”๐’Š๐’‡๐’Š๐’Œ๐’‚๐’”๐’Š ๐‘ป๐’†๐’Œ๐’๐’Š๐’” ๐‘ฒ๐‘บ๐‘ถ๐‘ป-008
Dimensi : Panjang 15 meter, Lebar 2,2 meter
Bobot : Sekitar 37,28 ton
Kecepatan : Maksimal 20 knot
Daya Tahan : Mampu menyelam/beroperasi hingga 72 jam
Jangkauan : Hingga 200 mil laut (sekitar 370 km)



Penggunaan KSOT ini bertujuan untuk efisiensi operasional, terutama dalam patroli laut rutin demi menghemat bahan bakar dan meminimalkan risiko terhadap personel di wilayah rawan.

Selasa, 21 April 2026

๐’๐ญ๐ซ๐ฎ๐ค๐ญ๐ฎ๐ซ ๐จ๐ซ๐ ๐š๐ง๐ข๐ฌ๐š๐ฌ๐ข ๐š๐ซ๐ฆ๐š๐๐š ๐ค๐š๐ฉ๐š๐ฅ ๐ฉ๐ž๐ซ๐š๐ง๐  ๐“๐๐ˆ ๐€๐‹

 ๐’๐ญ๐ซ๐ฎ๐ค๐ญ๐ฎ๐ซ ๐จ๐ซ๐ ๐š๐ง๐ข๐ฌ๐š๐ฌ๐ข ๐š๐ซ๐ฆ๐š๐๐š ๐ค๐š๐ฉ๐š๐ฅ ๐ฉ๐ž๐ซ๐š๐ง๐  ๐“๐๐ˆ ๐€๐‹ terpusat di bawah Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI), yang membawahi tiga komando utama operasional (Koarmada I, II, dan III). Struktur ini terbagi berdasarkan wilayah geografis untuk mengelola satuan operasional seperti gugus tempur (Guspurla) dan gugus keamanan laut (Guskamla).

KRI Brawijaya (Fregat)
Berikut adalah penjabaran struktur organisasi armada TNI AL:

๐Ÿ. ๐Š๐จ๐ฆ๐š๐ง๐๐จ ๐“๐ž๐ซ๐ญ๐ข๐ง๐ ๐ ๐ข ๐Ž๐ฉ๐ž๐ซ๐š๐ฌ๐ข๐จ๐ง๐š๐ฅ
๐‘ฒ๐’๐’‚๐’“๐’Ž๐’‚๐’…๐’‚ ๐‘น๐‘ฐ: Pusat komando yang mengoordinasikan seluruh Armada. Membawahi tiga komando utama operasional (Koarmada I, II, dan III).
๐‘ฒ๐’๐’‚๐’“๐’Ž๐’‚๐’…๐’‚ ๐‘ฐ (๐‘ป๐’‚๐’๐’‹๐’–๐’๐’ˆ ๐‘ท๐’Š๐’๐’‚๐’๐’ˆ): Bertanggung jawab atas wilayah laut bagian barat.
๐‘ฒ๐’๐’‚๐’“๐’Ž๐’‚๐’…๐’‚ ๐‘ฐ๐‘ฐ (๐‘บ๐’–๐’“๐’‚๐’ƒ๐’‚๐’š๐’‚): Bertanggung jawab atas wilayah laut bagian tengah.
๐‘ฒ๐’๐’‚๐’“๐’Ž๐’‚๐’…๐’‚ ๐‘ฐ๐‘ฐ๐‘ฐ (๐‘บ๐’๐’“๐’๐’๐’ˆ): Bertanggung jawab atas wilayah laut bagian timur.
KRI Diponegoro (Korvet)

