๐๐ข๐ฌ๐ญ๐๐ฆ ๐ฉ๐๐ซ๐ญ๐๐ก๐๐ง๐๐ง ๐ฎ๐๐๐ซ๐ (๐๐๐ซ๐๐ญ ๐ค๐ ๐ฎ๐๐๐ซ๐) ๐๐ง๐๐จ๐ง๐๐ฌ๐ข๐ ๐ฌ๐๐๐ญ ๐ข๐ง๐ข ๐ฆ๐๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ง๐๐ค๐๐ง ๐ฌ๐ข๐ฌ๐ญ๐๐ฆ ๐๐๐๐๐๐ ๐.
NASAMS 2 (Norwegian Advanced Surface-to-Air Missile System 2) adalah versi pemutakhiran dari sistem pertahanan udara jarak menengah NASAMS yang dikembangkan oleh Kongsberg Defence & Aerospace (Norwegia) dan Raytheon (AS). Sistem ini dirancang untuk mendeteksi, melacak, dan menghancurkan berbagai ancaman udara seperti pesawat terbang, helikopter, rudal jelajah, dan drone (UAV).Di Indonesia, NASAMS 2 telah dioperasikan oleh TNI Angkatan Udara sejak tahun 2020 untuk melindungi aset strategis dan objek vital, termasuk wilayah ibu kota.
๐ญ๐๐๐๐ ๐ ๐๐ ๐ฒ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ผ๐๐๐๐
๐ ๐๐๐๐ ๐ถ๐๐๐๐๐โ: Menggunakan radar AN/MPQ-64 Sentinel yang dapat melakukan pemindaian 360 derajat untuk identifikasi target yang lebih cepat.
๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ต๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐: Memiliki arsitektur net-centric yang memungkinkan unit radar dan peluncur tersebar di area luas namun tetap terhubung ke satu pusat kendali (Fire Control Center).
๐๐ข๐๐ก๐-๐๐๐๐๐๐ก: Mampu melacak dan menyerang hingga 72 target secara bersamaan dalam mode aktif maupun pasif.
๐ ๐ข๐๐๐ ๐น๐๐๐๐ ๐๐๐๐: Menggunakan rudal AIM-120 AMRAAM sebagai standar, namun juga kompatibel dengan AIM-9X Sidewinder dan AMRAAM-ER (Extended Range).
๐บ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ป๐๐๐๐๐
๐ฝ๐๐๐๐๐๐ข๐๐ ๐๐๐๐๐๐: Standar sekitar 25–40 km, namun dapat mencapai 70 km jika menggunakan varian rudal AMRAAM-ER.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar