Bagaimana Struktur unit tempur dalam Tentara Nasional Indonesia (TNI)...

 Struktur unit tempur dalam Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya di Angkatan Darat (sebagai matra terbesar), disusun secara hierarkis dari unit terkecil hingga terbesar.


Jumlah personel dapat bervariasi tergantung pada kecabangan (Infanteri, Kavaleri, Artileri, dll.) dan kebutuhan operasional, namun panduan umum untuk unit infanteri adalah sebagai berikut:

𝙍𝙚𝙜𝙪 / 𝙩𝙞𝙢 :
Jumlah personil : 8-13 personil
Komandan : Sersan dua/Sersan satu
𝙋𝙚𝙡𝙚𝙩𝙤𝙣 :
Jumlah personil : 30-50 personil
Komandan : Letnan dua/Letnan satu
Unit Bawahan : 3-4 regu
𝙆𝙤𝙢𝙥𝙞 :
Jumlah personil : 100-250 personil
Komandan : Kapten / Mayor
Unit Bawahan : 3-5 peleton
𝘽𝙖𝙩𝙖𝙡𝙮𝙤𝙣 :
Jumlah personil : 500-1000 personil
Komandan : Letnan Kolonel
Unit Bawahan : 3-5 kompi
𝙍𝙚𝙨𝙞𝙢𝙚𝙣 / 𝘽𝙧𝙞𝙜𝙖𝙙𝙚 :
Jumlah personil : 3000-5000 personil
Komandan : Kolonel / Brigadir Jenderal
Unit Bawahan : 2-6 batalyon
𝘿𝙞𝙫𝙞𝙨𝙞 :
Jumlah personil : 10000-15000 personil
Komandan : Mayor Jenderal
Unit Bawahan : 2-4 Brigade/resimen

Struktur ini memastikan efisiensi dalam komando dan pengendalian pasukan dalam berbagai skenario operasi militer.

contoh Divisi dan Brigade/Resimen dalam TNI-AD :
Divisi Infanteri 1/Kostrad (Divif 1/Kostrad), Cilodong, Depok
Brigif Raider 13/Galuh: Berada di bawah Divif 1 Kostrad, bermarkas di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Resimen Artileri Pertahanan Udara (Menarhanud): Mengkhususkan diri pada pertahanan udara.

Komentar