๐Ÿ. ๐’๐š๐ญ๐ฎ๐š๐ง ๐Ž๐ฉ๐ž๐ซ๐š๐ฌ๐ข๐จ๐ง๐š๐ฅ ๐€๐ซ๐ฆ๐š๐๐š (๐†๐ฎ๐ ๐ฎ๐ฌ ๐“๐ฎ๐ ๐š๐ฌ)
Di bawah setiap Koarmada, terdapat satuan operasional yang berfokus pada fungsi tempur dan keamanan:
๐‘ฎ๐’–๐’”๐’‘๐’–๐’“๐’๐’‚ (๐‘ฎ๐’–๐’ˆ๐’–๐’” ๐‘ป๐’†๐’Ž๐’‘๐’–๐’“ ๐‘ณ๐’‚๐’–๐’•): Satuan khusus untuk operasi tempur laut, mencakup kapal-kapal kombatan seperti fregat, korvet, dan kapal cepat rudal.
KRI Singa (Kapal Cepat Torpedo)

๐‘ฎ๐’–๐’”๐’Œ๐’‚๐’Ž๐’๐’‚ (๐‘ฎ๐’–๐’ˆ๐’–๐’” ๐‘ฒ๐’†๐’‚๐’Ž๐’‚๐’๐’‚๐’ ๐‘ณ๐’‚๐’–๐’•): Satuan yang bertugas mengamankan wilayah perairan tertentu dari ancaman, patroli keamanan, dan penegakan hukum di laut.
KRI Tombak (KCR)



๐Ÿ‘. ๐’๐š๐ญ๐ฎ๐š๐ง ๐Š๐š๐ฉ๐š๐ฅ (๐’๐š๐ญ๐ค๐š๐ญ)
Kapal perang TNI AL (KRI) dikelompokkan berdasarkan jenis dan fungsinya:
๐‘บ๐’‚๐’•๐’–๐’‚๐’ ๐‘ฒ๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘ฌ๐’”๐’Œ๐’๐’“๐’•๐’‚ (๐‘บ๐’‚๐’•๐’Œ๐’๐’“): Terdiri dari kapal fregat dan korvet untuk pengawalan dan tempur.
๐‘บ๐’‚๐’•๐’–๐’‚๐’ ๐‘ฒ๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘บ๐’†๐’๐’‚๐’Ž (๐‘บ๐’‚๐’•๐’”๐’†๐’): Terdiri dari kapal selam.
KRI Cakra
๐‘บ๐’‚๐’•๐’–๐’‚๐’ ๐‘ฒ๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘ช๐’†๐’‘๐’‚๐’• (๐‘บ๐’‚๐’•๐’Œ๐’‚๐’•): Terdiri dari kapal cepat rudal dan kapal cepat torpedo.
๐‘บ๐’‚๐’•๐’–๐’‚๐’ ๐‘ฒ๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘น๐’‚๐’๐’‹๐’‚๐’– (๐‘บ๐’‚๐’•๐’“๐’‚๐’): Khusus untuk operasi penyapuan ranjau.
KRI Pulau Fani (Penyapu Ranjau)

๐‘บ๐’‚๐’•๐’–๐’‚๐’ ๐‘ฒ๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘จ๐’Ž๐’‡๐’Š๐’ƒ๐’Š (๐‘บ๐’‚๐’•๐’‡๐’Š๐’ƒ): Kapal pengangkut pasukan pendarat dan tank.
๐‘บ๐’‚๐’•๐’–๐’‚๐’ ๐‘ฒ๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘ฉ๐’‚๐’๐’•๐’– (๐‘บ๐’‚๐’•๐’ƒ๐’‚๐’): Kapal tanker, kapal tunda, dan kapal rumah sakit.
KRI Tarakan (Tanker)


๐Ÿ’. ๐Š๐จ๐ฆ๐š๐ง๐๐จ ๐‹๐ข๐ง๐ญ๐š๐ฌ ๐‹๐š๐ฎ๐ญ ๐Œ๐ข๐ฅ๐ข๐ญ๐ž๐ซ (๐Š๐จ๐ฅ๐ข๐ง๐ฅ๐š๐ฆ๐ข๐ฅ)
Selain Koarmada, terdapat Kolinlamil yang berfokus pada pergeseran pasukan, materiil, dan dukungan logistik antar pulau menggunakan kapal angkut (seperti LPD atau LST).
KRI Banda Aceh (Pendarat)
Struktur ini dirancang untuk pembinaan kekuatan (Koarmada RI) sekaligus kesiapan operasional tempur yang dinamis di seluruh perairan Indonesia.

