𝐒𝐢𝐬𝐭𝐞𝐦 𝐑𝐚𝐝𝐚𝐫 𝐆𝐂𝐈 (𝐆𝐫𝐨𝐮𝐧𝐝 𝐂𝐨𝐧𝐭𝐫𝐨𝐥𝐥𝐞𝐝 𝐈𝐧𝐭𝐞𝐫𝐜𝐞𝐩𝐭𝐢𝐨𝐧) 𝐆𝐌𝟒𝟎𝟑 (bagian dari keluarga Thales Ground Master 400) adalah radar pertahanan udara taktis 3 dimensi (3D) canggih buatan perusahaan Thales Group asal Prancis yang berfungsi sebagai "mata dan telinga" untuk mendeteksi dini ancaman udara serta mengendalikan operasi interseptor atau pesawat tempur buru sergap.
𝑭𝒖𝒏𝒈𝒔𝒊 𝑼𝒕𝒂𝒎𝒂 𝑹𝒂𝒅𝒂𝒓 𝑮𝑪𝑰 𝑮𝑴403
Pusat Pengawasan & Peringatan Dini: Mendeteksi objek udara tidak dikenal, jet tempur asing, rudal, hingga drone (UAS) yang terbang rendah maupun tinggi.
Pengendali Pertahanan Udara (Interception): Memandu jet tempur bersahabat (seperti Rafale) dari darat secara real-time menuju posisi pesawat musuh untuk melakukan intersepsi atau duel udara (dogfight).
Sistem C4ISR (Command, Control, Communications, Computers, Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance.) & Network Centric Warfare: Menjadi bagian dari jaringan taktis nasional untuk mentransfer data pertempuran secara waktu nyata dari markas komando ke berbagai unit tempur di lapangan.
𝑭𝒊𝒕𝒖𝒓 𝒅𝒂𝒏 𝑲𝒆𝒖𝒏𝒈𝒈𝒖𝒍𝒂𝒏 𝑼𝒕𝒂𝒎𝒂
Jangkauan Sangat Luas: Memiliki kemampuan memantau sasaran udara dalam radius hingga 515 kilometer.
Desain Mobile (Dapat Dipindahkan): Berbeda dengan seri GM406 yang dipasang permanen di lokasi tetap, radar GM403 dirancang agar mudah dibongkar-pasang dan dipindahkan menggunakan kendaraan militer untuk fleksibilitas taktis tinggi.
Teknologi 3D AESA: Menggunakan teknologi Active Electronically Scanned Array digital untuk melacak banyak target sekaligus dengan akurasi tinggi dan ketahanan kuat terhadap gangguan elektronik (jamming).
𝑷𝒆𝒓𝒂𝒏 𝒅𝒊 𝑴𝒊𝒍𝒊𝒕𝒆𝒓 𝑰𝒏𝒅𝒐𝒏𝒆𝒔𝒊𝒂 (𝑻𝑵𝑰 𝑨𝑼)
Kementerian Pertahanan RI melalui PT Len Industri melakukan pengadaan sebanyak 13 unit radar GM403 untuk memodernisasi alutsista nasional. Sebagian dari unit radar ini dirakit langsung di dalam negeri bersama PT Len Industri di Bandung. Pengiriman unit-unit radar ini telah diserahterimakan secara bertahap kepada TNI AU (sejak Mei 2026) untuk mengamankan wilayah udara kedaulatan Indonesia, termasuk pengawasan khusus di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).
#radar #tniau #angkataudara
.jpg)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar