Tampilkan postingan dengan label senapan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label senapan. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Juni 2026

SP-1 (Senjata Panjang 1) - PINDAD

 SP-1 (Senjata Panjang 1) adalah senapan serbu laras panjang pertama yang diproduksi secara lokal di Indonesia oleh PT Pindad (saat itu masih bernama Pabrik Senjata dan Mesiu atau PSM). Senjata legendaris ini merupakan hasil modifikasi dan produksi berlisensi dari senapan serbu Beretta BM-59 Mk.1 asal Italia. Senapan ini sempat menjadi senjata standar prajurit infanteri TNI pada era 1970-an sebelum digantikan oleh senapan generasi berikutnya.



Spesifikasi Teknis SP-1

Kaliber: Amunisi kaliber 7,62 x 51 mm NATO.

Mekanisme: Menggunakan sistem operasi gas (gas-operated) dengan baut berputar (rotating bolt).

Berat: Mencapai 4,4 kg (kondisi kosong).

Panjang Total: Sekitar 109 cm.

Alat Bidik: Menggunakan sistem bidik konvensional rear aperture dan front post.

Material: Dilengkapi dengan popor yang terbuat dari kayu.


Sejarah Singkat & Pengembangan.

Pasca-Operasi Trikora dan Dwikora, inventaris senjata TNI (saat itu ABRI) sangat beragam dan acak-acakan karena berasal dari blok Barat (M1 Garand, Lee-Enfield) dan blok Timur (AK-47, SKS). Untuk menyeragamkan logistik amunisi dan persenjataan, pemerintah Indonesia membeli lisensi senapan Beretta BM-59 dari Italia. Pabrik Senjata dan Mesiu (PSM, cikal bakal PT Pindad) resmi memproduksinya secara lokal dengan nama SP-1 mulai tahun 1968. Dengan total produksi mencapai kisaran 50.000 pucuk, SP-1 dialokasikan sebagai senjata standar utama bagi prajurit infanteri TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. SP-1 sempat diterjunkan dalam berbagai operasi keamanan dalam negeri pada paruh awal tahun 1970-an, termasuk fase awal Operasi Seroja di Timor Timur (sekarang Timor Leste). Senjata ini diandalkan karena memiliki daya hantam yang sangat mematikan dari amunisi kaliber 7,62 x 51 mm NATO.


Masalah Operasional di Lapangan

Ketika diterjunkan ke medan hutan tropis basah, performa SP-1 mulai menemui kendala serius:

Kerentanan Macet (Jamming): Mekanisme penembakan internal SP-1 sangat sensitif terhadap kelembapan tinggi, lumpur, dan debu khas hutan Indonesia. Prajurit sering mengeluhkan senjata yang macet di tengah baku tembak.

Kelemahan Popor Kayu: Lini produksi massal yang dipacu cepat membuat kualitas popor kayu kurang maksimal. Kayu popor cenderung menyerap air, mudah retak, pecah, dan kurang ergonomis saat dibawa berpatroli jarak jauh.

Bobot Berat & Hentakan Tinggi: Dengan berat kosong 4,4 kg ditambah hentakan (recoil) yang sangat keras dari peluru kaliber besar, senapan ini melelahkan saat digunakan untuk pertempuran hutan yang dinamis.


Modifikasi Menjadi SP-2 dan SP-3

Guna mengatasi keluhan para prajurit TNI, Pindad melakukan modifikasi:

SP-2: Didesain agar mampu melontarkan granat senapan (rifle grenade).

SP-3: Dilengkapi dengan gagang pistol (hand grip) baru untuk kenyamanan genggaman serta penambahan kaki penyangga (bipod) demi menahan hentakan tembakan. Kendati demikian, modifikasi ini belum sepenuhnya menyelesaikan masalah mendasar pada sistem mekanisnya.


Masa Pensiun dan Penggantian (Akhir 1970-an - 1980-an)

Peralihan ke M16: Karena kendala keandalan di lapangan, TNI perlahan-lahan mulai menggeser penggunaan SP-1 ke garda belakang (satuan teritorial/hukum) dan mengganti senjata garis depan dengan senapan M16A1 asal Amerika Serikat yang dibeli melalui program bantuan militer.

Jumat, 05 Juni 2026

Jenis senjata api utama PRAJURIT TEMPUR

 Jenis senjata api utama yang digunakan oleh prajurit saat bertempur dibagi berdasarkan peran taktis, jangkauan tembak, dan volume semburan peluru di medan perang. Setiap jenis senjata dirancang untuk mendukung tugas spesifik infanteri, mulai dari pertempuran jarak dekat hingga pertahanan area luas.

๐๐ž๐ซ๐ข๐ค๐ฎ๐ญ ๐š๐๐š๐ฅ๐š๐ก ๐ค๐ฅ๐š๐ฌ๐ข๐Ÿ๐ข๐ค๐š๐ฌ๐ข ๐ฃ๐ž๐ง๐ข๐ฌ ๐ฌ๐ž๐ง๐ฃ๐š๐ญ๐š ๐š๐ฉ๐ข ๐ฒ๐š๐ง๐  ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฆ ๐๐ข๐ ๐ฎ๐ง๐š๐ค๐š๐ง ๐จ๐ฅ๐ž๐ก ๐ฉ๐ซ๐š๐ฃ๐ฎ๐ซ๐ข๐ญ ๐ญ๐ž๐ฆ๐ฉ๐ฎ๐ซ:

๐’๐ž๐ง๐ฃ๐š๐ญ๐š ๐‹๐š๐ซ๐š๐ฌ ๐๐š๐ง๐ฃ๐š๐ง๐  ๐”๐ญ๐š๐ฆ๐š
๐‘บ๐’†๐’๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘บ๐’†๐’“๐’ƒ๐’– (๐‘จ๐’”๐’”๐’‚๐’–๐’๐’• ๐‘น๐’Š๐’‡๐’๐’†): Senjata standar utama prajurit infanteri modern di seluruh dunia. Senjata ini memiliki mode tembak selektif (semi-otomatis dan otomatis penuh) dengan amunisi kaliber menengah agar prajurit bisa membawa banyak peluru. Contohnya meliputi M16, AK-47, dan seri Pindad SS2 milik TNI.
Pindad SS-2


๐‘ฒ๐’‚๐’“๐’‚๐’ƒ๐’Š๐’ (๐‘ช๐’‚๐’“๐’ƒ๐’Š๐’๐’†): Versi senapan serbu dengan laras yang lebih pendek dan berbobot lebih ringan. Karabin dirancang khusus untuk pertempuran jarak dekat (CQB), pasukan terjun payung, atau kru kendaraan tempur. Contoh populernya adalah M4A1 carbine.
M4A1 Carbine


๐‘บ๐’†๐’๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘ท๐’†๐’๐’†๐’Ž๐’ƒ๐’‚๐’Œ ๐‘ฑ๐’Š๐’•๐’– (๐‘บ๐’๐’Š๐’‘๐’†๐’“ ๐‘น๐’Š๐’‡๐’๐’†): Senapan berakurasi tinggi yang digunakan untuk melumpuhkan target bernilai tinggi dari jarak jauh. Senjata ini umumnya menggunakan sistem bolt-action atau semi-otomatis dan dilengkapi dengan pisir optik teleskopik berdaya pembesaran tinggi. contoh SV-98 Rusia.

SV-98


๐‘ซ๐’†๐’”๐’Š๐’ˆ๐’๐’‚๐’•๐’†๐’… ๐‘ด๐’‚๐’“๐’Œ๐’”๐’Ž๐’‚๐’ ๐‘น๐’Š๐’‡๐’๐’† (๐‘ซ๐‘ด๐‘น): Senapan semi-otomatis yang menjembatani celah jarak antara senapan serbu biasa dan senapan sniper murni. Senjata ini diberikan kepada penembak jitu internal dalam regu infanteri untuk memberikan tembakan dukungan yang cepat dan akurat.



๐’๐ž๐ง๐ฃ๐š๐ญ๐š ๐Ž๐ญ๐จ๐ฆ๐š๐ญ๐ข๐ฌ ๐๐š๐ง ๐๐ž๐ง๐๐ฎ๐ค๐ฎ๐ง๐  ๐‘๐ž๐ ๐ฎ
๐‘บ๐’†๐’๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘ด๐’†๐’”๐’Š๐’ ๐‘น๐’Š๐’๐’ˆ๐’‚๐’ (๐‘ณ๐’Š๐’ˆ๐’‰๐’• ๐‘ด๐’‚๐’„๐’‰๐’Š๐’๐’† ๐‘ฎ๐’–๐’ / ๐‘ณ๐‘ด๐‘ฎ): Senjata penekan otomatis yang dioperasikan oleh satu prajurit untuk mendukung pergerakan regu. LMG biasanya menggunakan sistem sabuk peluru (belt-fed) atau magasin berkapasitas besar agar bisa menembak terus menerus. Contoh terkenalnya adalah FN Minimi.
FN Minimi


๐‘บ๐’†๐’๐’‚๐’‘๐’‚๐’ ๐‘ด๐’†๐’”๐’Š๐’ ๐‘บ๐’†๐’…๐’‚๐’๐’ˆ/๐‘ฉ๐’†๐’“๐’‚๐’• (๐‘ด๐’†๐’…๐’Š๐’–๐’Ž/๐‘ฏ๐’†๐’‚๐’—๐’š ๐‘ด๐’‚๐’„๐’‰๐’Š๐’๐’† ๐‘ฎ๐’–๐’): Senjata otomatis berkaliber besar yang biasanya dipasang pada tripod atau kendaraan tempur untuk pertahanan area. Senjata ini efektif untuk menghancurkan perlindungan musuh dan kendaraan lapis baja ringan, seperti senapan mesin legendaris Browning M2HB.
Browning M2


๐‘ท๐’Š๐’”๐’•๐’๐’ ๐‘ด๐’Š๐’•๐’“๐’‚๐’๐’Š๐’–๐’“ (๐‘บ๐’–๐’ƒ๐’Ž๐’‚๐’„๐’‰๐’Š๐’๐’† ๐‘ฎ๐’–๐’ / ๐‘บ๐‘ด๐‘ฎ): Senjata otomatis kompak yang menembakkan amunisi kaliber pistol. SMG sangat efektif untuk pertempuran jarak sangat dekat di area perkotaan atau ruang tertutup karena memiliki laju tembakan yang tinggi namun mudah dikendalikan. Contohnya adalah Heckler & Koch MP5.
MP5


๐’๐ž๐ง๐ฃ๐š๐ญ๐š ๐‹๐š๐ซ๐š๐ฌ ๐๐ž๐ง๐๐ž๐ค ๐๐š๐ง ๐๐ž๐ฅ๐ฎ๐ง๐œ๐ฎ๐ซ
๐‘ท๐’Š๐’”๐’•๐’๐’ ๐‘บ๐’‚๐’Ž๐’‘๐’Š๐’๐’ˆ๐’‚๐’ (๐‘บ๐’Š๐’…๐’†๐’‚๐’“๐’Ž / ๐‘ฏ๐’‚๐’๐’…๐’ˆ๐’–๐’): Senjata api genggam ringkas yang dibawa oleh perwira, awak kru kendaraan, atau sebagai senjata cadangan darurat jika senjata utama macet. Contohnya meliputi Pindad G2 Combat atau Glock 17.
Pindad G2 Combat


๐‘ท๐’†๐’๐’–๐’๐’„๐’–๐’“ ๐‘ฎ๐’“๐’‚๐’๐’‚๐’• ๐‘ป๐’†๐’“๐’Š๐’๐’•๐’†๐’ˆ๐’“๐’‚๐’”๐’Š (๐‘ฎ๐’“๐’†๐’๐’‚๐’…๐’† ๐‘ณ๐’‚๐’–๐’๐’„๐’‰๐’†๐’“): Alat peluncur peledak kaliber kecil yang biasanya dipasang di bawah laras senapan serbu (seperti M203) atau berupa senjata mandiri (stand-alone). Senjata ini berfungsi menghancurkan kelompok musuh atau kendaraan ringan di balik perlindungan.
M203 Grenade Launcher



