Tampilkan postingan dengan label tni ad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tni ad. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Juli 2026

š¤šžš§šššš«ššššš§ š­ššš¤š­š¢š¬ (š«ššš§š­š¢š¬), ššš«š¦šØš«šžš š©šžš«š¬šØš§š§šžš„ šœššš«š«š¢šžš« (š€šš‚), šššš§ š­ššš§š¤ Produksi Dalam Negeri

 šˆš§ššØš§šžš¬š¢šš š¦šžš¦š©š«šØšš®š¤š¬š¢ š›šžš«š›ššš ššš¢ š¤šžš§šššš«ššššš§ š­ššš¤š­š¢š¬ (š«ššš§š­š¢š¬), ššš«š¦šØš«šžš š©šžš«š¬šØš§š§šžš„ šœššš«š«š¢šžš« (š€šš‚), šššš§ š­ššš§š¤ melalui industri pertahanan dalam negeri, terutama oleh PT Pindad. Industri ini terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta pasar ekspor.

Berikut adalah daftar lengkap kendaraan taktis, APC, dan tank yang diproduksi di Indonesia beserta produsennya:

š“ššš§š¤
š‘“š’†š’…š’Šš’–š’Ž š‘»š’‚š’š’Œ š‘Æš’‚š’“š’Šš’Žš’‚š’–: Diproduksi oleh PT Pindad bekerja sama dengan perusahaan Turki, FNSS. Tank ini dilengkapi kanon 105mm dan dirancang khusus untuk medan tropis.
Medium Tank Harimau


š€š«š¦šØš«šžš ššžš«š¬šØš§š§šžš„ š‚ššš«š«š¢šžš« (š€šš‚)
š‘Øš’š’š’‚ 6š’™6: Diproduksi oleh PT Pindad. Kendaraan lapis baja roda ban ini memiliki berbagai varian seperti angkut personel, ambulans, komando, dan logistik.
Anoa 6x6


š‘©š’‚š’…š’‚š’Œ 6š’™6: Diproduksi oleh PT Pindad. Kendaraan ini merupakan varian tembus/pendukung tembakan yang dilengkapi dengan turret kanon Cockerill 90mm.
Badak 6x6


š‘ŗš’‚š’š’„š’‚ 4š’™4: Diproduksi oleh PT Pindad berkolaborasi dengan Thales Australia. Ranpur ini merupakan kendaraan tahan ranjau (MRAP) berbasis platform Bushmaster.
Sanca 4x4



šŠšžš§šššš«ššššš§ š“ššš¤š­š¢š¬ (š‘ššš§š­š¢š¬)
š‘“š’‚š’–š’š’ˆ 4š’™4: Diproduksi oleh PT Pindad. Rantis ringan ini dirancang untuk pertempuran jarak dekat dan mobilisasi cepat di medan sulit.
Maung 4x4


š‘²š’š’Žš’š’…š’ 4š’™4: Diproduksi oleh PT Pindad. Rantis intai ini memiliki bodi baja tahan peluru dan varian peluncur rudal (Mistral).
Komode 4x4 - Mistral


š‘°š‘³š‘½ (š‘°š’š’…š’š’š’†š’”š’Šš’‚š’ š‘³š’Šš’ˆš’‰š’• š‘ŗš’•š’“š’Šš’Œš’† š‘½š’†š’‰š’Šš’„š’š’†): Diproduksi oleh PT Jala Berikat Nusantara Perkasa. Rantis serbu ringan ini digunakan oleh pasukan khusus untuk operasi cepat.
ILV


š‘·6 š‘Øš‘»š‘Øš‘½: Diproduksi oleh PT Sentra Surya Ekajaya (SSE Defence). Kendaraan serang ringan (all-terrain assault vehicle) yang banyak digunakan oleh Kopassus dan Paskhas.
P6 ATAV


š‘·2 š‘·š’‚š’Œš’„š’Š: Diproduksi oleh PT Sentra Surya Ekajaya (SSE Defence). Rantis lapis baja ringan yang dirancang untuk kebutuhan taktis kepolisian dan militer.
P2 Pakci



#alutsista #tank #apc #rantis

Rabu, 03 Juni 2026

Sejarah Terbentuknya š“šžš§š­ššš«šš šššš¬š¢šØš§ššš„ šˆš§ššØš§šžš¬š¢šš (š“ššˆ)

Tepat hari ini 3 Juni, š“šžš§š­ššš«šš šššš¬š¢šØš§ššš„ šˆš§ššØš§šžš¬š¢šš (š“ššˆ) š«šžš¬š¦š¢ šš¢š›šžš§š­š®š¤ pada tanggal 3 Juni 1947 oleh Presiden Soekarno sebagai upaya untuk menyatukan tentara reguler (TRI) dengan laskar-laskar perjuangan rakyat. Meskipun demikian, hari lahir TNI diperingati setiap tanggal 5 Oktober, yang merujuk pada momen pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) sebagai angkatan bersenjata resmi pertama Indonesia pada tahun 1945.




