๐๐๐๐๐ ๐๐ฉ๐ซ๐ฎ๐ญ-๐๐๐๐ adalah tank ringan amfibi sekaligus penghancur tank modern buatan Rusia yang dikembangkan khusus untuk pasukan lintas udara (Airborne Forces / VDV) dan marinir. Kendaraan tempur ini dirancang agar bisa diterjunkan menggunakan parasut dari pesawat kargo (seperti Il-76) bersama dengan kru di dalamnya untuk memberikan dukungan tembakan langsung yang masif setelah mendarat.
๐๐๐ซ๐๐ค๐ญ๐๐ซ๐ข๐ฌ๐ญ๐ข๐ค & ๐๐๐ฎ๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ฅ๐๐ง ๐๐ญ๐๐ฆ๐
๐ท๐๐ฆ๐ ๐ป๐๐๐ก๐๐ ๐๐๐ก๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ข๐ ๐๐ก๐๐๐ (๐๐ต๐): Meskipun bertubuh ringkas, tank ini dipersenjatai dengan meriam smoothbore 2A75M berkaliber 125 mm. Senjata ini memiliki daya rusak yang setara dengan tank tempur utama Rusia seperti T-72 dan T-90, serta mampu menembakkan peluru kendali anti-tank (ATGM) hingga jarak 5 km.
๐พ๐๐๐๐๐๐ข๐๐ ๐ด๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ขโ: Sprut-SDM1 dapat berenang di air menggunakan dua mesin jet air dengan kecepatan hingga 7 km/jam, bahkan tetap bisa menembakkan meriam utamanya saat mengapung di laut.
๐๐๐๐๐๐๐ก๐๐ ๐๐๐๐๐๐: Memiliki bobot yang sangat ringan (hanya sekitar 18 ton), tank ini mampu melaju hingga kecepatan 70 km/jam di darat dan sangat lincah melewati berbagai medan sulit.
๐๐๐ ๐ก๐๐ ๐พ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐: Dilengkapi dengan sistem penglihatan canggih bersensor termal mirip milik tank T-90MS. Tank ini juga mengadopsi metode hunter-killer yang memungkinkan komandan membidik target baru secara otomatis selagi penembak (gunner) mengeksekusi target sebelumnya.
๐๐๐ฅ๐๐ฆ๐๐ก๐๐ง ๐๐ญ๐๐ฆ๐
๐๐๐๐๐๐๐๐ข๐๐๐๐ ๐ฟ๐๐๐๐ ๐ต๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ก๐๐ : Demi mempertahankan bobot ringan agar bisa diterjunkan dari pesawat dan mengapung di air, lapisan bajanya tergolong tipis. Bagian depannya hanya mampu menahan peluru kaliber 12,7 mm, sedangkan seluruh sisi lainnya hanya kuat menahan peluru kaliber 7,62 mm dan serpihan artileri.
๐๐๐ฃ๐๐ซ๐๐ก ๐ฉ๐๐ง๐ ๐๐ฆ๐๐๐ง๐ ๐๐ง Sprut-SDM1 terbagi menjadi tiga fase utama:
1. ๐ฌ๐๐ ๐ผ๐๐ ๐บ๐๐๐๐๐ , Proyek ini bermula pada tahun 1984. Pasukan Lintas Udara Soviet (VDV) membutuhkan kendaraan lapis baja ringan yang memiliki daya gempur super besar untuk menghancurkan tank tempur utama musuh setelah diterjunkan ke garis belakang pertahanan. Uji Coba Pertama: Menggunakan sasis purwarupa tank ringan Object 934 dan meriam 125 mm, pengujian negara dilakukan antara tahun 1984 hingga 1991. Namun, proyek ini sempat terhenti total akibat runtuhnya Uni Soviet dan masalah teknis pada sistem parasut penerjunannya.
2. ๐ฒ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ฝ๐๐๐๐ ๐จ๐๐๐:
2S25 Sprut-SD (2001–2010), Pada tahun 2001, perusahaan Volgograd Tractor Plant melanjutkan kembali proyek yang terbengkalai ini. Mereka mendesain ulang kendaraan menggunakan basis sasis kendaraan pendarat amfibi BMD-3. Tank ini resmi diadopsi oleh Angkatan Bersenjata Rusia pada tahun 2006 dengan nama 2S25 Sprut-SD. Diproduksi dalam jumlah kecil (sekitar 30–40 unit), militer Rusia menghentikan produksinya pada tahun 2010 karena versi awal ini mengalami masalah pada keandalan mesin serta kesulitan integrasi logistik komponen suku cadang.
3. ๐ด๐๐
๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ป๐๐๐๐ ๐ด๐๐๐๐๐
๐ ๐บ๐๐๐๐-๐บ๐ซ๐ด1 (2015–๐บ๐๐๐๐๐๐๐), Proyek ini kemudian diambil alih oleh raksasa pertahanan Rusia, Kurganmashzavod. Agar perawatan jauh lebih mudah, mereka melakukan standardisasi komponen (unifikasi). Sasis lamanya diganti menggunakan sasis kendaraan tempur BMD-4M dan mesinnya diganti dengan mesin diesel UTD-29 yang sama dengan tank BMP-3. Purwarupa versi modern (Sprut-SDM1) selesai dibuat pada tahun 2015 dan dipamerkan ke publik pada tahun 2016. Uji Negara yang Ketat (2020–2022): Tank ini melewati serangkaian uji coba ekstrem di berbagai medan, mulai dari tes penembakan di tengah badai laut Hitam, uji operasional di wilayah beku Siberia, hingga tes dijatuhkan dari menara tinggi untuk menyimulasikan benturan keras saat diterjunkan dengan parasut.Tahap Produksi Massal: Setelah dinyatakan lulus uji negara pada awal 2022, tank ringan ini siap diproduksi massal untuk memperkuat armada VDV Rusia serta ditawarkan untuk pasar ekspor ke negara-negara seperti India (untuk wilayah konflik dataran tinggi).




Tidak ada komentar:
Posting Komentar