Berikut adalah anatomi taktik tempur utama yang mereka gunakan di lapangan:
1. CQB (Close Quarters Battle) & Pertempuran Kota
Kejutan Instan: Menggunakan bom kejut (flashbang) untuk membutakan musuh sebelum mendobrak masuk secara serentak.
![]() |
| CQB |
Akurasi Tinggi: Penembakan refleksif dengan bidikan presisi dalam jarak sangat dekat untuk menghindari korban sipil.
2. Infiltrasi Tiga Dimensi (Darat, Laut, Udara)
![]() |
| HAHO/HALO |
![]() |
| INFILTRASI LAUT |
Darat (Infiltrasi Senyap): Bergerak dalam tim kecil (biasanya 4–8 orang) melewati medan berat pada malam hari dengan bantuan alat pengamat malam (Night Vision Goggles).
![]() |
| INFILTRASI SENYAP |
Intelijen Real-Time: Menggunakan drone mikro, sensor termal, dan penyadapan sinyal untuk mengetahui posisi musuh sebelum menyerang.
Ekstraksi Kilat: Menyelamatkan sandera dan langsung meninggalkan lokasi menggunakan helikopter siluman dalam hitungan menit setelah target dilumpuhkan.
4. Perang Psikologis & Intelijen Tempur
Pengintaian Jarak Jauh: Menyamar dan berbaur dengan lingkungan lokal selama berminggu-minggu untuk memetakan kekuatan musuh sebelum pasukan utama bergerak.








.jpg)
.jpg)
.jpg)






.jpg)



.jpg)
.jpg)