#alutsista #tentara #prajurit #tempur

Kamis, 28 Mei 2026

๐‚๐ก๐ž๐ฒ๐“๐š๐œ ๐Œ๐Ÿ๐ŸŽ๐ŸŽ ๐ˆ๐ง๐ญ๐ž๐ซ๐ฏ๐ž๐ง๐ญ๐ข๐จ๐ง - Senapan Jarak Jauh Penembak Runduk

๐‚๐ก๐ž๐ฒ๐“๐š๐œ ๐Œ๐Ÿ๐ŸŽ๐ŸŽ ๐ˆ๐ง๐ญ๐ž๐ซ๐ฏ๐ž๐ง๐ญ๐ข๐จ๐ง adalah sebuah senapan runduk (sniper rifle) manual (bolt-action) asal Amerika Serikat yang dirancang khusus untuk target personel maupun kendaraan ringan pada jarak yang sangat jauh (ekstrem). Senapan ini diproduksi oleh perusahaan CheyTac USA dan terkenal karena memegang rekor akurasi serta jangkauan tembak yang luar biasa di dunia nyata, sekaligus kepopulerannya di berbagai video game seperti Call of Duty dan Point Blank.



๐’๐ฉ๐ž๐ฌ๐ข๐Ÿ๐ข๐ค๐š๐ฌ๐ข ๐“๐ž๐ค๐ง๐ข๐ฌ ๐”๐ญ๐š๐ฆ๐š
Amunisi Khusus : Peluru kaliber .408 CheyTac atau .375 CheyTac.
Jarak Tembak Efektif: 2.300 meter (2.500+ yard).
Bobot & Ukuran: berat sekitar 14,1 kg (31 lbs) tanpa teleskop dan panjang total 142 cm (56 inci).
Kapasitas: Magasin kotak , 7 butir peluru.

๐…๐ข๐ญ๐ฎ๐ซ ๐”๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ฅ๐š๐ง
๐‘บ๐’Š๐’”๐’•๐’†๐’Ž ๐‘ป๐’‚๐’Œ๐’†๐’…๐’๐’˜๐’ (๐‘ฉ๐’๐’๐’ˆ๐’Œ๐’‚๐’“ ๐‘ท๐’‚๐’”๐’‚๐’๐’ˆ): Laras senapan (barrel) dapat dilepas dan diganti dengan mudah oleh penembak di lapangan.
๐‘ฒ๐’๐’Ž๐’‘๐’–๐’•๐’†๐’“ ๐‘ฉ๐’‚๐’๐’Š๐’”๐’•๐’Š๐’Œ ๐‘ท๐’†๐’๐’…๐’–๐’Œ๐’–๐’๐’ˆ: Paket senapan asli CheyTac LRRS (Long Range Rifle System) terintegrasi dengan PDA/komputer taktis khusus dan sensor cuaca Kestrel. Alat ini menghitung kecepatan angin, kelembapan, suhu, hingga kelengkungan bumi untuk menjamin tembakan pertama langsung mengenai sasaran.
๐‘น๐’†๐’„๐’๐’Š๐’ ๐‘น๐’†๐’๐’…๐’‚๐’‰: Meski pelurunya sangat bertenaga, desain muzzle brake (rem moncong) dan sistem pembuangan gasnya meredam entakan tembakan secara signifikan, membuatnya relatif nyaman digunakan dibandingkan senapan kaliber besar lainnya.



๐๐จ๐ฉ๐ฎ๐ฅ๐ž๐ซ ๐๐ข ๐ƒ๐ฎ๐ง๐ข๐š ๐†๐š๐ฆ๐ž ๐ญ๐š๐ฉ๐ข ๐ญ๐ข๐๐š๐ค ๐๐ข ๐ƒ๐ฎ๐ง๐ข๐š ๐๐ฒ๐š๐ญ๐š
Di Dunia Game: M200 menjadi ikon budaya pop dan senjata favorit para gamer karena kemampuannya melakukan teknik quick-scope atau no-scope dengan akurasi mematikan (one shot, one kill).
Di Dunia Nyata: Karena ukurannya yang sangat besar, berat, dan harganya yang mahal (berkisar antara $11.000 hingga $12.000+ USD), senapan ini tidak digunakan sebagai senjata standar massal militer, melainkan hanya dioperasikan oleh unit pasukan khusus elite tertentu (seperti SAS Inggris atau NAVY Seals) untuk misi-misi runduk jarak ekstrem.

