Tampilkan postingan dengan label bom. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bom. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Mei 2026

๐๐Ÿ๐Ÿ“๐ŸŽ๐’๐“ - Bom pintar Buatan dalam negeri

 Indonesia telah berhasil mengembangkan ๐›๐จ๐ฆ ๐ฉ๐ข๐ง๐ญ๐š๐ซ (๐ฌ๐ฆ๐š๐ซ๐ญ ๐›๐จ๐ฆ๐›) ๐›๐ฎ๐š๐ญ๐š๐ง ๐๐š๐ฅ๐š๐ฆ ๐ง๐ž๐ ๐ž๐ซ๐ข, terutama ๐ญ๐ข๐ฉ๐ž ๐๐Ÿ๐Ÿ“๐ŸŽ๐’๐“, hasil kolaborasi PT Sari Bahari dengan mitra Uni Emirat Arab (UEA) yang diperkenalkan pada Indo Defense 2025. Bom ini dilengkapi guidance kit (navigasi GNSS/INS) untuk presisi tinggi dan disiapkan untuk memperkuat TNI AU.



๐‘บ๐’‘๐’†๐’”๐’Š๐’‡๐’Š๐’Œ๐’‚๐’”๐’Š ๐‘ผ๐’•๐’‚๐’Ž๐’‚ ๐‘ฉ250๐‘บ๐‘ป
Berat Total: Berada di kisaran 330 hingga 350 kg.
Dimensi Fisik: Panjang bodi mencapai 2.490 mm.
Lebar Sayap: Bentang sayap otomatis saat terbuka mencapai 2.995 mm.
Hulu Ledak: Mengintegrasikan bom konvensional lokal jenis BNT-250.
Akurasi Serangan: Nilai Circular Error Probable (CEP) sangat presisi, hanya sebesar 3 meter.



๐‘ฒ๐’†๐’–๐’๐’ˆ๐’ˆ๐’–๐’๐’‚๐’ ๐’…๐’‚๐’ ๐‘ญ๐’Š๐’•๐’–๐’“ ๐‘ช๐’‚๐’๐’ˆ๐’ˆ๐’Š๐’‰
Navigasi Ganda: Mengandalkan integrasi sistem navigasi canggih Inertial Navigation System (INS) dan Global Navigation Satellite System (GNSS).
Jangkauan Jauh: Mampu meluncur tanpa daya dorong sejauh 50 km hingga maksimal 70 km, tergantung ketinggian pelepasan pesawat penyerang.
Sistem Sayap Lipat: Memiliki sayap unfolding otomatis setelah dilepas untuk memperluas jangkauan luncur (glide range).
Kompatibilitas Ganda: Memiliki desain cantolan (suspension lock) universal yang kompatibel untuk standar NATO (seperti armada F-16 atau F-15) maupun Rusia (seperti jet tempur Sukhoi).
Daya Tahan Ekstrem: Dapat beroperasi normal pada suhu ekstrem mulai dari -30°C hingga +60°C.

๐‘บ๐’•๐’‚๐’•๐’–๐’” ๐‘ท๐’†๐’๐’ˆ๐’†๐’Ž๐’ƒ๐’‚๐’๐’ˆ๐’‚๐’ ๐’…๐’‚๐’ ๐‘ป๐’‚๐’“๐’ˆ๐’†๐’•
Proyek ini mengincar tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) di atas 60%. Saat ini, B250ST sedang dalam proses persiapan untuk menjalani uji coba serta sertifikasi kelaikan bersama TNI Angkatan Udara dan Kementerian Pertahanan RI, dengan target produksi penuh secara lokal di Indonesia pada tahun 2030.



Jumat, 30 Januari 2026

Menuju kemandirian ๐ˆ๐ง๐๐ฎ๐ฌ๐ญ๐ซ๐ข ๐š๐ฅ๐ฎ๐ญ๐ฌ๐ข๐ฌ๐ญ๐š (๐€๐ฅ๐š๐ญ ๐”๐ญ๐š๐ฆ๐š ๐’๐ข๐ฌ๐ญ๐ž๐ฆ ๐’๐ž๐ง๐ฃ๐š๐ญ๐š) ๐ˆ๐ง๐๐จ๐ง๐ž๐ฌ๐ข๐š

 ๐ˆ๐ง๐๐ฎ๐ฌ๐ญ๐ซ๐ข ๐š๐ฅ๐ฎ๐ญ๐ฌ๐ข๐ฌ๐ญ๐š (๐€๐ฅ๐š๐ญ ๐”๐ญ๐š๐ฆ๐š ๐’๐ข๐ฌ๐ญ๐ž๐ฆ ๐’๐ž๐ง๐ฃ๐š๐ญ๐š) ๐๐ข ๐ˆ๐ง๐๐จ๐ง๐ž๐ฌ๐ข๐š dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tergabung dalam holding Defend ID serta didukung oleh berbagai Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) yang terintegrasi di bawah koordinasi Kementerian Pertahanan.


