๐๐๐-๐๐๐ adalah sistem howitzer swagerak (self-propelled howitzer) berkaliber 155 mm buatan Tiongkok yang dipasang di atas sasis truk 6x6 dan digunakan oleh Pasukan Darat Tentara Pembebasan Rakyat (PLAGF)
๐๐ฉ๐๐ฌ๐ข๐๐ข๐ค๐๐ฌ๐ข ๐๐ญ๐๐ฆ๐
- Jenis Senjata: Howitzer roda 155 mm / laras kaliber 52.
- Jarak Tembak: Hingga 40 km dengan amunisi konvensional dan mencapai 72 km dengan amunisi jarak jauh berpendorong roket.
Mobilitas: Menggunakan sasis truk Taian GM 6x6 dengan bobot sekitar 25 ton, sehingga dapat dimuat ke pesawat angkut militer seperti Shaanxi Y-9.
- Fitur: Dilengkapi sistem pengisian amunisi semi-otomatis dan kendali tembakan digital otomatis untuk mobilitas taktik cepat (shoot-and-scoot).
- Varian Ekspor: Dikenal dengan sebutan SH-15.
Sistem kendali tembakan (Fire Control System/FCS) pada PCL-181 dirancang dengan tingkat otomatisasi tinggi untuk mendukung doktrin militer modern shoot-and-scoot (menembak lalu segera kabur untuk menghindari serangan balasan).
๐๐๐ค๐ง๐จ๐ฅ๐จ๐ ๐ข ๐ฌ๐ข๐ฌ๐ญ๐๐ฆ ๐ค๐๐ง๐๐๐ฅ๐ข ๐ฉ๐๐๐ ๐๐๐-๐๐๐ :
1. ๐บ๐๐๐๐๐ ๐ซ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ & ๐ฒ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ถ๐๐๐๐๐๐๐
Komputer Balistik Digital: Mengalkulasi elemen tembakan (sudut elevasi, arah, jenis propelan) secara instan berdasarkan koordinat target yang diterima.
Integrasi Medan Perang (C4ISR): Sistem ini terhubung langsung dengan jaringan komando taktis. PCL-181 dapat menerima data target secara real-time dari radar pelacak artileri, drone pengintai, atau pengamat depan (forward observers) melalui tautan data (datalink) militer yang aman.
2. ๐ต๐๐๐๐๐๐๐ ๐
๐๐ ๐ท๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ด๐๐๐
๐๐๐
Sistem Navigasi Inersia (INS) & Satelit: Dilengkapi dengan sensor INS terintegrasi yang dipadukan dengan navigasi satelit (Beidou). Sistem ini membuat kendaraan tahu persis posisi koordinat diri dan arah hadap larasnya secara mandiri tanpa perlu survei manual di lapangan.
Otomatisasi Peletakan Senjata: Laras meriam digerakkan secara hidrolik dan otomatis mengarah ke target (auto-laying) berdasarkan kalkulasi komputer balistik, mempersingkat waktu persiapan tembakan.
3. ๐บ๐๐๐๐๐ ๐ฉ๐๐๐๐๐๐๐ & ๐ซ๐๐๐๐๐๐ ๐ฒ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ณ๐๐๐๐
Radar Kecepatan Moncong (Muzzle Velocity Radar): Terdapat radar kecil di atas pangkal laras yang mendeteksi kecepatan melesatnya setiap peluru yang keluar. Data ini langsung diumpankan kembali ke komputer balistik untuk mengoreksi akurasi tembakan berikutnya secara otomatis jika terjadi deviasi akibat ausnya laras atau faktor eksternal.
Sensor Cuaca Otomatis: Dilengkapi sensor internal untuk mengukur suhu udara, tekanan, dan kecepatan angin lokal yang memengaruhi trajektori peluru.
4. ๐ด๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐จ๐๐๐๐๐๐ ๐
๐๐ ๐ท๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐บ๐๐๐-๐ถ๐๐๐๐๐๐๐๐
Sistem Pengisian Berbantuan Komputer: Meskipun pengisian amunisi masih memerlukan kru, mekanisme ramming (mendorong peluru ke dalam kamar meriam) bekerja secara semi-otomatis dengan penggerak hidrolik yang terhubung ke sistem kontrol tembakan, memastikan laju tembakan yang konsisten (sekitar 4–6 putaran per menit).
Berkat teknologi kendali ini, seluruh proses mulai dari kendaraan berhenti, menggelar jangkar hidrolik, mengarahkan laras, hingga menembakkan peluru pertama dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 1 menit. Setelah selesai menembak, kendaraan dapat langsung melipat sistem dan pergi dalam waktu kurang dari 30 detik sebelum musuh sempat melacak asal tembakan.
PCL-181 mulai diintegrasikan ke dalam unit-unit artileri aktif PLA sekitar tahun 2018 hingga awal 2019. Debut PCL-181 pertama kali dipamerkan kepada dunia internasional pada 1 Oktober 2019 dalam Parade Militer Hari Nasional Tiongkok ke-70 di Beijing.
Versi ekspornya yang diberi nama SH-15. Pengembangan ke pasar global ini terbilang sangat sukses dengan beberapa negara yang secara resmi membelinya:
- Pakistan: Menjadi pengguna terbesar di luar Tiongkok untuk memodernisasi korps artilerinya.
- Etiopia: Membeli sistem ini untuk memperkuat pertahanan regionalnya.


.jpg)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar