Tampilkan postingan dengan label special forces. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label special forces. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Mei 2026

𝐒𝐚𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐁𝐫𝐚𝐯𝐨 𝟗𝟎

 𝐒𝐚𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐁𝐫𝐚𝐯𝐨 𝟗𝟎 (disingkat Satbravo-90) adalah satuan pelaksana operasi khusus elite milik TNI Angkatan Udara (AU) yang berada di bawah Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat). Satuan ini memiliki spesialisasi dalam penanggulangan teror bajak udara, intelijen strategis, serta pelumpuhan instalasi dan alutsista musuh.



𝗣𝗿𝗼𝗳𝗶𝗹 𝗨𝘁𝗮𝗺𝗮 𝗦𝗮𝘁𝘂𝗮𝗻 𝗕𝗿𝗮𝘃𝗼 𝟵𝟬
𝑻𝒖𝒈𝒂𝒔 𝑷𝒐𝒌𝒐𝒌: Melaksanakan operasi intelijen, aksi khusus (seperti anti-teror pembajakan udara), dan bantuan teknik khusus sesuai perintah Panglima TNI.


𝑺𝒕𝒓𝒖𝒌𝒕𝒖𝒓 𝑫𝒆𝒕𝒂𝒔𝒆𝒎𝒆𝒏: Satbravo-90 terbagi menjadi tiga unit dengan peran spesifik:
𝐷𝑒𝑛 901: Spesialisasi intelijen dan sabotase.
𝐷𝑒𝑛 902: Spesialisasi aksi khusus dan penanggulangan teror aspek udara.
𝐷𝑒𝑛 903: Spesialisasi bantuan teknik (termasuk penembak runduk, penjinakan bahan peledak, dan sabotase bawah air).


𝑴𝒂𝒓𝒌𝒂𝒔 & 𝑰𝒅𝒆𝒏𝒕𝒊𝒕𝒂𝒔: Bermarkas di Lanud Rumpin, Bogor, Jawa Barat. Pasukan ini dikenal dengan baret jingga khas Paskhas/Kopasgat dan moto "Catya Wihikan Awacyama Kapala" yang berarti setia, terampil, dan berhasil.


𝑺𝒆𝒋𝒂𝒓𝒂𝒉 𝑺𝒊𝒏𝒈𝒌𝒂𝒕: Mulai dibentuk pada 16 September 1990 sebagai Detasemen Bravo 90 di bawah kepemimpinan Marsma TNI Maman Suparman. Nama "Bravo" dipilih karena memiliki arti "terbaik".


𝑲𝒖𝒂𝒍𝒊𝒇𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊 𝑷𝒓𝒂𝒋𝒖𝒓𝒊𝒕: Anggota dipilih melalui seleksi ketat dari lulusan terbaik Komando Kopasgat, mencakup tes IQ, kesehatan, fisik, dan mental, diikuti pendidikan khusus selama 6 bulan untuk memperoleh brevet Bravo.
𝑴𝒊𝒔𝒊 𝒅𝒂𝒏 𝑶𝒑𝒆𝒓𝒂𝒔𝒊 𝒎𝒊𝒍𝒊𝒕𝒆𝒓 :
Evakuasi WNI di Ukraina (2022)
Evakuasi WNI di Afghanistan (2021)
Pengamanan KTT: Rutin terlibat dalam pengamanan VVIP, seperti pada KTT Luar Biasa OKI 2016 dan pengamanan KTT di Jakarta sejak 1992.


Timor Timur (1999): Bertugas mengendalikan Bandara Komoro di bawah satgas ITFET dan menjadi pasukan terakhir yang meninggalkan wilayah tersebut.
Konflik Ambon & Aceh: Terlibat dalam operasi pemulihan keamanan di Ambon dan Aceh

Rabu, 29 April 2026

𝐏𝐞𝐫𝐛𝐞𝐝𝐚𝐚𝐧 𝐮𝐭𝐚𝐦𝐚 𝐚𝐧𝐭𝐚𝐫𝐚 𝐃𝐞𝐧𝐣𝐚𝐤𝐚, 𝐊𝐨𝐩𝐚𝐬𝐤𝐚, 𝐝𝐚𝐧 𝐘𝐨𝐧𝐭𝐚𝐢𝐟𝐢𝐛 - TNI-AL

 𝐏𝐞𝐫𝐛𝐞𝐝𝐚𝐚𝐧 𝐮𝐭𝐚𝐦𝐚 𝐚𝐧𝐭𝐚𝐫𝐚 𝐃𝐞𝐧𝐣𝐚𝐤𝐚, 𝐊𝐨𝐩𝐚𝐬𝐤𝐚, 𝐝𝐚𝐧 𝐘𝐨𝐧𝐭𝐚𝐢𝐟𝐢𝐛 terletak pada fokus operasional, struktur organisasi, dan cara perekrutannya. Meskipun ketiganya merupakan pasukan elit TNI Angkatan Laut, masing-masing memiliki peran spesifik dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.