Senin, 20 April 2026

Rencana operasional Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Indonesia

Rencana operasional ITS Giuseppe Garibaldi di Indonesia akan berfokus pada transformasi kapal tersebut menjadi pangkalan drone tempur (UCAV) dan helikopter, mengingat terbatasnya opsi pesawat jet tempur Fixed Wing yang kompatibel saat ini. Berikut adalah rincian rencana persenjataan udara untuk kapal ini: Armada Pesawat Tanpa Awak (Drone) Fokus utama TNI AL adalah menjadikan Giuseppe Garibaldi sebagai kapal induk drone (drone carrier) untuk memperkuat pengawasan di wilayah strategis seperti Laut Natuna Utara. 



Bayraktar TB3: Indonesia dilaporkan berencana menempatkan drone Bayraktar TB3 asal Turki di kapal ini. Drone ini dipilih karena memiliki sayap lipat dan dirancang khusus untuk lepas landas serta mendarat di kapal dengan landasan pendek. 


Jumlah Armada: Terdapat rencana pengadaan sekitar 60 unit drone TB3 yang sebagian akan diproduksi secara lokal melalui kerja sama dengan Baykar. Misi: Drone ini akan digunakan untuk misi pengintaian (surveillance) dan serangan presisi dengan kemampuan terbang hingga 24-50 jam. 



Helikopter Operasional Kapal ini akan membawa kombinasi helikopter untuk berbagai kebutuhan misi: 
Helikopter Anti-Kapal Selam (ASW): Misalnya AS565 MBe Panther TNI-AL, Untuk mendeteksi ancaman bawah laut. 


Helikopter Angkut & Utilitas: Digunakan untuk mobilisasi logistik dan bantuan kemanusiaan dalam misi Operasi Militer Selain Perang (OMSP). 
Kapasitas: Dek kapal mampu menampung hingga 18 helikopter dalam konfigurasi penuh. 

Pesawat Tempur (Fixed Wing)
Penggunaan jet tempur di Giuseppe Garibaldi menghadapi tantangan teknis karena kapal ini memerlukan pesawat berkemampuan STOVL (Short Take-Off and Vertical Landing). 


AV-8B Harrier II: Secara teknis, kapal ini dirancang untuk pesawat Harrier. Namun, pengadaan pesawat ini sulit karena statusnya yang mulai usang di tingkat global. 
Rafale : Meskipun Indonesia mengakuisisi Dassault Rafale, jet ini membutuhkan landasan pacu yang jauh lebih panjang atau sistem ketapel (catapult) yang tidak dimiliki Garibaldi. 
F-35B : Saat ini, belum ada rencana resmi untuk menempatkan jet tempur siluman seperti F-35B di kapal ini. ๐Ÿฅฒ 
Langkah Selanjutnya: Pemerintah Indonesia sedang mematangkan proses retrofit di dalam negeri untuk menyesuaikan dek dan sistem kontrol kapal agar optimal mengoperasikan drone TB3 sebelum kedatangannya di akhir 2026. 

sumber : Tempo.co Indo Pacific Strategic Intelligence #tnial #navy #carrier #kapalinduk #angkatanlaut

Selasa, 24 Februari 2026

Alutsista TNI AL pada awal ORDE Baru

 ๐๐š๐๐š ๐š๐ฐ๐š๐ฅ ๐Ž๐‘๐ƒ๐„ ๐๐š๐ซ๐ฎ, periode akhir 1960-an hingga akhir 1970-an, ๐“๐๐ˆ ๐€๐‹ melakukan pergeseran besar dengan mempensiunkan kapal-kapal besar buatan Uni Soviet (seperti Penjelajah KRI Irian) yang sulit dirawat karena hambatan suku cadang. Fokus pengadaan beralih ke kapal-kapal Barat yang lebih efisien dan modern.