Sejarah panjang pembentukan TNI melewati beberapa fase perubahan nama dan organisasi demi menyesuaikan diri dengan situasi politik serta taktik pertahanan negara.
šŠš«šØš§šØš„šØš š¢ ššžš«š®š›ššš”ššš§ šŽš«š ššš§š¢š¬ššš¬š¢ š“ššˆ :
š‘©š’‚š’…š’‚š’ š‘²š’†š’‚š’Žš’‚š’š’‚š’ š‘¹š’‚š’Œš’šš’‚š’• (š‘©š‘²š‘¹) — 22 š‘Øš’ˆš’–š’”š’•š’–š’” 1945
Pasca-proklamasi kemerdekaan, pemerintah tidak langsung membentuk tentara nasional untuk menghindari konfrontasi bersenjata dengan pasukan sekutu dan Jepang. Pemerintah mendirikan BKR yang awalnya bertugas menjaga ketertiban umum di bawah naungan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP). Elemen anggotanya didominasi oleh pemuda mantan Pembela Tanah Air (PETA), Heiho, dan Koninklijk Nederlandsch-Indische Leger (KNIL).
š‘»š’†š’š’•š’‚š’“š’‚ š‘²š’†š’‚š’Žš’‚š’š’‚š’ š‘¹š’‚š’Œš’šš’‚š’• (š‘»š‘²š‘¹) — 5 š‘¶š’Œš’•š’š’ƒš’†š’“ 1945
Melihat ancaman militer Belanda yang ingin kembali menjajah Indonesia, Presiden Soekarno meresmikan TKR sebagai angkatan perang resmi pertama. Pembentukan TKR dipimpin oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman dan diurus oleh Kepala Staf Umum Letnan Jenderal Oerip Soemohardjo.


š‘»š’†š’š’•š’‚š’“š’‚ š‘¹š’†š’‘š’–š’ƒš’š’Šš’Œ š‘°š’š’…š’š’š’†š’”š’Šš’‚ (š‘»š‘¹š‘°) — 23 š‘±š’‚š’š’–š’‚š’“š’Š 1946
Untuk meningkatkan standardisasi militer internasional dan memperbaiki struktur organisasi pertahanan negara, TKR diubah namanya menjadi TRI. Di luar TRI, saat itu masih banyak bermunculan laskar-laskar bersenjata yang dibentuk oleh kelompok masyarakat secara mandiri.

š‘»š’†š’š’•š’‚š’“š’‚ š‘µš’‚š’”š’Šš’š’š’‚š’ š‘°š’š’…š’š’š’†š’”š’Šš’‚ (š‘»š‘µš‘°) — 3 š‘±š’–š’š’Š 1947
Guna menghindari dualisme kepemimpinan dan menyatukan kekuatan bersenjata Indonesia, Presiden Soekarno melebur TRI bersama seluruh laskar perjuangan rakyat menjadi satu wadah tunggal bernama Tentara Nasional Indonesia (TNI).

š‘Øš’š’ˆš’Œš’‚š’•š’‚š’ š‘©š’†š’“š’”š’†š’š’‹š’‚š’•š’‚ š‘¹š’†š’‘š’–š’ƒš’š’Šš’Œ š‘°š’š’…š’š’š’†š’”š’Šš’‚ (š‘Øš‘©š‘¹š‘°) — š‘»š’‚š’‰š’–š’ 1962
Pada masa Demokrasi Terpimpin, pemerintah menyatukan Angkatan Perang (AD, AL, AU) dengan Kepolisian Negara (Polri) menjadi satu institusi pertahanan dan keamanan bernama ABRI. Penggabungan ini ditujukan demi efisiensi komando dan meminimalkan konflik internal.
Kš’†š’Žš’ƒš’‚š’š’Š š‘“š’†š’š’‹š’‚š’…š’Š š‘»š‘µš‘° — 1 š‘Øš’‘š’“š’Šš’ 1999
Memasuki era reformasi, konsep dwifungsi militer dihapuskan. ABRI secara resmi dipisahkan kembali. Institusi kepolisian berganti menjadi Polri yang berfokus pada keamanan domestik/penegakan hukum, sedangkan institusi militer kembali menggunakan nama TNI yang berfokus penuh pada sektor pertahanan negara.

Selasa, 12 Mei 2026

ALUTSISTA - šššš­ššš„š²šØš§ š™šžš§š¢ š“šžš¦š©š®š« (š˜šØš§š³š¢š©š®š«) š“ššˆ š€šƒ

šššš­ššš„š²šØš§ š™šžš§š¢ š“šžš¦š©š®š« (š˜šØš§š³š¢š©š®š«) š“ššˆ š€šƒ memiliki berbagai Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) yang dirancang khusus untuk mendukung rekayasa teknik militer di medan tempur, seperti pembangunan jembatan, penjinakan bahan peledak, hingga pembersihan rintangan jalan.
Daftar alutsista utama yang dimiliki oleh Batalyon Zeni Tempur TNI AD :
šŠšžš§šššš«ššššš§ šššš§ ššžš«ššš„ššš­ššš§ ššžš§š²šžš›šžš«ššš§š ššš§
M3 Amphibious Rig (Ponton): Kendaraan amfibi modern yang dapat berfungsi sebagai jembatan ponton atau kapal feri untuk menyeberangkan tank berat sekelas MBT Leopard.


Medium Girder Bridge (MGB): Sistem jembatan taktis yang dapat dirakit dengan cepat untuk mengatasi rintangan sungai atau celah di medan perang.



šŠšžš§šššš«ššššš§ šŠš”š®š¬š®š¬ š“šžš¤š§š¢š¤ (šš¢šØš§š¢š«)
Pionierpanzer 2Ri Dachs: Kendaraan zeni tempur berbasis sasis tank Leopard yang dilengkapi dengan backhoe dan alat pengeruk (dozer) untuk membersihkan hambatan atau membuat perlindungan.


Treva-15: Kendaraan pemulihan berat (Heavy Duty Recovery Vehicle) yang digunakan untuk menarik atau mengevakuasi alutsista lain yang rusak di medan sulit.

Excavator & Backhoe Loader: Alat berat standar zeni yang dimodifikasi untuk kebutuhan militer guna konstruksi lapangan dan pembersihan material.
ššžš«ššš„ššš­ššš§ ššžš§š£š¢š§ššš¤ššš§ šššš”ššš§ ššžš„šžšššš¤ (š‰š¢š”ššš§šššš¤)
Unit Mobil Jihandak: Kendaraan operasional yang membawa perlengkapan khusus untuk mendeteksi dan menjinakkan bom atau ranjau.
Robot Jihandak (EOD Robot): Perangkat kendali jarak jauh yang digunakan untuk mendekati objek mencurigakan tanpa membahayakan nyawa prajurit.

ššžš«ššš„ššš­ššš§ ššžš§šš®š¤š®š§š  š‹ššš¢š§š§š²šš
Unit Mobil Reverse Osmosis (RO): Fasilitas pengolah air bergerak yang mampu mengubah air kotor menjadi air layak minum untuk kebutuhan pasukan di garis depan.
Truck Dapur Lapangan :
Truk Pengangkut (Tatra 8x8): Kendaraan logistik berat yang digunakan untuk mengangkut material jembatan atau peralatan zeni lainnya di berbagai medan.

Jumat, 17 April 2026

MV-75 Cheyenne II vs V-22 Osprey

 š‚š”šžš²šžš§š§šž šˆšˆ adalah nama resmi yang baru saja diberikan oleh Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) untuk pesawat tiltrotor terbaru mereka, MV-75 yang diumumkan pada April 2026.

Cheyenne II


Meskipun sama-sama menggunakan teknologi tiltrotor, Cheyenne II (MV-75) adalah evolusi generasi terbaru yang dirancang untuk memperbaiki kekurangan pada š•-šŸšŸ šŽš¬š©š«šžš².
ššžš«š¢š¤š®š­ š©šžš«š›šžšššššš§š§š²šš :
1. š‘·š’†š’“š’ƒš’†š’…š’‚š’‚š’ š‘¼š’•š’‚š’Žš’‚
Mekanisme Tilting: Pada V-22, seluruh rumah mesin (nacelle) ikut berputar saat transisi terbang. Pada Cheyenne II, mesin tetap diam (horizontal) dan hanya poros baling-baling (rotor) yang berputar.
Konfigurasi Ekor: V-22 menggunakan ekor ganda berbentuk "H", sedangkan Cheyenne II menggunakan ekor berbentuk "V-tail" yang lebih lincah dan mudah dirawat.
V-22 Osprey


Akses Kabin: V-22 mengandalkan pintu rampa belakang yang besar. Cheyenne II menggunakan pintu geser samping (mirip Black Hawk) untuk mempercepat proses bongkar muat pasukan di medan tempur.
2. š‘²š’†š’–š’š’ˆš’ˆš’–š’š’‚š’ š‘Ŗš’‰š’†š’šš’†š’š’š’† š‘°š‘° š’…š’Šš’ƒš’‚š’š’…š’Šš’š’ˆ š‘½-22
Perawatan Lebih Mudah: Karena mesinnya tidak ikut berputar, sistem mekanis dan hidroliknya jauh lebih sederhana dan memiliki tekanan operasi lebih rendah dibanding V-22.
Kecepatan dan Jangkauan: Cheyenne II dirancang untuk terbang lebih cepat (hingga 520-556 km/jam) dan memiliki jangkauan jelajah hingga 3.900 km, mengungguli kemampuan standar V-22.
Cheyenne II