1. ๐‘ฉ๐’‚๐’…๐’‚๐’ ๐‘ผ๐’”๐’‚๐’‰๐’‚ ๐‘ด๐’Š๐’๐’Š๐’Œ ๐‘ต๐’†๐’ˆ๐’‚๐’“๐’‚ (๐‘ฏ๐’๐’๐’…๐’Š๐’๐’ˆ ๐‘ซ๐’†๐’‡๐’†๐’๐’… ๐‘ฐ๐‘ซ)
Holding ini dipimpin oleh PT Len Industri sebagai induk perusahaan untuk mengonsolidasikan kekuatan pertahanan nasional.
๐‘ƒ๐‘‡ ๐ฟ๐‘’๐‘› ๐ผ๐‘›๐‘‘๐‘ข๐‘ ๐‘ก๐‘Ÿ๐‘– (๐‘ƒ๐‘’๐‘Ÿ๐‘ ๐‘’๐‘Ÿ๐‘œ): Fokus pada elektronika pertahanan, sistem komunikasi, sistem komando dan kendali (C4ISR), serta sensor radar.

๐‘ƒ๐‘‡ ๐‘ƒ๐‘–๐‘›๐‘‘๐‘Ž๐‘‘ (๐‘ƒ๐‘’๐‘Ÿ๐‘ ๐‘’๐‘Ÿ๐‘œ): Spesialis platform matra darat, memproduksi senjata (seperti seri SS2), amunisi, serta kendaraan tempur seperti Tank Harimau, Anoa, dan kendaraan taktis Maung.

๐‘ƒ๐‘‡ ๐ท๐‘–๐‘Ÿ๐‘”๐‘Ž๐‘›๐‘ก๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘Ž ๐ผ๐‘›๐‘‘๐‘œ๐‘›๐‘’๐‘ ๐‘–๐‘Ž (๐‘ƒ๐‘‡๐ท๐ผ): Fokus pada matra udara, memproduksi pesawat angkut (CN-235, NC-212i), helikopter, serta terlibat dalam pengembangan jet tempur KFX/IFX bersama Korea Selatan.

๐‘ƒ๐‘‡ ๐‘ƒ๐ด๐ฟ ๐ผ๐‘›๐‘‘๐‘œ๐‘›๐‘’๐‘ ๐‘–๐‘Ž (๐‘ƒ๐‘’๐‘Ÿ๐‘ ๐‘’๐‘Ÿ๐‘œ): Mengelola matra laut, memproduksi kapal perang seperti Kapal Cepat Rudal (KCR), kapal perusak kawal rudal (PKR/Frigate), kapal LPD, dan kapal selam.

๐‘ƒ๐‘‡ ๐ท๐‘Žโ„Ž๐‘Ž๐‘›๐‘Ž (๐‘ƒ๐‘’๐‘Ÿ๐‘ ๐‘’๐‘Ÿ๐‘œ): Fokus pada bahan energi tinggi (energetic materials), memproduksi bahan peledak untuk peluru, roket, serta rudal untuk seluruh matra.

2. ๐‘ฐ๐’๐’…๐’–๐’”๐’•๐’“๐’Š ๐‘ท๐’†๐’“๐’•๐’‚๐’‰๐’‚๐’๐’‚๐’ ๐‘บ๐’˜๐’‚๐’”๐’•๐’‚ (๐‘ฉ๐‘ผ๐‘ด๐‘บ)

Terdapat lebih dari 100 perusahaan swasta yang mendukung ekosistem alutsista nasional, beberapa di antaranya yang terkemuka adalah:
๐‘ƒ๐‘‡ ๐ฟ๐‘ข๐‘›๐‘‘๐‘–๐‘› ๐ผ๐‘›๐‘‘๐‘ข๐‘ ๐‘ก๐‘Ÿ๐‘ฆ ๐ผ๐‘›๐‘ฃ๐‘’๐‘ ๐‘ก (๐‘๐‘œ๐‘Ÿ๐‘กโ„Ž ๐‘†๐‘’๐‘Ž ๐ต๐‘œ๐‘Ž๐‘ก๐‘ ): Memproduksi kapal cepat dan kapal tempur berteknologi stealth (seperti KRI Klewang).

๐‘ƒ๐‘‡ ๐‘†๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘– ๐ต๐‘Žโ„Ž๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘–: Memproduksi bom pesawat tempur dan munisi kaliber besar lainnya.