Berikut adalah alutsista utama yang dibeli untuk TNI AL pada periode tersebut:
1. ๐‘ฒ๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘ญ๐’“๐’†๐’ˆ๐’‚๐’• & ๐‘ฒ๐’๐’“๐’—๐’†๐’• (Satuan Kapal Eskorta)
๐น๐‘Ÿ๐‘’๐‘”๐‘Ž๐‘ก ๐พ๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘  ๐ถ๐‘™๐‘Ž๐‘ข๐‘‘ ๐ฝ๐‘œ๐‘›๐‘’๐‘  (๐พ๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘  ๐‘†๐‘Ž๐‘š๐‘Ž๐‘‘๐‘–๐‘˜๐‘ข๐‘›): Dibeli bekas dari Amerika Serikat pada tahun 1973-1974. Kapal-kapal ini menjadi tulang punggung baru setelah era Soviet berakhir. Contohnya: KRI Samadikun (341), KRI Martadinata (342), KRI Monginsidi (343), dan KRI Ngurah Rai (344).
KRI Martadinata 342

KRI Samadikun 341
๐น๐‘Ÿ๐‘’๐‘”๐‘Ž๐‘ก ๐พ๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘  ๐‘‡๐‘Ÿ๐‘–๐‘๐‘Ž๐‘™: Dibeli dari Inggris pada akhir 1970-an (efektif masuk awal 80-an) untuk meningkatkan kemampuan tempur laut.
Tribal Class KRI Hasanudin 333


2. ๐‘ฒ๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘บ๐’†๐’๐’‚๐’Ž

๐พ๐‘Ž๐‘๐‘Ž๐‘™ ๐‘†๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘š ๐พ๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘  ๐‘‡๐‘ฆ๐‘๐‘’ 209 (๐พ๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘  ๐ถ๐‘Ž๐‘˜๐‘Ÿ๐‘Ž): Kontrak pembelian dilakukan pada tahun 1977 dengan Jerman Barat untuk dua unit, yaitu KRI Cakra (401) dan KRI Nanggala (402). Ini adalah langkah modernisasi radikal untuk menggantikan armada kapal selam kelas Whiskey buatan Soviet yang sudah tua.
KRI Nanggala 402


3. ๐‘ฒ๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘ช๐’†๐’‘๐’‚๐’• ๐‘น๐’–๐’…๐’‚๐’ (๐‘ฒ๐‘ช๐‘น) & ๐‘ฒ๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘ท๐’‚๐’•๐’“๐’๐’๐’Š

๐พ๐ถ๐‘… ๐พ๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘  ๐‘ƒ๐‘†๐‘€๐‘€ ๐‘€๐‘˜5 (๐พ๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘  ๐‘€๐‘Ž๐‘›๐‘‘๐‘Ž๐‘ข): Dibeli dari Korea Selatan (lisensi Tacoma, AS) pada akhir 1970-an. Kapal ini dilengkapi dengan rudal Exocet MM38 buatan Prancis, yang menandai dimulainya era rudal modern di TNI AL.
KRI Mandau 621


๐พ๐‘Ž๐‘๐‘Ž๐‘™ ๐‘ƒ๐‘Ž๐‘ก๐‘Ÿ๐‘œ๐‘™๐‘– ๐พ๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘  ๐ด๐‘ก๐‘ก๐‘Ž๐‘๐‘˜: Merupakan hibah dari Australia pada tahun 1973-1974 untuk memperkuat pengawasan wilayah perairan dan pantai.
Attack Class KRI Siada 862


4. ๐‘ฒ๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘จ๐’Ž๐’‡๐’Š๐’ƒ๐’Š & ๐‘ณ๐’๐’ˆ๐’Š๐’”๐’•๐’Š๐’Œ (๐‘บ๐’‚๐’•๐’–๐’‚๐’ ๐‘ฒ๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘จ๐’Ž๐’‡๐’Š๐’ƒ๐’Š)

๐ฟ๐‘†๐‘‡ (๐ฟ๐‘Ž๐‘›๐‘‘๐‘–๐‘›๐‘” ๐‘†โ„Ž๐‘–๐‘ ๐‘‡๐‘Ž๐‘›๐‘˜) ๐พ๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘  ๐‘‡๐‘’๐‘™๐‘ข๐‘˜ ๐‘†๐‘’๐‘š๐‘Ž๐‘›๐‘”๐‘˜๐‘Ž: Indonesia mulai memesan kapal angkut tank baru dari Korea Selatan pada akhir 1970-an untuk memperkuat mobilitas Marinir dan pasukan darat.
KRI Teluk Semangka 512