Biaya Operasional: Dengan material komposit canggih dan desain sayap lurus yang lebih simpel, biaya produksi dan terbangnya ditargetkan jauh lebih murah daripada V-22 yang sangat mahal.
Keselamatan Terintegrasi: Cheyenne II sudah memiliki particle separator bawaan pada mesin untuk mencegah kerusakan akibat debu saat mendarat, fitur yang harus ditambahkan secara manual pada V-22.
V-22 Osprey


3. š‘²š’†š’Œš’–š’“š’‚š’š’ˆš’‚š’ š‘Ŗš’‰š’†š’šš’†š’š’š’† š‘°š‘° š’…š’Šš’ƒš’‚š’š’…š’Šš’š’ˆ š‘½-22
Kapasitas Angkut: Cheyenne II memiliki ukuran sekitar sepertiga lebih kecil dari V-22. Ia hanya mampu membawa 12–14 prajurit, sedangkan V-22 sanggup membawa hingga 24–32 prajurit.
Daya Angkut Beban (Payload): V-22 mampu mengangkat beban eksternal hingga 6.800 kg (15.000 lbs), sementara Cheyenne II dibatasi sekitar 4.500 kg (10.000 lbs).
Fleksibilitas Penyimpanan: V-22 memiliki fitur sayap yang dapat melipat secara otomatis untuk disimpan di kapal induk yang sempit, fitur yang tidak menjadi fokus utama pada desain Cheyenne II milik Angkatan Darat.

Kamis, 05 Maret 2026

š’š¢š¬š­šžš¦ š«š®šššš„ š‡šˆš’š€š‘-šŽ - Pesanan Indonesia

 š’š¢š¬š­šžš¦ š«š®šššš„ š‡šˆš’š€š‘-šŽ adalah sistem pertahanan udara jarak menengah (Medium Range Air Defense/MERAD) yang dirancang untuk melindungi aset strategis dari ancaman udara modern.

Indonesia telah resmi menandatangani kontrak untuk mengakuisisi sistem pertahanan udara HISAR-O dari perusahaan Roketsan asal Turki. Kesepakatan ini ditandatangani pada rangkaian Indo Defence 2022 Expo & Forum di Jakarta.


š‘ŗš’‘š’†š’”š’Šš’‡š’Šš’Œš’‚š’”š’Š š‘»š’†š’Œš’š’Šš’” š‘¼š’•š’‚š’Žš’‚

Berdasarkan data terbaru dari pengembangnya, Roketsan dan Aselsan, berikut adalah spesifikasi teknis HISAR-O:
Jangkauan Tembak (Range):
Standar (IIR): Hingga 25+ km menggunakan pencari panas (Imaging Infrared).
Varian RF: Lebih dari 40+ km dengan teknologi pencari radar aktif (Radio Frequency).
Ketinggian Intersepsi (Altitude): Mencapai lebih dari 15 km (sekitar 50.000 kaki).
Kecepatan Target: Mampu mencegat target yang bergerak dengan kecepatan tinggi, termasuk pesawat tempur dan rudal jelajah.
Sistem Pemandu (Guidance):
Fase Menengah: Navigasi Inersia (INS) dengan pembaruan data via data link.
Fase Akhir (Terminal): Pencari panas (IIR) atau radar aktif (RF) untuk akurasi tinggi.


š‘­š’Šš’•š’–š’“ š‘¶š’‘š’†š’“š’‚š’”š’Šš’š’š’‚š’

Kemampuan 360°: Menggunakan peluncur vertikal (Vertical Launching System), memungkinkannya menemb4k ke segala arah tanpa harus memutar kendaraan peluncur.
Multi-Target: Satu baterai sistem ini dapat melacak lebih dari 60 hingga 100 target secara bersamaan dan melakukan penemb4k4n beruntun.
Target Sasaran: Efektif terhadap jet tempur, helikopter, pesawat tak berawak (UAV/Drone), rudal jelajah, dan rudal udara-ke-darat.
Mobilitas: Seluruh sistem dipasang pada kendaraan truk taktis (seperti Mercedes-Benz Zetros 6x6) untuk mobilitas tinggi di medan tempur.
š‘²š’š’Žš’‘š’š’š’†š’ š‘ŗš’‚š’•š’– š‘©š’‚š’•š’†š’“š’‚š’Š
Sistem HISAR-O beroperasi secara modular yang terdiri dari:
Fire Control Center (FCC): Pusat kendali dan komando.
Radar 3D (Kalkan): Untuk deteksi dan pelacakan target jarak menengah.
Launch Control Station: Kendaraan peluncur (setiap kendaraan membawa 6 rudal siap temb4k).
Electro-Optical System: Untuk identifikasi target secara visual.


š‘¼š’‘š’…š’‚š’•š’† š’•š’†š’“š’ƒš’‚š’“š’– š’Žš’†š’š’ˆš’†š’š’‚š’Š š’“š’†š’š’„š’‚š’š’‚ š’‘š’†š’Žš’ƒš’†š’š’Šš’‚š’ oleh Indonesia.