๐‘ƒ๐‘‡ ๐ผ๐‘›๐‘“๐‘œ๐‘”๐‘™๐‘œ๐‘๐‘Ž๐‘™ ๐‘‡๐‘’๐‘˜๐‘›๐‘œ๐‘™๐‘œ๐‘”๐‘– ๐‘†๐‘’๐‘š๐‘’๐‘ ๐‘ก๐‘Ž: Fokus pada avionik pesawat tempur dan sistem manajemen video militer.

๐‘ƒ๐‘‡ ๐ป๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘–๐‘“๐‘“ ๐ท๐‘Ž๐‘ฆ๐‘Ž ๐‘‡๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘”๐‘Ž๐‘™ ๐ธ๐‘›๐‘”๐‘–๐‘›๐‘’๐‘’๐‘Ÿ๐‘–๐‘›๐‘”: Pengembangan sistem komunikasi data taktis militer (BMS).
๐‘ƒ๐‘‡ ๐พ๐‘œ๐‘š๐‘œ๐‘‘๐‘œ ๐ด๐‘Ÿ๐‘š๐‘Ž๐‘š๐‘’๐‘›๐‘ก: Memproduksi senjata api dan munisi khusus.

3. ๐‘ฒ๐’๐’Ž๐’‘๐’๐’๐’†๐’ ๐‘ท๐’†๐’๐’…๐’–๐’Œ๐’–๐’๐’ˆ ๐‘บ๐’•๐’“๐’‚๐’•๐’†๐’ˆ๐’Š๐’”

Pemerintah juga melibatkan industri bahan baku untuk mendukung kemandirian material:
๐‘ƒ๐‘‡ ๐พ๐‘Ÿ๐‘Ž๐‘˜๐‘Ž๐‘ก๐‘Ž๐‘ข ๐‘†๐‘ก๐‘’๐‘’๐‘™ (๐‘ƒ๐‘’๐‘Ÿ๐‘ ๐‘’๐‘Ÿ๐‘œ) ๐‘‡๐‘๐‘˜: Penyuplai baja khusus untuk lapisan baja (armor) kendaraan tempur dan kapal perang.

Kamis, 11 Desember 2025

๐‘ฉ๐’๐’Ž ๐’„๐’–๐’“๐’‚๐’‰, ๐’‚๐’•๐’‚๐’– ๐’ƒ๐’๐’Ž ๐’Œ๐’๐’‚๐’”๐’•๐’†๐’“ (bahasa Inggris: cluster munition),

 ๐‘ฉ๐’๐’Ž ๐’„๐’–๐’“๐’‚๐’‰, ๐’‚๐’•๐’‚๐’– ๐’ƒ๐’๐’Ž ๐’Œ๐’๐’‚๐’”๐’•๐’†๐’“ (bahasa Inggris: cluster munition), adalah senjata yang dijatuhkan dari udara atau ditembakkan dari darat, yang melepaskan atau mengeluarkan sejumlah besar submunisi (amunisi kecil) peledak, masing-masing dirancang untuk meledak sendiri setelah mencapai target.


๐Š๐š๐ซ๐š๐ค๐ญ๐ž๐ซ๐ข๐ฌ๐ญ๐ข๐ค ๐ฎ๐ญ๐š๐ฆ๐š ๐›๐จ๐ฆ ๐ค๐ฅ๐š๐ฌ๐ญ๐ž๐ซ ๐š๐๐š๐ฅ๐š๐ก:
๐‘ƒ๐‘’๐‘›๐‘ฆ๐‘’๐‘๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘Ž๐‘› ๐ฟ๐‘ข๐‘Ž๐‘ : Bom ini dirancang untuk menyebarkan submunisi di area yang luas, menjadikannya efektif terhadap target area yang tersebar seperti kolom kendaraan militer atau landasan udara.


๐‘…๐‘–๐‘ ๐‘–๐‘˜๐‘œ ๐‘๐‘Ž๐‘”๐‘– ๐‘Š๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘”๐‘Ž ๐‘†๐‘–๐‘๐‘–๐‘™: Banyak submunisi gagal meledak saat benturan pertama. Submunisi yang tidak meledak ini berfungsi sebagai ranjau darat yang efektif, menimbulkan bahaya serius dan mematikan bagi warga sipil—terutama anak-anak—selama bertahun-tahun setelah konflik berakhir.
๐พ๐‘œ๐‘›๐‘ก๐‘Ÿ๐‘œ๐‘ฃ๐‘’๐‘Ÿ๐‘ ๐‘– ๐ผ๐‘›๐‘ก๐‘’๐‘Ÿ๐‘›๐‘Ž๐‘ ๐‘–๐‘œ๐‘›๐‘Ž๐‘™: Karena risiko jangka panjang terhadap warga sipil, bom klaster sangat kontroversial. Penggunaannya telah dilarang oleh banyak negara di bawah Konvensi tentang Amunisi Klaster (CCM), sebuah perjanjian internasional yang melarang penggunaan, produksi, penimbunan, dan transfer senjata semacam itu. Namun, beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, Rusia, dan Tiongkok, belum meratifikasi perjanjian ini.