5. ๐‘ท๐’†๐’”๐’‚๐’˜๐’‚๐’• ๐‘ผ๐’…๐’‚๐’“๐’‚ ๐‘จ๐’๐’ˆ๐’Œ๐’‚๐’•๐’‚๐’ ๐‘ณ๐’‚๐’–๐’• (๐‘ท๐’†๐’๐’†๐’“๐’ƒ๐’‚๐’)

๐‘ƒ๐‘’๐‘ ๐‘Ž๐‘ค๐‘Ž๐‘ก ๐‘๐‘œ๐‘š๐‘Ž๐‘‘ ๐‘22/๐‘24: Dibeli dari Australia mulai tahun 1975 untuk tugas pengintaian maritim dan patroli wilayah.
Nomad N22


๐ป๐‘’๐‘™๐‘–๐‘˜๐‘œ๐‘๐‘ก๐‘’๐‘Ÿ ๐‘Š๐‘’๐‘ ๐‘ก๐‘™๐‘Ž๐‘›๐‘‘ ๐‘Š๐‘Ž๐‘ ๐‘: Didatangkan dari Inggris untuk melengkapi fregat-fregat baru (seperti kelas Tribal) guna keperluan anti-kapal selam (AKS).
Westland Wasp Helicopter



6. ๐‘ฒ๐’†๐’๐’…๐’‚๐’“๐’‚๐’‚๐’ ๐‘ป๐’†๐’Ž๐’‘๐’–๐’“ ๐‘ด๐’‚๐’“๐’Š๐’๐’Š๐’“

AMX-10 pac 90 : Kendaraan pendarat amfibi dari Prancis yang mulai memperkuat Korps Marinir pada awal 1980-an.



AMX-10 PAC 90

Rabu, 18 Februari 2026

๐“๐ž๐ง๐ ๐ ๐ž๐ฅ๐š๐ฆ๐ง๐ฒ๐š ๐‡๐Œ๐’ ๐’๐ก๐ž๐Ÿ๐Ÿ๐ข๐ž๐ฅ๐ (๐ƒ๐Ÿ–๐ŸŽ)

 ๐“๐ž๐ง๐ ๐ ๐ž๐ฅ๐š๐ฆ๐ง๐ฒ๐š ๐‡๐Œ๐’ ๐’๐ก๐ž๐Ÿ๐Ÿ๐ข๐ž๐ฅ๐ (๐ƒ๐Ÿ–๐ŸŽ) pada 4 Mei 1982 adalah salah satu momen paling mengejutkan dalam ๐‘ท๐’†๐’“๐’‚๐’๐’ˆ ๐‘ด๐’‚๐’๐’—๐’Š๐’๐’‚๐’”, karena menandai pertama kalinya sebuah kapal perang Inggris tenggelam akibat serangan musuh sejak Perang Dunia II.


Pada pagi hari 4 Mei, dua jet tempur Super ร‰tendard milik Argentina mendeteksi gugus tugas Inggris. Mereka terbang rendah untuk menghindari radar dan melepaskan dua rudal anti-kapal AM39 Exocet dari jarak sekitar 20 mil.


Salah satu rudal menghantam bagian tengah HMS Sheffield tepat di atas garis air. Ledakan rudal (atau sisa bahan bakarnya) menciptakan lubang besar dan memicu kebakaran hebat yang dengan cepat menyebar ke seluruh dek.

Pukulan tersebut merusak saluran utama air, membuat kru tidak bisa memadamkan api secara efektif. Asap hitam yang pekat menyelimuti kapal, memaksa kapten James "Sam" Salt memberikan perintah untuk meninggalkan kapal setelah empat jam berjuang melawan api.
Sebanyak 20 awak kapal tewas dalam serangan awal tersebut, sebagian besar berada di area dapur dan ruang komputer, sementara 26 lainnya mengalami luka-luka.
Rudal Exocet pada pesawat Super ร‰tendard


Saat sedang menunggu dievakuasi oleh kapal HMS Arrow, para awak kapal yang selamat secara legendaris menyanyikan lagu "Always Look on the Bright Side of Life" dari film Monty Python untuk menjaga moral mereka.