Status Pengujian Akhir: Pada Januari 2025, Turki telah menuntaskan pengujian akhir untuk varian Trisula-O (HISAR-O) sebelum memulai produksi massal untuk pesanan Indonesia.
Estimasi Kedatangan: Meskipun tanggal pasti pengiriman pertama belum diumumkan secara terbuka oleh Kementerian Pertahanan, sistem rudal asal Turki lainnya seperti rudal balistik Khan dilaporkan telah mulai tiba di Indonesia sejak Agustus 2025. Pengadaan HISAR-O diperkirakan akan mengikuti jadwal pengiriman alutsista Turki lainnya dalam paket kerjasama strategis ini.
Rencana Penempatan: Sistem Trisula ini diprioritaskan untuk membangun Benteng Pertahanan IKN (Ibu Kota Nusantara), dan/atau pangkalan militer guna menangkal ancaman udara jarak menengah.
Produksi Lokal dan MRO: Roketsan bersama mitra lokal Republikorp tengah menyiapkan pembangunan pabrik rudal di Indonesia. Fasilitas ini nantinya akan menangani pemeliharaan (Maintenance, Repair, and Overhaul) serta perakitan rudal di dalam negeri.
Ekspansi Kemampuan: Selain HISAR-O, Indonesia juga menunjukkan ketertarikan pada sistem Siper (HISAR-U) untuk pertahanan udara jarak jauh yang saat ini juga telah mencapai tahap penerimaan akhir di Turki.

Selasa, 10 Februari 2026

Status perkembangan Senapan š¬šžš«š›š® šˆš…š€š‘-šŸšŸ (šˆš§ššØš§šžš¬š¢ššš§ š…š®š­š®š«šž š€š¬š¬ššš®š„š­ š‘š¢šŸš„šž) saat ini

 Proyek senapan š¬šžš«š›š® šˆš…š€š‘-šŸšŸ (šˆš§ššØš§šžš¬š¢ššš§ š…š®š­š®š«šž š€š¬š¬ššš®š„š­ š‘š¢šŸš„šž) saat ini masih dalam tahap pengembangan dan pengujian intensif oleh pihak swasta nasional, PT Republik Armamen Industri (anak perusahaan Republikorp), bekerja sama dengan pemerintah.


Berikut poin-poin perkembangannya:
š‘¼š’‹š’Š š‘­š’–š’š’ˆš’”š’Š š‘·š’“š’š’•š’š’Œš’š’: Pada Maret 2023, Balitbang Kemhan RI telah melaksanakan uji fungsi terhadap prototipe IFAR-22 di Laboratorium Litbang Angkatan Darat, Batujajar. Pengujian ini mencakup verifikasi mekanisme kerja senjata agar sesuai dengan spesifikasi militer yang ditetapkan.

š‘ŗš’•š’‚š’•š’–š’” š‘·š’“š’š’…š’–š’Œš’”š’Š: Hingga awal 2026, senjata ini masih berstatus sebagai prototipe yang terus disempurnakan. Belum ada pengumuman resmi mengenai adopsi massal oleh TNI sebagai senjata standar, mengingat SS2 buatan PT Pindad masih menjadi alutsista utama saat ini.

š‘²š’†š’–š’š’ˆš’ˆš’–š’š’‚š’ š‘«š’†š’”š’‚š’Šš’: IFAR-22 tetap dipromosikan sebagai senapan serbu sistem bullpup pertama buatan swasta nasional dengan fitur ambidextrous (bisa digunakan tangan kanan/kiri) dan sistem gas piston.


š‘»š’–š’‹š’–š’‚š’ š‘ŗš’•š’“š’‚š’•š’†š’ˆš’Šš’”: Proyek ini merupakan bagian dari upaya kemandirian industri pertahanan Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada impor alutsista.

Jika kamu ingin memantau perkembangannya secara berkala, kamu bisa mengecek situs resmi Kementerian Pertahanan RI atau kabar terbaru dari Republikorp.

Rabu, 24 Desember 2025

Tank-Tank TNI

 Militer Indonesia, khususnya Angkatan Darat (TNI AD), saat ini mengoperasikan berbagai jenis tank, yang dapat dikategorikan menjadi tank tempur utama (MBT) dan tank medium/ringan.

Berikut adalah tank utama yang digunakan:
MBT (Main Battle Tank)
Leopard 2 (varian A4 dan RI) Tank tempur utama (MBT) asal Jerman ini merupakan yang tercanggih dan terkuat di inventaris TNI AD saat ini, dengan lebih dari 100 unit tersedia.
Leopard 2A4

Varian Leopard 2 RI (Republic of Indonesia) adalah versi yang ditingkatkan dengan kemampuan operasional yang lebih spesifik untuk kebutuhan dalam negeri.
MEDIUM TANK
Leopard 2RI


Harimau (Medium Tank) Dikenal juga sebagai Kaplan MT, tank medium hasil kerja sama industri pertahanan Indonesia (PT Pindad) dan Turki (FNSS) ini dirancang untuk pertempuran jarak dekat dan medan yang tidak dapat dijangkau MBT berat. Produksi massal sedang berlangsung, dengan beberapa unit telah beroperasi.
Pindad Harimau