๐’๐ž๐ฃ๐š๐ซ๐š๐ก ๐ฉ๐ž๐ง๐ ๐ž๐ฆ๐›๐š๐ง๐ ๐š๐ง
Sejarah pengembangan CheyTac M200 Intervention sangat unik karena senjatanya justru dibuat belakangan setelah amunisinya selesai dirancang.
Pada akhir tahun 1990-an, para penembak runduk militer dihadapkan pada kekosongan performa balistik antara dua peluru utama:
.338 Lapua Magnum: Sangat akurat, tetapi tenaganya kurang kuat pada jarak ekstrem melampaui 1.500 meter.
.50 BMG: Sangat bertenaga, tetapi entakan (recoil) terlalu besar dan akurasinya kurang konsisten karena awalnya dirancang untuk senapan mesin berat, bukan senapan runduk presisi.
Untuk mengisi celah tersebut, seorang ilmuwan bernama Dr. John D. Taylor dan ahli mesin William O. Wordman merancang peluru baru bernama .408 Cheyenne Tactical (.408 CheyTac). Peluru ini dirancang secara digital lewat komputer agar memiliki hambatan udara (drag) seminimal mungkin sehingga proyektilnya dapat mempertahankan kecepatan supersonik hingga jarak lebih dari 2.000 meter.
Setelah peluru revolusioner tersebut tercipta, perusahaan CheyTac LLC membutuhkan platform senapan yang tangguh untuk menembakkannya.



Bill Ritchie sebelumnya telah menciptakan senapan runduk kaliber .50 BMG yang sangat sukses bernama EDM Arms M96 Windrunner. CheyTac USA kemudian membeli lisensi desain Windrunner dan meminta Ritchie untuk memperkecil (scale down) skala komponen mekanis (action) senapan tersebut agar pas dengan ukuran peluru .408 CheyTac yang lebih ramping. Hasil purwarupa awal ini sempat diberi nama XM04.
#SniperElite #RifleShooting

Kamis, 12 Februari 2026

Sen4p4n marksman (๐ƒ๐ž๐ฌ๐ข๐ ๐ง๐š๐ญ๐ž๐ ๐Œ๐š๐ซ๐ค๐ฌ๐ฆ๐š๐ง ๐‘๐ข๐Ÿ๐ฅ๐ž/DMR)

 Sen4p4n marksman (๐ƒ๐ž๐ฌ๐ข๐ ๐ง๐š๐ญ๐ž๐ ๐Œ๐š๐ซ๐ค๐ฌ๐ฆ๐š๐ง ๐‘๐ข๐Ÿ๐ฅ๐ž/DMR) dikenal karena keseimbangan antara akurasi tinggi, jangkauan jauh, dan rate of fire cepat, sering kali menutupi celah antara sen4p4n serbu dan sniper rifle. Beberapa pilihan utama meliputi SVD Dragunov, SKS, MK14, dan M14, yang sering diunggulkan dalam skenario permainan men3mb4k (game) untuk pertempuran jarak menengah-jauh.

Berikut beberapa contoh senapan marksman :
๐‘บ๐‘ฝ๐‘ซ ๐‘ซ๐’“๐’‚๐’ˆ๐’–๐’๐’๐’—: DMR andalan yang dikenal dengan kerusakan besar dan akurasi, sering ditemukan di airdrop game.


๐‘บ๐‘ฒ๐‘บ: Sangat populer karena recoil yang dapat dikendalikan dan kemampuan penggunaan berbagai attachment (scope, grip, compensator) untuk meningkatkan presisi.


๐‘ด๐‘ฒ14: Sering dianggap sebagai DMR terkuat di PUBG karena damage tinggi dan opsi mode otomatis untuk jarak menengah.


