ššš-š (ššš§š£ššš ššš„š®š¦š©š®š” ššš§š²šš©) - Senjata Anti Drone Dalam negeri.
ššš-š (ššš§š£ššš ššš„š®š¦š©š®š” ššš§š²šš©) adalah senjata anti-drone portabel pertama di dunia yang mengintegrasikan metode serangan soft kill dan hard kill dalam satu unit. Senjata ini dikembangkan oleh PT Pindad bekerja sama dengan PT Sinergi Teknologi Pertahanan dan diperkenalkan secara resmi pada 17 Agustus 2024 di Ibu Kota Nusantara (IKN).
1. š»šššššššš šÆššššš
(š«ššš šŖššššššššš)
SPS-1 unik karena menggabungkan dua mekanisme pelumpuhan drone:
Soft Kill: Menggunakan pengacak sinyal (jamming) untuk memutus komunikasi drone dengan operator atau sinyal satelit (GPS).
Hard Kill: Menggunakan proyektil atau metode fisik untuk menghancurkan drone secara langsung.
2. ššššš š
šš š²ššššššššš
Mobilitas Tinggi: Dirancang untuk dibawa dan dioperasikan oleh satu personel (man-portable).
Kemandirian Teknologi: Produk ini merupakan 100% hasil pengembangan dalam negeri dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang optimal.
Operasional: Telah digunakan untuk mendukung pengamanan acara kenegaraan di IKN dan pengamanan Kabinet Merah Putih di Akademi Militer.
3. š¬šššššššš šØššš-š«šššš
SPS-1 biasanya dioperasikan sebagai bagian dari sistem pertahanan udara jarak pendek bersama unit pendukung lainnya seperti:
Maung MV3 Mobile Jammer: Kendaraan taktis yang dilengkapi pengacak sinyal dengan radius jangkauan lebih luas (hingga puluhan kilometer).
Sectorial Jammer: Alat stasioner untuk proteksi area tertentu.
.jpg)

2.jpg)
Komentar
Posting Komentar