Hari ini, 78 tahun lalu. Awal 𝐏𝐞𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐀𝐫𝐚𝐛-𝐈𝐬𝐫43𝐥 𝐏𝐞𝐫𝐭𝐚𝐦𝐚 meletus secara resmi pada tanggal 𝟏𝟓 𝐌𝐞𝐢 𝟏𝟗𝟒𝟖, tepat satu hari setelah Pemimpin Zionis, David Ben-Gurion, mendeklarasikan pendirian Negara Isr43l pada 14 Mei 1948 menyusul berakhirnya Mandat Britania (Inggris) di Palestina.
Namun jika dirunut secara kronologis, awal mula perang ini terbagi menjadi dua fase utama:1. 𝑭𝒂𝒔𝒆 𝑷𝒆𝒓𝒂𝒏𝒈 𝑺𝒂𝒖𝒅𝒂𝒓𝒂 / 𝑲𝒐𝒏𝒇𝒍𝒊𝒌 𝑰𝒏𝒕𝒆𝒓𝒏𝒂𝒍 (𝑵𝒐𝒗𝒆𝒎𝒃𝒆𝒓 1947 – 𝑴𝒆𝒊 1948)
Pemicu Awal: Pada 29 November 1947, PBB mengesahkan Resolusi 181 (Rencana Pembagian Palestina) menjadi wilayah Yahudi dan wilayah Arab.
Penolakan & Bentrokan: Komunitas Arab Palestina dan negara-negara tetangga menolak keras rencana tersebut karena dianggap merugikan dan tidak adil. Kerusuhan langsung pecah keesokan harinya, memicu perang saudara antara milisi lokal Arab-Palestina melawan kelompok paramiliter Yahudi (seperti Haganah, Irgun, dan Lehi) selagi pasukan Inggris bersiap angkat kaki.
Rencana Dalet (April 1948): Sebelum perang skala penuh dimulai, pasukan paramiliter Yahudi meluncurkan operasi ofensif militer untuk merebut dan mengosongkan kota serta desa-desa strategis berpenduduk Arab di sepanjang jalur perbatasan.
2. 𝑭𝒂𝒔𝒆 𝑰𝒏𝒗𝒂𝒔𝒊 𝑴𝒊𝒍𝒊𝒕𝒆𝒓 𝑰𝒏𝒕𝒆𝒓𝒏𝒂𝒔𝒊𝒐𝒏𝒂𝒍 (𝑴𝒖𝒍𝒂𝒊 15 𝑴𝒆𝒊 1948)
Deklarasi Perang: Begitu Inggris resmi menarik pasukannya dan Israel memproklamasikan kemerdekaan, negara-negara Arab sekutu langsung menyatakan perang.
Serangan Lima Negara: Aliansi militer dari Mesir, Yordania (Transyordania), Suriah, Irak, dan Lebanon meluncurkan invasi militer terkoordinasi lintas perbatasan. Pasukan Mesir menyerang dari selatan (Gaza menuju Tel Aviv), Yordania dan Irak menyerang wilayah tengah (Yerusalem), sementara Suriah dan Lebanon menyerang dari utara (Galilea).
Titik Balik: Walaupun pada hari-hari pertama pasukan Arab unggul dalam persenjataan, koordinasi yang buruk di antara komandan Arab serta keberhasilan Isr43l memanfaatkan masa gencatan senjata PBB untuk menyelundupkan pasokan senjata massal dari Eropa mengubah jalannya perang.











.jpg)



.jpg)






