Rabu, 01 Juli 2026

𝐊𝐉-𝟐𝟎𝟎𝟎 - 𝐌𝐚𝐢𝐧𝐫𝐢𝐧𝐠

 𝐊𝐉-𝟐𝟎𝟎𝟎 (𝐧𝐚𝐦𝐚 𝐩𝐞𝐥𝐚𝐩𝐨𝐫𝐚𝐧 𝐍𝐀𝐓𝐎: 𝐌𝐚𝐢𝐧𝐫𝐢𝐧𝐠) adalah pesawat peringatan dini dan kontrol udara (AEW&C - Airborne Early Warning and Control), AWACS - Airborne Warning and Control System) generasi kedua yang dikembangkan oleh Tiongkok untuk Angkatan Udara Angkatan Pembebasan Rakyat (PLAAF). Pesawat ini berfungsi sebagai "mata di langit" strategis untuk mendeteksi target musuh sekaligus mengoordinasikan jet tempur di medan perang.


𝐏𝐞𝐧𝐠𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 & 𝐑𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚 𝐏𝐞𝐬𝐚𝐰𝐚𝐭
Basis Il-76: KJ-2000 dibangun menggunakan modifikasi dari rangka pesawat angkut berat Ilyushin Il-76 buatan Rusia.
Keterbatasan Jumlah: Karena sangat bergantung pada pasokan badan pesawat Il-76 dari Rusia, jumlah unit KJ-2000 yang diproduksi sangat terbatas (diperkirakan hanya sekitar 4-5 unit).
Penerbangan Perdana: Pesawat ini sukses melakukan penerbangan pertama kali pada tahun 2003.

𝐒𝐢𝐬𝐭𝐞𝐦 𝐑𝐚𝐝𝐚𝐫 & 𝐊𝐞𝐦𝐚𝐦𝐩𝐮𝐚𝐧
Radar AESA Tetap: Berbeda dengan pesawat AWACS Barat (seperti E-3 Sentry) yang piringan radarnya berputar, radome bulat di atas KJ-2000 bersifat statis (tidak berputar). Di dalamnya terdapat tiga antena Active Electronically Scanned Array (AESA) yang diatur dalam bentuk segitiga untuk memberikan cakupan radar penuh 360 derajat.
Jangkauan Deteksi: Sistem radar yang dirancang oleh NRIET (Nanjing Research Institute of Electronic Technology) ini mampu melacak target udara hingga jarak maksimal 470 kilometer.
Multi-Target: KJ-2000 sanggup melacak dan mengikuti puluhan hingga ratusan target secara bersamaan di udara, termasuk mendeteksi ancaman rudal jelajah yang terbang rendah.

𝐏𝐞𝐧𝐞𝐫𝐮𝐬 𝐊𝐉-𝟐𝟎𝟎𝟎
Karena kendala pasokan badan pesawat komersial besar dari luar negeri, Tiongkok kemudian mengembangkan varian pesawat peringatan dini baru yang menggunakan pesawat rancangan domestik, seperti KJ-500 (berbasis Shaanxi Y-9) dan KJ-600 untuk operasional di kapal induk.
#angkatanudara #pesawat #alutsista

Tidak ada komentar:

Posting Komentar