๐‘ด14: Sen4p4n serbaguna dengan damage cepat dan rate of fire tinggi.


๐‘น๐’Š๐’—๐’‚๐’ ๐‘ฌ๐‘ฉ๐‘น: Pilihan andal dengan muzzle velocity tinggi, memudahkan temb4k4n ke musuh bergerak.


๐‘ด๐’Š๐’๐’Š 14: DMR yang sangat efektif untuk jarak jauh.


๐‘พ๐’๐’๐’…๐’‘๐’†๐’„๐’Œ๐’†๐’“: Salah satu pilihan populer dalam kategori sen4p4n runduk semi-otomatis.


Selasa, 10 Februari 2026

Status perkembangan Senapan ๐ฌ๐ž๐ซ๐›๐ฎ ๐ˆ๐…๐€๐‘-๐Ÿ๐Ÿ (๐ˆ๐ง๐๐จ๐ง๐ž๐ฌ๐ข๐š๐ง ๐…๐ฎ๐ญ๐ฎ๐ซ๐ž ๐€๐ฌ๐ฌ๐š๐ฎ๐ฅ๐ญ ๐‘๐ข๐Ÿ๐ฅ๐ž) saat ini

 Proyek senapan ๐ฌ๐ž๐ซ๐›๐ฎ ๐ˆ๐…๐€๐‘-๐Ÿ๐Ÿ (๐ˆ๐ง๐๐จ๐ง๐ž๐ฌ๐ข๐š๐ง ๐…๐ฎ๐ญ๐ฎ๐ซ๐ž ๐€๐ฌ๐ฌ๐š๐ฎ๐ฅ๐ญ ๐‘๐ข๐Ÿ๐ฅ๐ž) saat ini masih dalam tahap pengembangan dan pengujian intensif oleh pihak swasta nasional, PT Republik Armamen Industri (anak perusahaan Republikorp), bekerja sama dengan pemerintah.


Berikut poin-poin perkembangannya:
๐‘ผ๐’‹๐’Š ๐‘ญ๐’–๐’๐’ˆ๐’”๐’Š ๐‘ท๐’“๐’๐’•๐’๐’Œ๐’๐’: Pada Maret 2023, Balitbang Kemhan RI telah melaksanakan uji fungsi terhadap prototipe IFAR-22 di Laboratorium Litbang Angkatan Darat, Batujajar. Pengujian ini mencakup verifikasi mekanisme kerja senjata agar sesuai dengan spesifikasi militer yang ditetapkan.

๐‘บ๐’•๐’‚๐’•๐’–๐’” ๐‘ท๐’“๐’๐’…๐’–๐’Œ๐’”๐’Š: Hingga awal 2026, senjata ini masih berstatus sebagai prototipe yang terus disempurnakan. Belum ada pengumuman resmi mengenai adopsi massal oleh TNI sebagai senjata standar, mengingat SS2 buatan PT Pindad masih menjadi alutsista utama saat ini.

๐‘ฒ๐’†๐’–๐’๐’ˆ๐’ˆ๐’–๐’๐’‚๐’ ๐‘ซ๐’†๐’”๐’‚๐’Š๐’: IFAR-22 tetap dipromosikan sebagai senapan serbu sistem bullpup pertama buatan swasta nasional dengan fitur ambidextrous (bisa digunakan tangan kanan/kiri) dan sistem gas piston.


๐‘ป๐’–๐’‹๐’–๐’‚๐’ ๐‘บ๐’•๐’“๐’‚๐’•๐’†๐’ˆ๐’Š๐’”: Proyek ini merupakan bagian dari upaya kemandirian industri pertahanan Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada impor alutsista.

Jika kamu ingin memantau perkembangannya secara berkala, kamu bisa mengecek situs resmi Kementerian Pertahanan RI atau kabar terbaru dari Republikorp.

Senin, 05 Januari 2026

Peluru Ekspansif atau Peluru Dum-dum yang menghasilkan luka sangat parah...

