Alutsista TNI AL pada awal ORDE Baru

 𝐏𝐚𝐝𝐚 𝐚𝐰𝐚𝐥 𝐎𝐑𝐃𝐄 𝐁𝐚𝐫𝐮, periode akhir 1960-an hingga akhir 1970-an, 𝐓𝐍𝐈 𝐀𝐋 melakukan pergeseran besar dengan mempensiunkan kapal-kapal besar buatan Uni Soviet (seperti Penjelajah KRI Irian) yang sulit dirawat karena hambatan suku cadang. Fokus pengadaan beralih ke kapal-kapal Barat yang lebih efisien dan modern.

Berikut adalah alutsista utama yang dibeli untuk TNI AL pada periode tersebut:
1. 𝑲𝒂𝒑𝒂𝒍 𝑭𝒓𝒆𝒈𝒂𝒕 & 𝑲𝒐𝒓𝒗𝒆𝒕 (Satuan Kapal Eskorta)
𝐹𝑟𝑒𝑔𝑎𝑡 𝐾𝑒𝑙𝑎𝑠 𝐶𝑙𝑎𝑢𝑑 𝐽𝑜𝑛𝑒𝑠 (𝐾𝑒𝑙𝑎𝑠 𝑆𝑎𝑚𝑎𝑑𝑖𝑘𝑢𝑛): Dibeli bekas dari Amerika Serikat pada tahun 1973-1974. Kapal-kapal ini menjadi tulang punggung baru setelah era Soviet berakhir. Contohnya: KRI Samadikun (341), KRI Martadinata (342), KRI Monginsidi (343), dan KRI Ngurah Rai (344).
KRI Martadinata 342

KRI Samadikun 341
𝐹𝑟𝑒𝑔𝑎𝑡 𝐾𝑒𝑙𝑎𝑠 𝑇𝑟𝑖𝑏𝑎𝑙: Dibeli dari Inggris pada akhir 1970-an (efektif masuk awal 80-an) untuk meningkatkan kemampuan tempur laut.
Tribal Class KRI Hasanudin 333


2. 𝑲𝒂𝒑𝒂𝒍 𝑺𝒆𝒍𝒂𝒎

𝐾𝑎𝑝𝑎𝑙 𝑆𝑒𝑙𝑎𝑚 𝐾𝑒𝑙𝑎𝑠 𝑇𝑦𝑝𝑒 209 (𝐾𝑒𝑙𝑎𝑠 𝐶𝑎𝑘𝑟𝑎): Kontrak pembelian dilakukan pada tahun 1977 dengan Jerman Barat untuk dua unit, yaitu KRI Cakra (401) dan KRI Nanggala (402). Ini adalah langkah modernisasi radikal untuk menggantikan armada kapal selam kelas Whiskey buatan Soviet yang sudah tua.
KRI Nanggala 402


3. 𝑲𝒂𝒑𝒂𝒍 𝑪𝒆𝒑𝒂𝒕 𝑹𝒖𝒅𝒂𝒍 (𝑲𝑪𝑹) & 𝑲𝒂𝒑𝒂𝒍 𝑷𝒂𝒕𝒓𝒐𝒍𝒊

𝐾𝐶𝑅 𝐾𝑒𝑙𝑎𝑠 𝑃𝑆𝑀𝑀 𝑀𝑘5 (𝐾𝑒𝑙𝑎𝑠 𝑀𝑎𝑛𝑑𝑎𝑢): Dibeli dari Korea Selatan (lisensi Tacoma, AS) pada akhir 1970-an. Kapal ini dilengkapi dengan rudal Exocet MM38 buatan Prancis, yang menandai dimulainya era rudal modern di TNI AL.
KRI Mandau 621


𝐾𝑎𝑝𝑎𝑙 𝑃𝑎𝑡𝑟𝑜𝑙𝑖 𝐾𝑒𝑙𝑎𝑠 𝐴𝑡𝑡𝑎𝑐𝑘: Merupakan hibah dari Australia pada tahun 1973-1974 untuk memperkuat pengawasan wilayah perairan dan pantai.
Attack Class KRI Siada 862


4. 𝑲𝒂𝒑𝒂𝒍 𝑨𝒎𝒇𝒊𝒃𝒊 & 𝑳𝒐𝒈𝒊𝒔𝒕𝒊𝒌 (𝑺𝒂𝒕𝒖𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒑𝒂𝒍 𝑨𝒎𝒇𝒊𝒃𝒊)

𝐿𝑆𝑇 (𝐿𝑎𝑛𝑑𝑖𝑛𝑔 𝑆ℎ𝑖𝑝 𝑇𝑎𝑛𝑘) 𝐾𝑒𝑙𝑎𝑠 𝑇𝑒𝑙𝑢𝑘 𝑆𝑒𝑚𝑎𝑛𝑔𝑘𝑎: Indonesia mulai memesan kapal angkut tank baru dari Korea Selatan pada akhir 1970-an untuk memperkuat mobilitas Marinir dan pasukan darat.
KRI Teluk Semangka 512


5. 𝑷𝒆𝒔𝒂𝒘𝒂𝒕 𝑼𝒅𝒂𝒓𝒂 𝑨𝒏𝒈𝒌𝒂𝒕𝒂𝒏 𝑳𝒂𝒖𝒕 (𝑷𝒆𝒏𝒆𝒓𝒃𝒂𝒍)

𝑃𝑒𝑠𝑎𝑤𝑎𝑡 𝑁𝑜𝑚𝑎𝑑 𝑁22/𝑁24: Dibeli dari Australia mulai tahun 1975 untuk tugas pengintaian maritim dan patroli wilayah.
Nomad N22


𝐻𝑒𝑙𝑖𝑘𝑜𝑝𝑡𝑒𝑟 𝑊𝑒𝑠𝑡𝑙𝑎𝑛𝑑 𝑊𝑎𝑠𝑝: Didatangkan dari Inggris untuk melengkapi fregat-fregat baru (seperti kelas Tribal) guna keperluan anti-kapal selam (AKS).
Westland Wasp Helicopter



6. 𝑲𝒆𝒏𝒅𝒂𝒓𝒂𝒂𝒏 𝑻𝒆𝒎𝒑𝒖𝒓 𝑴𝒂𝒓𝒊𝒏𝒊𝒓

AMX-10 pac 90 : Kendaraan pendarat amfibi dari Prancis yang mulai memperkuat Korps Marinir pada awal 1980-an.



AMX-10 PAC 90

Komentar