AMX-13 Tank ringan tua asal Prancis ini telah lama digunakan oleh TNI AD. Meskipun sudah berumur, sekitar 275 unit AMX-13 masih dalam pelayanan aktif pada tahun 2024, tetapi dijadwalkan untuk digantikan secara bertahap oleh Medium Tank Harimau.
AMX-13


FV101 Scorpion Tank ringan asal Inggris ini juga termasuk dalam inventaris TNI AD.
FV101 Scorpion


Senin, 15 Desember 2025

Ternyata Grup Kopassus sudah sampai 6 Grup

 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) terdiri dari beberapa Grup dan satu Satuan Khusus dengan tugas dan fungsi yang spesifik untuk operasi militer perang (OMP) dan operasi militer selain perang (OMSP).

Berikut adalah Grup utama dalam struktur Kopassus dan tugas fungsinya:
š—šš—æš˜‚š—½ šŸ­/š—£š—®š—æš—® š—žš—¼š—ŗš—®š—»š—±š—¼ (Eka Wastu Baladhika)
Markas: Taktakan, Serang, Banten (Pulau Jawa).
Tugas: Melaksanakan operasi khusus yang meliputi infiltrasi, pertempuran hutan, serangan (raid), dan sabotase, serta operasi konvensional terbatas. Grup ini berfokus pada operasi di wilayah Pulau Jawa.
š†š«š®š© šŸ/šššš«šš šŠšØš¦ššš§ššØ
Markas: Kandang Menjangan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Tugas: Memiliki fungsi yang mirip dengan Grup 1, berfokus pada operasi khusus dan konvensional terbatas di wilayah Area of Responsibility (AOR) atau wilayah tanggung jawabnya di Pulau Jawa.
š†š«š®š© šŸ‘/š’ššš§šš¢ š˜š®šš”šš (Tri Cipta Mahiswara Yudha)
Markas: Dahulu di Cijantung, Jakarta, dengan markas baru direncanakan di Sumatera.
Tugas: Berfokus pada operasi rahasia (clandestine operation) dan intelijen tempur. Satuan ini sebelumnya dikenal sebagai Satuan 71/Sandha.

š’ššš­š®ššš§ šŸ–šŸ/š†š®š„š­šØš« (Penanggulangan Teror)
Markas: Cijantung, Jakarta Timur.
Tugas: Bertanggung jawab atas operasi penanggulangan terorisme di Indonesia. Satuan ini merupakan pasukan elite dalam Kopassus yang dilatih khusus untuk menghadapi ancaman teror.

Selain Grup dan Satuan utama tersebut, Kopassus juga telah meresmikan pembentukan grup-grup baru (diresmikan presiden Prabowo pada 10 Agustus 2025) dalam rangka validasi organisasi untuk memperkuat kehadiran di pulau-pulau besar Indonesia, dengan tugas fungsional yang serupa
dengan grup para komando lainnya di wilayah masing-masing:
š†š«š®š© šŸ’/šššš«šš šŠšØš¦ššš§ššØ (Catur Dewandra Balacakti)
Markas: Berlokasi di Kalimantan.
Tugas Fungsi: Melaksanakan operasi tempur parakomando dan tugas-tugas operasi khusus di wilayah Kalimantan.

š†š«š®š© šŸ“/šššš«šš šŠšØš¦ššš§ššØ (Panca Yoddha Danadyaksa Sakti)
Markas: Berlokasi di Sulawesi.
Tugas Fungsi: Melaksanakan operasi tempur parakomando dan tugas-tugas operasi khusus di wilayah Sulawesi.
š†š«š®š© šŸ”/šššš«šš šŠšØš¦ššš§ššØ (Sat Gunarsa Mahitala Yudha)
Markas: Berlokasi di Papua.
Tugas Fungsi: Melaksanakan operasi tempur parakomando dan tugas-tugas operasi khusus di wilayah Papua.
CMIIW...

Sabtu, 13 Desember 2025

Bagaimana Struktur unit tempur dalam Tentara Nasional Indonesia (TNI)...

 Struktur unit tempur dalam Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya di Angkatan Darat (sebagai matra terbesar), disusun secara hierarkis dari unit terkecil hingga terbesar.