๐๐ข๐ก๐š๐ค-๐ฉ๐ข๐ก๐š๐ค ๐ฒ๐š๐ง๐  ๐๐ข๐ค๐ž๐ญ๐š๐ก๐ฎ๐ข ๐ฉ๐ž๐ซ๐ง๐š๐ก ๐ฆ๐ž๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ง๐š๐ค๐š๐ง ๐›๐จ๐ฆ ๐ค๐ฅ๐š๐ฌ๐ญ๐ž๐ซ ๐ฆ๐ž๐ฅ๐ข๐ฉ๐ฎ๐ญ๐ข:
๐ฝ๐‘’๐‘Ÿ๐‘š๐‘Ž๐‘›: Pihak pertama yang menggunakan bom klaster secara operasional selama Perang Dunia II dengan jenis bom SD-2.
SD-2 bom

๐ด๐‘š๐‘’๐‘Ÿ๐‘–๐‘˜๐‘Ž ๐‘†๐‘’๐‘Ÿ๐‘–๐‘˜๐‘Ž๐‘ก:Menggunakan bom ini dalam Perang Dunia II, Perang Vietnam di Kamboja, Perang Irak tahun 2003, dan memasoknya ke Ukraina dalam konflik terkini.
๐‘…๐‘ข๐‘ ๐‘–๐‘Ž/๐‘ˆ๐‘›๐‘– ๐‘†๐‘œ๐‘ฃ๐‘–๐‘’๐‘ก: Menggunakannya dalam berbagai konflik, termasuk di Afghanistan, Chechnya, Georgia (2008), Suriah, dan secara luas dalam invasi ke Ukraina saat ini.
๐ผ๐‘ ๐‘Ÿ๐‘Ž๐‘’๐‘™: Menggunakan bom klaster dalam Perang Yom Kippur (1973), invasi Lebanon tahun 1978, dan kembali menggunakannya dalam perang Lebanon tahun 2006 melawan Hizbullah.
๐ผ๐‘›๐‘”๐‘”๐‘Ÿ๐‘–๐‘ : Menggunakan amunisi ini bersama AS selama invasi Irak tahun 2003.
๐‘Œ๐‘ข๐‘”๐‘œ๐‘ ๐‘™๐‘Ž๐‘ฃ๐‘–๐‘Ž (๐‘ ๐‘’๐‘๐‘’๐‘™๐‘ข๐‘š๐‘›๐‘ฆ๐‘Ž): Menggunakannya selama Perang Bosnia tahun 1992-1995.
๐‘‡โ„Ž๐‘Ž๐‘–๐‘™๐‘Ž๐‘›๐‘‘: Mengakui penggunaan bom curah saat konflik perbatasan dengan Kamboja pada tahun 2011.
Suriah: Terbukti menggunakan bom klaster dalam konflik bersenjata internal.
Pesawat Tornado Jerman menjatuhkan Bom klaster

๐‘ˆ๐‘˜๐‘Ÿ๐‘Ž๐‘–๐‘›๐‘Ž: Juga menggunakan bom klaster dalam konflik yang sedang berlangsung dengan Rusia.
Penggunaan bom klaster dalam konflik terkini, terutama oleh Rusia dan Ukraina, menuai kecaman keras dari organisasi hak asasi manusia karena risiko besar terhadap warga sipil, mengingat banyak submunisi yang gagal meledak dan menjadi ranjau darat setelah konflik usai.

๐๐ž๐ซ๐š๐ง๐  ๐€๐ซ๐š๐›-๐ˆ๐ฌ๐ซae๐ฅ ๐๐ž๐ซ๐ญ๐š๐ฆ๐š - 15 Mei 1948

  Hari ini, 78 tahun lalu. Awal ๐๐ž๐ซ๐š๐ง๐  ๐€๐ซ๐š๐›-๐ˆ๐ฌ๐ซ43๐ฅ ๐๐ž๐ซ๐ญ๐š๐ฆ๐š meletus secara resmi pada tanggal ๐Ÿ๐Ÿ“ ๐Œ๐ž๐ข ๐Ÿ๐Ÿ—๐Ÿ’๐Ÿ–, tepa...