๐“๐ž๐ง๐ ๐ ๐ž๐ฅ๐š๐ฆ๐ง๐ฒ๐š ๐‡๐Œ๐’ ๐’๐ก๐ž๐Ÿ๐Ÿ๐ข๐ž๐ฅ๐ (๐ƒ๐Ÿ–๐ŸŽ)

 ๐“๐ž๐ง๐ ๐ ๐ž๐ฅ๐š๐ฆ๐ง๐ฒ๐š ๐‡๐Œ๐’ ๐’๐ก๐ž๐Ÿ๐Ÿ๐ข๐ž๐ฅ๐ (๐ƒ๐Ÿ–๐ŸŽ) pada 4 Mei 1982 adalah salah satu momen paling mengejutkan dalam ๐‘ท๐’†๐’“๐’‚๐’๐’ˆ ๐‘ด๐’‚๐’๐’—๐’Š๐’๐’‚๐’”, karena menandai pertama kalinya sebuah kapal perang Inggris tenggelam akibat serangan musuh sejak Perang Dunia II.


Pada pagi hari 4 Mei, dua jet tempur Super ร‰tendard milik Argentina mendeteksi gugus tugas Inggris. Mereka terbang rendah untuk menghindari radar dan melepaskan dua rudal anti-kapal AM39 Exocet dari jarak sekitar 20 mil.


Salah satu rudal menghantam bagian tengah HMS Sheffield tepat di atas garis air. Ledakan rudal (atau sisa bahan bakarnya) menciptakan lubang besar dan memicu kebakaran hebat yang dengan cepat menyebar ke seluruh dek.

Pukulan tersebut merusak saluran utama air, membuat kru tidak bisa memadamkan api secara efektif. Asap hitam yang pekat menyelimuti kapal, memaksa kapten James "Sam" Salt memberikan perintah untuk meninggalkan kapal setelah empat jam berjuang melawan api.
Sebanyak 20 awak kapal tewas dalam serangan awal tersebut, sebagian besar berada di area dapur dan ruang komputer, sementara 26 lainnya mengalami luka-luka.
Rudal Exocet pada pesawat Super ร‰tendard


Saat sedang menunggu dievakuasi oleh kapal HMS Arrow, para awak kapal yang selamat secara legendaris menyanyikan lagu "Always Look on the Bright Side of Life" dari film Monty Python untuk menjaga moral mereka.

Meskipun sempat bertahan selama beberapa hari, HMS Sheffield akhirnya tenggelam pada 10 Mei 1982 di tengah badai saat sedang ditarik oleh kapal HMS Yarmouth menuju Georgia Selatan.


Kehilangan ini memaksa Inggris untuk mengubah taktik pertahanan udaranya dan menyadari ancaman serius dari rudal Exocet buatan Prancis yang dimiliki Argentina.

Rudal ini juga telah menenggelamkan kapal Logistik Inggris Atlantic Conveyor 25 Mei 1982 pada perang malvinas.

Komentar