Selasa, 12 Mei 2026

𝐉𝐞𝐭 𝐭𝐞𝐦𝐩𝐮𝐫 𝐊𝐅-𝟐𝟏 𝐁𝐨𝐫𝐚𝐦𝐚𝐞

𝐉𝐞𝐭 𝐭𝐞𝐦𝐩𝐮𝐫 𝐊𝐅-𝟐𝟏 𝐁𝐨𝐫𝐚𝐦𝐚𝐞 adalah pesawat tempur supersonik generasi 4.5 (4++) yang dikembangkan oleh Korea Aerospace Industries (KAI) melalui program kemitraan strategis antara Korea Selatan dan Indonesia.
Boramae: Nama ini berarti "Elang Muda" atau "Young Hawk" dalam bahasa Korea. Nama tersebut dipilih melalui kontes publik dan diumumkan secara resmi pada upacara peluncuran prototipe pertama oleh Presiden Moon Jae-in pada April 2021. Nama ini melambangkan ketangguhan serta harapan besar Angkatan Udara Korea Selatan (ROKAF).
KF-21: Singkatan dari "Korean Fighter" (Jet Tempur Korea). Angka 21 merujuk pada komitmen kedua negara untuk mengoperasikan pesawat tempur pelindung kedaulatan ini di abad ke-21.




𝐒𝐞𝐣𝐚𝐫𝐚𝐡 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧
Gagasan Awal (2001): Proyek ini pertama kali digagas oleh mantan Presiden Korea Selatan, Kim Dae-jung, dalam upacara kelulusan Akademi Angkatan Udara Korsel. Awalnya proyek ini dinamakan program KF-X.
Kemitraan dengan Indonesia (2014–2015): Indonesia bergabung sebagai mitra resmi dalam skema pembagian biaya (cost-sharing) sebesar 20%. Kerja sama rekayasa teknik dimulai untuk mendapatkan transfer teknologi (transfer of technology) serta hak produksi bagi Indonesia.
Peluncuran Prototipe (2021): Prototipe fisik pertama resmi diperlihatkan ke publik, menandai transisi nama resmi dari KF-X menjadi KF-21 Boramae.
Penerbangan Perdana (2022): KF-21 berhasil melakukan uji terbang pertamanya di Sacheon, Korea Selatan. Pilot uji dari TNI AU juga mulai diterbangkan secara bertahap dalam uji coba udara selanjutnya.



Kesepakatan Amandemen (2025): Indonesia dan Korea Selatan menyepakati penyesuaian kontribusi pembayaran Indonesia menjadi sekitar 600 miliar won. Kesepakatan ini disesuaikan dengan proporsi transfer teknologi yang akan diterima Jakarta.



Produksi Massal & Penyerahan Prototipe (2026): Jet tempur KF-21 resmi memasuki fase produksi massal. Berdasarkan kontrak final, Korea Selatan bersiap mengirimkan satu unit prototipe fisik pesawat ke Indonesia setelah sisa administrasi komitmen diselesaikan pertengahan tahun ini. Seluruh rangkaian fase pengembangan utama dijadwalkan rampung total pada Juni 2026.
#angkatanudara #tniau #pesawattempur #airforce #airfighters

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

𝐏𝐞𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐀𝐫𝐚𝐛-𝐈𝐬𝐫ae𝐥 𝐏𝐞𝐫𝐭𝐚𝐦𝐚 - 15 Mei 1948

  Hari ini, 78 tahun lalu. Awal 𝐏𝐞𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐀𝐫𝐚𝐛-𝐈𝐬𝐫43𝐥 𝐏𝐞𝐫𝐭𝐚𝐦𝐚 meletus secara resmi pada tanggal 𝟏𝟓 𝐌𝐞𝐢 𝟏𝟗𝟒𝟖, tepa...