𝐒𝐚𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐁𝐫𝐚𝐯𝐨 𝟗𝟎 (disingkat Satbravo-90) adalah satuan pelaksana operasi khusus elite milik TNI Angkatan Udara (AU) yang berada di bawah Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat). Satuan ini memiliki spesialisasi dalam penanggulangan teror bajak udara, intelijen strategis, serta pelumpuhan instalasi dan alutsista musuh.
𝗣𝗿𝗼𝗳𝗶𝗹 𝗨𝘁𝗮𝗺𝗮 𝗦𝗮𝘁𝘂𝗮𝗻 𝗕𝗿𝗮𝘃𝗼 𝟵𝟬
𝑻𝒖𝒈𝒂𝒔 𝑷𝒐𝒌𝒐𝒌: Melaksanakan operasi intelijen, aksi khusus (seperti anti-teror pembajakan udara), dan bantuan teknik khusus sesuai perintah Panglima TNI.
𝑺𝒕𝒓𝒖𝒌𝒕𝒖𝒓 𝑫𝒆𝒕𝒂𝒔𝒆𝒎𝒆𝒏: Satbravo-90 terbagi menjadi tiga unit dengan peran spesifik:
𝐷𝑒𝑛 901: Spesialisasi intelijen dan sabotase.
𝐷𝑒𝑛 902: Spesialisasi aksi khusus dan penanggulangan teror aspek udara.
𝐷𝑒𝑛 903: Spesialisasi bantuan teknik (termasuk penembak runduk, penjinakan bahan peledak, dan sabotase bawah air).
𝑴𝒂𝒓𝒌𝒂𝒔 & 𝑰𝒅𝒆𝒏𝒕𝒊𝒕𝒂𝒔: Bermarkas di Lanud Rumpin, Bogor, Jawa Barat. Pasukan ini dikenal dengan baret jingga khas Paskhas/Kopasgat dan moto "Catya Wihikan Awacyama Kapala" yang berarti setia, terampil, dan berhasil.
𝑺𝒆𝒋𝒂𝒓𝒂𝒉 𝑺𝒊𝒏𝒈𝒌𝒂𝒕: Mulai dibentuk pada 16 September 1990 sebagai Detasemen Bravo 90 di bawah kepemimpinan Marsma TNI Maman Suparman. Nama "Bravo" dipilih karena memiliki arti "terbaik".
𝑲𝒖𝒂𝒍𝒊𝒇𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊 𝑷𝒓𝒂𝒋𝒖𝒓𝒊𝒕: Anggota dipilih melalui seleksi ketat dari lulusan terbaik Komando Kopasgat, mencakup tes IQ, kesehatan, fisik, dan mental, diikuti pendidikan khusus selama 6 bulan untuk memperoleh brevet Bravo.
𝑴𝒊𝒔𝒊 𝒅𝒂𝒏 𝑶𝒑𝒆𝒓𝒂𝒔𝒊 𝒎𝒊𝒍𝒊𝒕𝒆𝒓 :
Evakuasi WNI di Ukraina (2022)
Evakuasi WNI di Afghanistan (2021)
Pengamanan KTT: Rutin terlibat dalam pengamanan VVIP, seperti pada KTT Luar Biasa OKI 2016 dan pengamanan KTT di Jakarta sejak 1992.
.jpg)




.jpg)

.jpg)






.jpg)


.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)


.jpg)
_arrived_at_Lampung_Naval_Base_2025_(1).jpg)





.jpg)
.jpg)