 ๐๐ž๐ฅ๐ฎ๐ซ๐ฎ ๐ž๐ค๐ฌ๐ฉ๐š๐ง๐ฌ๐ข๐Ÿ, yang lebih dikenal sebagai ๐ฉ๐ž๐ฅ๐ฎ๐ซ๐ฎ ๐๐ฎ๐ฆ-๐๐ฎ๐ฆ, adalah jenis proyektil yang dirancang untuk mengembang (melebar) saat mengenai sasaran.

Berikut adalah poin-poin utama mengenai peluru ini:
๐Œ๐ž๐ค๐š๐ง๐ข๐ฌ๐ฆ๐ž ๐Š๐ž๐ซ๐ฃ๐š: Berbeda dengan peluru militer standar (jaket logam penuh/FMJ) yang cenderung menembus lurus, peluru ekspansif memiliki ujung yang berlubang (hollow point) atau lunak (soft point). Saat mengenai jaringan tubuh, hambatan membuat ujungnya merekah seperti bunga, meningkatkan diameter peluru dan menciptakan kerusakan jaringan yang jauh lebih luas.
๐“๐ฎ๐ฃ๐ฎ๐š๐ง ๐๐ž๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ง๐š๐š๐ง: Desain ini bertujuan untuk mentransfer seluruh energi kinetik peluru ke sasaran guna memberikan daya henting (stopping power) yang maksimal dan mencegah peluru tembus ke belakang sasaran yang dapat membahayakan orang di sekitarnya.

๐’๐ž๐ฃ๐š๐ซ๐š๐ก ๐๐ž๐ง๐ ๐ž๐ฆ๐›๐š๐ง๐ ๐š๐ง : peluru ekspansif atau dum-dum berakar pada kebutuhan militer Inggris di akhir abad ke-19 untuk memiliki daya henting (stopping power) yang lebih besar dalam pertempuran kolonial. Pasukan Inggris mulai menggunakan senapan Lee-Metford dengan kaliber .303 yang menggunakan peluru berjaket logam penuh (Full Metal Jacket/FMJ). Namun, dalam kampanye militer di Chitral (1895) dan perbatasan India, peluru ini dikritik karena "terlalu manusiawi"; peluru tersebut sering menembus tubuh lawan tanpa memberikan dampak luka yang cukup untuk segera menghentikan serangan musuh.

Kapten Neville Bertie-Clay, pengawas di Arsenal Dum Dum dekat Kalkuta, India, melakukan eksperimen untuk mengatasi masalah tersebut. Ia menciptakan peluru dengan ujung jaket tembaga yang dikupas atau dipotong, sehingga inti timah yang lunak di dalamnya terekspos. Peluru hasil modifikasi ini, yang secara resmi dikenal sebagai Mark II Special, dirancang untuk mengembang atau "mekar" saat mengenai jaringan lunak. Nama "Dum-dum" kemudian menjadi istilah populer berdasarkan lokasi tempat pengembangannya.
Peluru ini digunakan secara luas oleh Inggris dalam Pertempuran Omdurman di Sudan. Laporan medis saat itu mencatat bahwa peluru dum-dum menyebabkan luka yang sangat mengerikan, menghancurkan tulang, dan merusak jaringan tubuh jauh lebih parah dibandingkan peluru standar.
๐’๐ญ๐š๐ญ๐ฎ๐ฌ ๐‡๐ฎ๐ค๐ฎ๐ฆ: Penggunaan peluru ekspansif dalam peperangan internasional telah dilarang sejak Deklarasi Den Haag 1899 karena dianggap menyebabkan penderitaan yang tidak perlu. Pelarangan ini dapat meninjau detail hukum humaniter internasional ini di situs International Committee of the Red Cross (ICRC).

๐๐ž๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ง๐š๐š๐ง ๐’๐ข๐ฉ๐ข๐ฅ: Meskipun dilarang dalam perang, peluru ini umum dan legal digunakan oleh aparat penegak hukum untuk meminimalkan risiko tembusan peluru di area publik, serta digunakan oleh warga sipil untuk berburu dan pertahanan diri di negara-negara yang mengizinkannya.


Saat ini istilah tersebut digunakan secara luas untuk menyebut semua jenis amunisi ekspansif, seperti hollow-point atau soft-point.