Jumlah personel dapat bervariasi tergantung pada kecabangan (Infanteri, Kavaleri, Artileri, dll.) dan kebutuhan operasional, namun panduan umum untuk unit infanteri adalah sebagai berikut:

š™š™šš™œš™Ŗ / š™©š™žš™¢ :
Jumlah personil : 8-13 personil
Komandan : Sersan dua/Sersan satu
š™‹š™šš™”š™šš™©š™¤š™£ :
Jumlah personil : 30-50 personil
Komandan : Letnan dua/Letnan satu
Unit Bawahan : 3-4 regu
š™†š™¤š™¢š™„š™ž :
Jumlah personil : 100-250 personil
Komandan : Kapten / Mayor
Unit Bawahan : 3-5 peleton
š˜½š™–š™©š™–š™”š™®š™¤š™£ :
Jumlah personil : 500-1000 personil
Komandan : Letnan Kolonel
Unit Bawahan : 3-5 kompi
š™š™šš™Øš™žš™¢š™šš™£ / š˜½š™§š™žš™œš™–š™™š™š :
Jumlah personil : 3000-5000 personil
Komandan : Kolonel / Brigadir Jenderal
Unit Bawahan : 2-6 batalyon
š˜æš™žš™«š™žš™Øš™ž :
Jumlah personil : 10000-15000 personil
Komandan : Mayor Jenderal
Unit Bawahan : 2-4 Brigade/resimen

Struktur ini memastikan efisiensi dalam komando dan pengendalian pasukan dalam berbagai skenario operasi militer.

contoh Divisi dan Brigade/Resimen dalam TNI-AD :
Divisi Infanteri 1/Kostrad (Divif 1/Kostrad), Cilodong, Depok
Brigif Raider 13/Galuh: Berada di bawah Divif 1 Kostrad, bermarkas di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Resimen Artileri Pertahanan Udara (Menarhanud): Mengkhususkan diri pada pertahanan udara.

Kamis, 11 Desember 2025

š‘«š’“š’š’š’† š’•š’†š’Žš’‘š’–š’“ š‘Øš‘µš‘²š‘Ø (š‘¼š‘Øš‘½) š‘°š‘µš‘«š‘¶š‘µš‘¬š‘ŗš‘°š‘Ø

 Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pertahanan, telah menandatangani kontrak untuk pengadaan 12 unit drone tempur ANKA (UAV) dari Turkish Aerospace Industries (TAI) senilai sekitar US$300 juta (sekitar Rp 4,53 triliun).


Drone ANKA-S adalah jenis kendaraan udara nirawak ketinggian sedang, daya tahan panjang (Medium Altitude Long Endurance/MALE), yang mampu terbang hingga 30 jam pada ketinggian 9.100 meter dan memiliki jangkauan sekitar 250 kilometer. Pesawat ini akan digunakan untuk misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian (ISR), serta kemampuan serangan presisi.
Kontrak pembelian ditandatangani pada tanggal 3 Februari 2023, dan diumumkan secara resmi pada Juli-Agustus 2023.

Jumlah dan Distribusi: Total 12 unit drone dibeli untuk memperkuat ketiga matra TNI:
TNI Angkatan Udara (AU): 6 unit.
TNI Angkatan Darat (AD): 3 unit.
TNI Angkatan Laut (AL): 3 unit.
Skema Produksi dan Transfer Teknologi (ToT) :
6 unit pertama akan diproduksi dan dikirim langsung dari Turki.
6 unit sisanya akan dirakit di Indonesia oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI) sebagai bagian dari program transfer teknologi. Program ini juga mencakup pembangunan fasilitas perakitan akhir (Final Assembly Line) dan kemampuan pemeliharaan, perbaikan, serta pengoperasian di PTDI.

Pengiriman seluruh 12 unit akan dilakukan secara bertahap dalam jangka waktu 32 bulan.
Unit pertama dari drone ANKA-S dilaporkan telah tiba di Indonesia, terlihat di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, pada September-Oktober 2025.

š˜½š’‚š™œš’‚š™žš’Žš™–š’š™– š™©š’‚š™š’‚š™„š’‚š™£ š™Øš’†š™”š’†š™ š’”š™ž š™Ŗš’š™©š’–š™  š™¢š’†š™£š’‹š™–š’…š™ž š™‹š’“š™–š’‹š™Ŗš’“š™žš’• š‘²š™Šš‘·š˜¼š‘ŗš™Žš‘¼š™Ž..?

 Seleksi untuk menjadi prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dikenal sangat ketat dan menantang, dirancang untuk memilih personel TNI AD terbaik yang mampu menangani misi-misi khusus. Prosesnya melibatkan beberapa tahapan seleksi, baik fisik maupun mental, yang sangat berat.