1. 𝑫𝒆𝒏𝒋𝒂𝒌𝒂 (𝑫𝒆𝒕𝒂𝒔𝒆𝒎𝒆𝒏 𝑱𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒓𝒂)
Denjaka adalah satuan anti-teror tertinggi di jajaran TNI AL yang bersifat gabungan dan rahasia.
𝐹𝑢𝑛𝑔𝑠𝑖 𝑈𝑡𝑎𝑚𝑎: Penanggulangan terorisme, sabotase, dan pembajakan di laut (aspek maritim) serta operasi klandestin.
𝐾𝑒𝑎𝑛𝑔𝑔𝑜𝑡𝑎𝑎𝑛: Merupakan pasukan elit dari pasukan elit. Personelnya direkrut dari prajurit terbaik Kopaska dan Yontaifib yang telah memiliki kualifikasi tinggi.
𝐼𝑛𝑑𝑢𝑘 𝑂𝑟𝑔𝑎𝑛𝑖𝑠𝑎𝑠𝑖 : Korps Marinir (Dankormar)
𝐵𝑎𝑟𝑒𝑡: Berwarna ungu (sama dengan Korps Marinir).
DENJAKA

2. 𝑲𝒐𝒑𝒂𝒔𝒌𝒂 (𝑲𝒐𝒎𝒂𝒏𝒅𝒐 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒌𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒕𝒂𝒌)
Kopaska adalah satuan spesialis peperangan laut khusus (seperti US Navy SEALs) yang dibentuk sejak 1962.
𝐹𝑢𝑛𝑔𝑠𝑖 𝑈𝑡𝑎𝑚𝑎: Demolisi/peledakan bawah air, sabotase pangkalan musuh, pengintaian pantai sebelum pendaratan amfibi, dan pengawalan VIP/Presiden.
𝐾𝑒𝑎𝑛𝑔𝑔𝑜𝑡𝑎𝑎𝑛 : Anggota TNI AL (minimal 2 th dinas)
𝐼𝑛𝑑𝑢𝑘 𝑂𝑟𝑔𝑎𝑛𝑖𝑠𝑎𝑠𝑖 : Berada langsung di bawah komando Armada (Koarmada I, II, dan III).
𝐵𝑎𝑟𝑒𝑡: Berwarna merah dengan lambang katak memegang trisula.
KOPASKA


3. 𝒀𝒐𝒏𝒕𝒂𝒊𝒇𝒊𝒃 (𝑩𝒂𝒕𝒂𝒍𝒚𝒐𝒏 𝑰𝒏𝒕𝒂𝒊 𝑨𝒎𝒇𝒊𝒃𝒊)
Yontaifib adalah satuan khusus di bawah Korps Marinir yang berfokus pada intelijen tempur dan pengintaian pendaratan.
𝐹𝑢𝑛𝑔𝑠𝑖 𝑈𝑡𝑎𝑚𝑎: Pengintaian amfibi, pengintaian khusus (tri media: darat, laut, udara), dan penyusupan ke wilayah musuh sebelum pasukan induk menyerbu.
TAIFIB

𝐾𝑒𝑎𝑛𝑔𝑔𝑜𝑡𝑎𝑎𝑛 : Anggota Korps Marinir (minimal 2 th dinas), Memiliki kemampuan "Tri Media" (andal di air, udara, dan darat) dan menjadi sumber utama rekrutmen personel Denjaka.
𝑖𝑛𝑑𝑢𝑘 𝑜𝑟𝑔𝑎𝑛𝑖𝑠𝑎𝑠𝑖 :Korps Marinir (Pasmar)
𝐵𝑎𝑟𝑒𝑡: Berwarna ungu khas Marinir, namun dibedakan dengan penggunaan Brevet Tri Media.

𝐏𝐞𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐀𝐫𝐚𝐛-𝐈𝐬𝐫ae𝐥 𝐏𝐞𝐫𝐭𝐚𝐦𝐚 - 15 Mei 1948

  Hari ini, 78 tahun lalu. Awal 𝐏𝐞𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐀𝐫𝐚𝐛-𝐈𝐬𝐫43𝐥 𝐏𝐞𝐫𝐭𝐚𝐦𝐚 meletus secara resmi pada tanggal 𝟏𝟓 𝐌𝐞𝐢 𝟏𝟗𝟒𝟖, tepa...