Meskipun sempat bertahan selama beberapa hari, HMS Sheffield akhirnya tenggelam pada 10 Mei 1982 di tengah badai saat sedang ditarik oleh kapal HMS Yarmouth menuju Georgia Selatan.


Kehilangan ini memaksa Inggris untuk mengubah taktik pertahanan udaranya dan menyadari ancaman serius dari rudal Exocet buatan Prancis yang dimiliki Argentina.

Rudal ini juga telah menenggelamkan kapal Logistik Inggris Atlantic Conveyor 25 Mei 1982 pada perang malvinas.

Senin, 16 Februari 2026

๐“๐ž๐ง๐ ๐ ๐ž๐ฅ๐š๐ฆ๐ง๐ฒ๐š ๐‡๐Œ๐’ ๐‚๐จ๐ฏ๐ž๐ง๐ญ๐ซ๐ฒ (๐ƒ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ–) dalam Perang Malvinas

๐“๐ž๐ง๐ ๐ ๐ž๐ฅ๐š๐ฆ๐ง๐ฒ๐š ๐‡๐Œ๐’ ๐‚๐จ๐ฏ๐ž๐ง๐ญ๐ซ๐ฒ (๐ƒ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ–) pada 25 Mei 1982 merupakan salah satu peristiwa paling dramatis dalam Perang Malvinas. Kapal Destroyer/perusak tipe 42 ini karam hanya dalam waktu sekitar 20 menit setelah diserang oleh pesawat tempur A-4 Skyhawk Argentina.



๐ต๐‘’๐‘Ÿ๐‘–๐‘˜๐‘ข๐‘ก ๐‘Ž๐‘‘๐‘Ž๐‘™๐‘Žโ„Ž ๐‘˜๐‘Ÿ๐‘œ๐‘›๐‘œ๐‘™๐‘œ๐‘”๐‘– ๐‘‘๐‘Ž๐‘› ๐‘‘๐‘’๐‘ก๐‘Ž๐‘–๐‘™ ๐‘˜๐‘’๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘–๐‘Ž๐‘›๐‘›๐‘ฆ๐‘Ž:

HMS Coventry ditempatkan di utara Falkland Sound bersama fregat HMS Broadsword untuk bertindak sebagai deteksi dini dan umpan guna menarik pesawat Argentina menjauh dari armada utama di Teluk San Carlos.
Pada sore hari tanggal 25 Mei—hari nasional Argentina—dua gelombang pesawat jet A-4 Skyhawk menyerang dari arah daratan.

A-4 Skyhawk Argentina


Karena terbang sangat rendah di atas tanah, radar kapal kesulitan mengunci target dengan rudal Sea Dart-nya.

ilustrasi


Pada gelombang pertama, A-4 Argentina berhasil menjatuhkan B0m, tetapi luput dari sasaran.

Saat gelombang kedua menyerang, HMS Broadsword sebenarnya sempat mengunci target dengan sistem Sea Wolf, namun HMS Coventry yang bermanuver tiba-tiba berada langsung di jalur tembak, sehingga sistem Broadsword kehilangan kunci target.



Tiga b0m seberat 1.000 pon menghantam sisi kiri (port side) kapal. Dua b0m meledak, menghancurkan ruang operasi dan ruang mesin depan, yang menyebabkan banjir besar yang tidak terkendali.

Akibat kerusakan fatal tersebut, kapal segera miring dan terbalik. Sebanyak 19 awak kapal t3was (beberapa sumber menyebut 20-21) dan 30 lainnya luka-luka.



Sekitar 280 awak berhasil diselamatkan oleh HMS Broadsword dan helikopter di tengah kondisi air Atlantik Selatan yang membeku.



Kehilangan HMS Coventry terjadi pada hari yang sama dengan hancurnya kapal angkut Atlantic Conveyor, yang dikenal sebagai "๐‘ฉ๐’๐’‚๐’„๐’Œ ๐‘ป๐’–๐’†๐’”๐’…๐’‚๐’š" bagi Angkatan Laut Kerajaan Inggris.