1. ššžš«š¬š²ššš«ššš­ššš§ š€š°ššš„
Calon prajurit harus memenuhi persyaratan administratif dan kesehatan umum yang ketat sesuai standar TNI AD, termasuk usia, status kewarganegaraan, dan riwayat kesehatan yang prima
2. š’šžš„šžš¤š¬š¢ š“ššš”ššš© šˆ (š’šžš„šžš¤š¬š¢ š”š¦š®š¦)
Ini adalah tahap awal di mana calon diuji bersama dengan calon prajurit TNI AD lainnya. Ujian meliputi:
Administrasi: Pemeriksaan dokumen dan kelengkapan administrasi.
Kesehatan: Pemeriksaan kesehatan menyeluruh, dari ujung rambut hingga ujung kaki.
Jasmani (Kesemaptaan A & B): Meliputi lari, pull-up, sit-up, push-up, dan shuttle run.
Postur: Penilaian bentuk dan proporsi tubuh.
3. š’šžš„šžš¤š¬š¢ š“ššš”ššš© šˆšˆ (š’šžš„šžš¤š¬š¢ šŠš”š®š¬š®š¬ šŠšØš©ššš¬š¬š®š¬)
Bagi yang lolos tahap I, proses menjadi lebih intensif dan spesifik untuk kebutuhan Kopassus. mencakup:
Tes Psikologi: Penilaian mendalam terhadap aspek psikologis, kepribadian, mental, dan ketahanan stres.
Tes Kesehatan Jiwa: Untuk memastikan stabilitas mental.
Tes Fisik Lanjutan: Ujian fisik yang lebih berat dan spesifik, termasuk renang militer dan kemampuan navigasi darat (orientasi medan).
Wawancara Mendalam: Untuk menggali motivasi, komitmen, dan kepribadian calon prajurit.
4. ššžš§šš¢šš¢š¤ššš§ šŠšØš¦ššš§ššØ (šƒš¢š¤š¤šØ)
Mereka yang berhasil melewati semua tahapan seleksi administrasi, kesehatan, dan fisik akan melanjutkan ke Pendidikan Komando (Dikko), yang merupakan inti dari pembentukan prajurit Kopassus. Dikko berlangsung selama kurang lebih 7 bulan dan terbagi dalam tiga tahap:
š‘‡š‘Žā„Žš‘Žš‘ š¼ (šµš‘Žš‘ š‘–š‘ ): Fokus pada kemampuan dasar prajurit komando di pusat pelatihan.
š‘‡š‘Žā„Žš‘Žš‘ š¼š¼ (š»š‘¢š‘”š‘Žš‘› š‘‘š‘Žš‘› šŗš‘¢š‘›š‘¢š‘›š‘”): Latihan di medan alam, fokus pada kemampuan bertahan hidup (survival), navigasi, dan taktik pertempuran di hutan/gunung.
š‘‡š‘Žā„Žš‘Žš‘ š¼š¼š¼ (š‘…š‘Žš‘¤š‘Ž šæš‘Žš‘¢š‘”): Latihan di medan air (rawa dan laut), fokus pada pertempuran di air, penyelaman, dan infiltrasi pantai.
Seleksi ini dirancang untuk mengeliminasi mereka yang tidak memenuhi standar tinggi yang dibutuhkan oleh pasukan elit, menghasilkan prajurit dengan fisik prima, mental baja, dan keterampilan tempur yang mumpuni.

sangat wajar dan memang sering terjadi bahwa ada peserta didik yang gagal atau mengundurkan diri selama masa Pendidikan Komando (Dikko) Kopassus. Tingkat kelulusan pendidikan ini relatif rendah (hanya sekitar 20-25% dari total peserta) karena standarnya yang sangat tinggi.
š¤šžš ššš ššš„ššš§ šššš©ššš­ š­šžš«š£šššš¢ š¤ššš«šžš§šš š›šžš«š›ššš ššš¢ šŸššš¤š­šØš«:
š‘‡š‘–š‘‘š‘Žš‘˜ š¾š‘¢š‘Žš‘” š¹š‘–š‘ š‘–š‘˜: Beban latihan fisik selama 7 bulan sangat ekstrem dan terus-menerus. Banyak yang gugur karena cedera serius atau kelelahan fisik yang tidak dapat ditoleransi lagi.
š‘‡š‘–š‘‘š‘Žš‘˜ š¾š‘¢š‘Žš‘” š‘€š‘’š‘›š‘”š‘Žš‘™/š‘ƒš‘ š‘–š‘˜š‘–š‘ : Tekanan mental selama pendidikan sangat tinggi. Peserta dihadapkan pada situasi penuh stres, kurang tidur, dan kondisi sulit untuk menguji ketahanan mental mereka. Bagi yang tidak tahan tekanan, mereka bisa mengundurkan diri atau didrop oleh instruktur.

š‘ƒš‘’š‘™š‘Žš‘›š‘”š‘”š‘Žš‘Ÿš‘Žš‘› š·š‘–š‘ š‘–š‘š‘™š‘–š‘›: Aturan dalam pendidikan komando sangat ketat. Pelanggaran berat terhadap disiplin militer dapat mengakibatkan pengeluaran dari pendidikan.
š‘‡š‘–š‘‘š‘Žš‘˜ š‘€š‘’š‘šš‘’š‘›š‘¢ā„Žš‘– š‘†š‘”š‘Žš‘›š‘‘š‘Žš‘Ÿ š¾š‘’š‘šš‘Žš‘šš‘š‘¢š‘Žš‘›: Meskipun sudah lolos seleksi awal, selama pendidikan peserta harus mencapai standar kemampuan tertentu (misalnya dalam navigasi, menembak, atau survival). Jika tidak mencapai standar yang ditetapkan, mereka dinyatakan gagal.